INTERGEN GENSET - Solusi untuk kebutuhan genset anda.

Month: December 2021

Pahami Dulu Jenis Air Radiator Genset Baru Mulai Membeli

Air radiator genset berfungsi untuk membuat generator bisa bekerja dengan baik serta merawat mesin agar tidak cepat rusak. Karena biasanya, panas yang dihasilkan oleh genset bisa membuat umur mesin lebih singkat. Jadi, dengan radiator, mesin jadi lebih normal.

Salah satu masalah yang umum terjadi pada sebuah mesin ada pada radiatornya. Seperti yang terjadi pada genset, dimana radiator yang bekerja terlalu berat akan membuatnya overheat atau terlampau panas. Di sisi lain, peran genset sangat dibutuhkan jika ada pemadaman.

Tidak mungkin karena sedang mati listrik, agar tidak overheat kita mati tutup di beberapa waktu. Kegiatan tersebut juga berpotensi menyebabkan kerusakan mesin, terutama di saat pembakaran diesel menjadi arus listrik. Sehingga mencegah overheat tidak seperti itu.

Agar mesin tidak overheat atau terlalu panas, maka air radiator adalah yang harus dipakai. Ini ibaratnya sebagai sistem pendingin mesin agar bekerja secara efektif tanpa harus mengalami panas yang berlebihan. Lantas, apa saja yang bisa digunakan untuk menjadi air radiator?

Apa Saja Jenis Air Radiator Genset dan Bagaimana Efeknya?

Menggunakan air radiator ini sama dengan memberikan sistem pendingin untuk mesin genset. Tidak semua air bisa digunakan untuk membuat panas dari genset menjadi dingin. Penggunaan yang salah juga bisa memberikan efek yang buruk, termasuk kerusakan.

Maka dari itu, pengetahuan kita mengenai pemilihan air radiator juga sangat dibutuhkan. Selain itu, pengguna genset juga harus sering mengecek apakah ruang air radiator itu sudah kering atau masih normal. Jika sudah habis, silahkan ganti dengan jenis air radiator ini:

  1. Air Tanah atau Air Sumur

Air tanah dan air sumur, mungkin ini yang paling mudah ditemukan dan paling murah juga harganya dibandingkan yang lain. Tetapi harus diakui kalau penggunaan air tanah ini tidak selamanya memberikan efek untuk membuat sistem pendingin genset.

Air tanah biasanya memiliki kandungan mineral, tetapi dalam kadar yang rendah. Ini hanya mampu membuat radiator genset bekerja, tetapi tidak seefektif yang memiliki kandungan oksigen dan mineral yang tinggi. Sehingga sangat jarang digunakan.

  1. Air Mineral

Air mineral juga umum digunakan untuk menjadi air radiator genset. Air mineral biasanya memiliki titik didih yang rendah sehingga memiliki kadar penguapan yang tinggi untuk mesin bisa menjaga suhu. Kandungan mineral yang berperan penting.

Mineral yang terkandung pada air biasa biasanya melewati proses pembuatan yang terjaga mutunya sehingga jika dibandingkan dengan air tanah atau air sumur, kualitas yang dimiliki itu jauh lebih baik dengan oksigen air yang bisa menjaga suhu genset.

Di luar itu, perlu juga diketahui kalau air mineral memiliki kemampuan untuk menggerus permukaan pipa atau selang genset yang karatan hingga menjadi bersih. Karatan juga dipercaya menjadi salah satu penyebab genset sering overheat.

  1. Air Reverse Osmosis, Air Suling atau Air AC

Terakhir, ada air radiator genset yang menggunakan teknik pembuatan Reverse Osmosis. Air ini dikenal juga dengan namanya air suling atau air AC sehingga dipercaya tidak memiliki kandungan mineral, atau setidaknya sangat sedikit.

Ini juga bisa untuk menjadi air radiator guna mendinginkan genset. Kemampuan RO untuk meminimalisir penimbunan sedimen dapat menjadi senjata untuk merawat genset. Tetapi jika menggunakan RO, lebih baik jika diganti airnya secara teratur.

Penggunaan cairan untuk genset tidak akan mudah diaplikasikan. Ini semua kembali lagi ke apakah kita ingin yang mudah dan murah, atau yang terbukti bisa memberikan efek yang banyak. Air radiator genset juga dipercaya harus disesuaikan dengan iklim sekitar kita.

Sebagai distributor resmi Genset di Indonesia, PT Interjaya Surya Megah menjual berbagai macam genset seperti Genset MWM, MAN, Perkins, Cummins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Macam-macam Pembangkit Listrik yang Umum Digunakan Saat Ini

Di era yang sangat butuh akan energi listrik, maka muncul macam-macam pembangkit listrik. Semua ini dipercaya dapat mendukung kegiatan keseharian, dan semua ini dipercaya terus mengalami pembaruan hingga bisa menjadi salah satu sumber energi yang lebih efektif.

Coba Anda sebutkan, apa jenis kegiatan Anda yang sama sekali tidak menggunakan listrik. Tampaknya hampir tidak ada yang tanpa dukungan energi listrik. Mulai dari memasak, ada peran listrik juga, hingga ada beberapa kegiatan yang kita tidak sadari juga butuh listrik.

Kebutuhan akan listrik ini juga yang membuat sumber penghasil energi listrik harus banyak. Distribusi tenaga listrik itu besar jumlahnya dan itu semua digunakan untuk kegiatan kita. Jika hanya mengandalkan satu sumber, tidak cukup untuk penuhi jumlah yang dibutuhkan.

Lantas, inovasi terus berjalan untuk menghasilkan sumber energi yang baru. Variasi sumber energi ini ada yang sudah sangat efektif untuk menjadi pembangkit listrik utama. Tetapi jika terus dikembangkan lagi, maka kita dapat melihat jelas pengaruh dari energi tersebut.

Macam-Macam Pembangkit Listrik yang Populer

Pembangkit listrik adalah satu wadah untuk menghasilkan energi atau arus listrik. Ibaratnya kita memanfaatkan satu sumber daya dan mengubahnya menjadi energi listrik. Dari sekian banyak pembangkit listrik yang ada, hanya beberapa yang secara masal digunakan, yakni:

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Yang pertama adalah air, dan kita tentu saja tidak aneh lagi dengan bendungan. Tetapi tahukah Anda bahwa itu untuk menghasilkan listrik? Jadi, semua air dalam bedungan itu digabungkan ke pipa dan diarahkan ke turbin untuk hasilkan aliran listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Sinar matahari juga bisa digunakan untuk menghasilkan listrik, dimana matahari juga merupakan energi yang tidak akan habis jumlahnya. Contoh PLTS ini adalah yang kita kenal dengan panel surya. Dengan sinar matahari cukup, listrik akan dihasilkan.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Hasil suatu pemanasan biasanya akan menghasilkan uap. PLTU sendiri merupakan macam-macam pembangkit listrik yang mengandalkan air, tetapi yang ini akan dipanaskan. Saat air dibakar, panas yang dihasilkan air itu yang diubah jadi listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)

Saat mendengar kata gas, apakah Anda sempat membayangkan kalau ini juga bisa digunakan untuk sumber listrik? Sumber energi ini memanfaatkan bahan bakar fosil yang dibakar bersama gas untuk menggerakkan turbin penghasil arus listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)

Melihat kondisi bumi yang panas, hal ini lantas membuatnya bisa menjadi satu sumber energi juga. PLTP biasanya dibangun di daerah yang sangat panas, seperti PLTP Flores. Panas bumi ini tidak memerlukan bahan bakar untuk operasional pembakaran.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

Macam-macam pembangkit listrik selanjutnya adalah yang mengandalkan bahan bakar fosil seperti Solar untuk menggerakkan motor listrik PLN. Turbin masih menjadi alat yang akan digunakan, dan untuk menggerakkannya, solar yang digunakan.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

PLTN yang sempat banyak diperdebatkan juga kini sudah mulai digunakan di beberapa negara. Peristiwa Chernobyl mungkin masih mengerikan karena faktor radiasi yang diberikan. Pembakaran bahan uranium disini akan hasilkan energi yang besar.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu / Angin (PLTB)

Bayu atau Angin juga bisa menjadi sumber penggerak generator yang akan merubah pergerakannya menjadi energi listrik. Memanfaatkan kekuatan angin ini seperti kincir angin, yang jika berputar semakin kencang, maka semakin besar juga energi.

Menyikapi kondisi dunia yang butuh pasokan energi listrik yang besar, maka variasi sumber penghasil dan pembangkit listrik sangat dibutuhkan. Hingga saat ini, ada banyak macam-macam pembangkit listrik, tetapi tidak semua yang dapat digunakan secara efektif.

PT Interjaya Surya Megah sebagai distributor resmi Genset di Indonesia menjual berbagai macam genset dan transmisi dengan harga yang terjangkau. Diantaranya adalah Genset MWM, MAN, Perkins, Cummins, Mitsubishi, dan Lombardini.

Berbagai Jenis Panel Genset dan Fungsinya Masing-Masing

Terdapat beberapa jenis panel genset, masing-masing dari panel genset itu memiliki fungsi dan tujuan pembuatannya yang berbeda antar satu sama lain. Semuanya memang untuk membantu sistem kerja genset, tetapi soal fungsi detail, ini yang perlu Anda ketahui.

Ketika terjadi pemadaman atau pusat pembangkit listrik gagal memasok listrik untuk suatu tempat, maka generator atau genset akan sangat vital. Bayangkan saja ketika sedang berada di waktu sibuk, gedung perkantoran mati listrik. Praktis, banyak yang tidak bisa dilakukan.

Namun, disini juga peran genset serta panelnya akan sangat penting untuk distribusi aliran listrik. Hingga kini, terdapat beberapa panel yang umum digunakan. Jenis panel ini biasanya dibedakan berdasarkan hal operasi, ada yang bisa dioperasi secara manual dan otomatis.

Lebih dari itu, semua panel ini adalah yang untuk menunjang performa generator atau genset selama pemadaman listrik terjadi. Sehingga jika ingin membeli salah satu dari jenis panel ini, akan lebih baik jika sudah paham betul kebutuhan sembari menunggu PLN normal lagi.

Apa Saja Jenis Panel Genset Serta Fungsinya

Kini saatnya memasuki pembahasan sekaligus mencari tahu mana jenis panel yang tepat dengan semua kebutuhan. Seperti yang kita semua tahu kalau pemadaman bisa terjadi di luar diguaan. Sehingga cara terbaiknya adalah cari tahu mana jenis panel yang tepat, yaitu:

  1. ATS (Automatic Transfer Switch)

Jenis panel pertama adalah ATS atau Automatic Transfer Swith. Jika kita artikan, ATS merupakan satu panel berbentuk saklar yang akan distribusi energi secara otomatis. Artinya, saat pemadaman listrik PLN, panel ini yang akan operasi secara sendiri.

Genset yang menyala akan langsung tersalurkan energi yang dihasilkan ke berbagai benda yang butuh bantuan energi listrik. Begitu juga ketika PLN kembali normal, maka jenis panel genset ini akan secara otomatis berhenti mengirimkan arus listrik.

  1. AMF (Automatic Main Failure)

Automatic Main Failure juga merupakan panel yang bekerja otomatis, hampir sama dengan ATS. Saat adanya gangguan putusnya aliran listrik, bahkan sedikit saja, maka AMF ini akan langsung memerintahkan genset untuk mengirimkan pasokan energi.

AMF memiliki controller untuk Emergency Power System, tetapi terdapat tombol fisik juga yang memungkinkan tambahan energi melalui sistem change over switch. AMF ini lebih sering digunakan untuk menambah daya listrik yang dimiliki gedung.

  1. Panel Sinkronisasi

Panel Sinkronisasi menjadi jenis panel genset yang bekerja lebih kompleks. Seperti yang ada di namanya, genset ini memiliki kapasitas untuk menggabungkan kinerja 2 genset atau lebih hanya lewat satu panel, terlebih dengan daya cakup besar.

Panel Sinkronisasi ini berfungsi untuk mengatur beban yang akan dikirimkan oleh satu genset ke perlengkapan yang membutuhkan listrik. Misalnya ketika butuh daya 500 kVA dan memiliki 2 genset, maka satu genset hanya perlu mengirimkan 250 kVA.

  1. Panel PKG

Satu panel yang juga umum digunakan adalah jenis PKG, atau Panel Kontrol Genset. PKG ini adalah yang paling sering digunakan untuk kegiatan rumahan, karena dinilai lebih praktis untuk starting, running, stopping, hingga emergency stop generator.

Panel PKG pada dasarnya dapat mengontrol genset secara otomatis atau manual dengan sistem AC dan DC yang digabungkan. AC untuk mengendalikan energi listrik, sedangkan ada DC yang mengendalikan mesin untuk penghidupan generatornya.

Menarik untuk melihat apa saja panel yang umum terdapat di genset. Ketika listrik padam apalagi, kini bukan lagi harus mencari sisi gangguan dan menutup semua arus energi. Tetapi lebih menggunakan jenis panel genset dan semua akan dikendalikan secara otomatis.

Jangan lupa untuk menghubungi kami dan konsultasi secara langsung perihal kebutuhan genset Anda. PT Interjaya Surya Megah merupakan distributor resmi Genset di Indonesia menjual berbagai macam genset dan transmisi yang berkualitas. Diantaranya adalah Genset MWM, MAN, Perkins, Cummins, Mitsubishi, dan Lombardini.

Ketahui Penyebab Listrik Rumah Mati dan Cara Menanganinya

Penyebab listrik rumah mati bisa terjadi karena berbagai hal. Mulai dari ketidaksengajaan manusia, komponen pembangkitnya, dan peristiwa alam juga bisa saja menjadi penyebabnya.

Dengan adanya hal tersebut tentunya akan menghambat segala aktivitas setiap orang. Jika listrik padam terjadi karena hal-hal kecil, mungkin bisa diperbaiki sendiri menggunakan peralatan di rumah.

Penyebab Listrik Rumah Mati yang Harus Diketahui

Jika penyebabnya karena pembangkit pusat yang bermasalah. Tentu pihak terkaitlah yang bisa menangani dan menyelesaikan persoalan tersebut. Berikut ini tersaji beberapa informasi tentang penyebab dan cara menangani listrik padam.

  1. Korsleting

Korsleting adalah hal yang paling umum dan sering terjadi. Adanya hubungan arus pendek antara jalur kabel positif dan negatif saling bersentuhan. Sehingga menyebabkan korsleting tersebut terjadi.

Penyebab listrik di rumah matiini dapat diatasi dengan mencari pemicu awal korsleting tersebut. Misalkan dari kabel yang terkelupas, stop kontak bermasalah, atau mungkin penggunaan peralatan secara berlebihan.

  1. Layang-layang Penyebab Listrik Rumah Mati Sebagian

Bermain layang-layang memang mengasyikkan, namun tidak jarang karena benang layang-layang tersebut tersangkut pada kabel tiang. Bisa berakibat terputusnya alirani secara tiba-tiba.

Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda segera menghubungi pihak perusahaan pembangkit listrik untuk memperbaiki masalah tersebut.

  1. Terjadi Gangguan Alam

Kondisi alam yang tidak dapat diduga menjadi salah satu sebab mengapa listrik bisa padam. Hujan deras beserta angin terkadang mampu menumbangkan pohon, sehingga mengakibatkan pemadaman sebagian bahkan total.

  1. Power Surge

Power surge dapat terjadi karena tegangan yang naik secara tiba-tiba. Jika dalam kondisi normal tegangannya berkisar 220 V, maka dalam hal ini bisa naik hingga mencapai 110%.

Jika hal tersebut terjadi, maka padaman secara tiba-tiba. Sehingga apabila Anda sedang menggunakan peralatan elektronik maupun lainnya, sebaiknya segera dimatikan dulu agar tidak mengalami kerusakan.

  1. Undervoltage Bisa jadi Penyebab Listrik Rumah Mati Sebagian

Undervoltage merupakan suatu kondisi dimana tegangan mengalami penurunan dalam kurun waktu cukup lama. Kondisi tersebut disebabkan beban yang berlebihan. Sehingga berbahaya untuk peralatan elektronik.

  1. Blackout

Blackout sendiri adalah istilah ketika terjadi karena beberapa hal. Seperti kerusakan pada gardu induk, kerusakan jaringan kabel, maupun pada komponen lainnya. Dampak yang ditimbulkan yakni pemadaman.

Baik undervoltage maupun blackout, jika keduanya menjadi penyebab listrik rumah mati maka pihak perusahaan yang akan melakukan perbaikan karena memang tenaga profesional yang dapat mengatasinya.

  1. Terjadi Kenaikan Tegangan Secara Tiba-tiba

High voltages spikes menyebabkan listrik tiba-tiba padam. Situasi tersebut terjadi karena adanya kenaikan tegangan secara tiba-tiba dalam durasi yang sangat pendek. Sehingga menimbulkan big loss off data.

  1. Terjadi Ketidakseimbangan Tegangan

Peristiwa ini terjadi karena adanya ketidak seimbangan pada magnitudo, pembebanan trafo distribusi, tapping transformator yang tidak tepat, serta lainnya. Dampak yang ditimbulkan adalah kerusakan pada relai.

Apabila harus mengalami kenaikan secara tiba-tiba atau terjadi ketidakseimbangan tegangan, langkah yang harus Anda lakukan adalah mematikan beberapa peralatan yang ada di rumah. Guna menghindari terjadinya kerusakan.

  1. Adanya Gelombang Sinusoidal

Gelombang Sinusoidal adalah suatu bentuk gelombang pada listrik AC dan digunakan untuk mengetahui besar dan kecilnya gelombang. Adanya ketidak seimbangan pada arus berdampak pada korsleting.

  1. Terjadinya Interupsi Pasokan Daya

Adanya sambaran petir maupun kegagalan operasi pada peralatan listrik bisa menjadi munculnya interupsi pasokan daya. Sehingga dampak yang ditimbulkan adalah aliran listrik bisa terputus.

  1. Beroperasinya Voltage Regulator

Voltage regulator atau pengatur tegangan merupakan suatu sistem yang dirancang untuk mengatur tegangan agar tetap stabil. Perangkat tersebut berupa power factor correction capacitor dan switching transformers.

Jika terjadi kerusakan pada alat tersebut biasanya resistor dan contact poin akan rusak sehingga menyebabkan aliran listrik terputus. Untuk mengatasinya adalah dengan melilit ulang kumparan.

Adanya pemadaman listrik tentu menjadi kendala dalam melakukan berbagai aktivitas. Beberapa penyebab listrik rumah mati serta cara menanganinya bisa digunakan jika Anda sedang mengalami hal tersebut.

Kami merupakan distributor genset Intergen. Kami menjual berbagai macam genset sesuai dengan kebutuhan anda. Kami juga menjual berbagai macam merek seperti genset MWM, genset Perkins, genset MAN, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan genset Lombardini.