INTERGEN GENSET - Solusi untuk kebutuhan genset anda.

Category: Uncategorized

Macam-macam Pembangkit Listrik yang Umum Digunakan Saat Ini

Di era yang sangat butuh akan energi listrik, maka muncul macam-macam pembangkit listrik. Semua ini dipercaya dapat mendukung kegiatan keseharian, dan semua ini dipercaya terus mengalami pembaruan hingga bisa menjadi salah satu sumber energi yang lebih efektif.

Coba Anda sebutkan, apa jenis kegiatan Anda yang sama sekali tidak menggunakan listrik. Tampaknya hampir tidak ada yang tanpa dukungan energi listrik. Mulai dari memasak, ada peran listrik juga, hingga ada beberapa kegiatan yang kita tidak sadari juga butuh listrik.

Kebutuhan akan listrik ini juga yang membuat sumber penghasil energi listrik harus banyak. Distribusi tenaga listrik itu besar jumlahnya dan itu semua digunakan untuk kegiatan kita. Jika hanya mengandalkan satu sumber, tidak cukup untuk penuhi jumlah yang dibutuhkan.

Lantas, inovasi terus berjalan untuk menghasilkan sumber energi yang baru. Variasi sumber energi ini ada yang sudah sangat efektif untuk menjadi pembangkit listrik utama. Tetapi jika terus dikembangkan lagi, maka kita dapat melihat jelas pengaruh dari energi tersebut.

Macam-Macam Pembangkit Listrik yang Populer

Pembangkit listrik adalah satu wadah untuk menghasilkan energi atau arus listrik. Ibaratnya kita memanfaatkan satu sumber daya dan mengubahnya menjadi energi listrik. Dari sekian banyak pembangkit listrik yang ada, hanya beberapa yang secara masal digunakan, yakni:

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Yang pertama adalah air, dan kita tentu saja tidak aneh lagi dengan bendungan. Tetapi tahukah Anda bahwa itu untuk menghasilkan listrik? Jadi, semua air dalam bedungan itu digabungkan ke pipa dan diarahkan ke turbin untuk hasilkan aliran listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Sinar matahari juga bisa digunakan untuk menghasilkan listrik, dimana matahari juga merupakan energi yang tidak akan habis jumlahnya. Contoh PLTS ini adalah yang kita kenal dengan panel surya. Dengan sinar matahari cukup, listrik akan dihasilkan.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Hasil suatu pemanasan biasanya akan menghasilkan uap. PLTU sendiri merupakan macam-macam pembangkit listrik yang mengandalkan air, tetapi yang ini akan dipanaskan. Saat air dibakar, panas yang dihasilkan air itu yang diubah jadi listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)

Saat mendengar kata gas, apakah Anda sempat membayangkan kalau ini juga bisa digunakan untuk sumber listrik? Sumber energi ini memanfaatkan bahan bakar fosil yang dibakar bersama gas untuk menggerakkan turbin penghasil arus listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)

Melihat kondisi bumi yang panas, hal ini lantas membuatnya bisa menjadi satu sumber energi juga. PLTP biasanya dibangun di daerah yang sangat panas, seperti PLTP Flores. Panas bumi ini tidak memerlukan bahan bakar untuk operasional pembakaran.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

Macam-macam pembangkit listrik selanjutnya adalah yang mengandalkan bahan bakar fosil seperti Solar untuk menggerakkan motor listrik PLN. Turbin masih menjadi alat yang akan digunakan, dan untuk menggerakkannya, solar yang digunakan.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

PLTN yang sempat banyak diperdebatkan juga kini sudah mulai digunakan di beberapa negara. Peristiwa Chernobyl mungkin masih mengerikan karena faktor radiasi yang diberikan. Pembakaran bahan uranium disini akan hasilkan energi yang besar.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu / Angin (PLTB)

Bayu atau Angin juga bisa menjadi sumber penggerak generator yang akan merubah pergerakannya menjadi energi listrik. Memanfaatkan kekuatan angin ini seperti kincir angin, yang jika berputar semakin kencang, maka semakin besar juga energi.

Menyikapi kondisi dunia yang butuh pasokan energi listrik yang besar, maka variasi sumber penghasil dan pembangkit listrik sangat dibutuhkan. Hingga saat ini, ada banyak macam-macam pembangkit listrik, tetapi tidak semua yang dapat digunakan secara efektif.

PT Interjaya Surya Megah sebagai distributor resmi Genset di Indonesia menjual berbagai macam genset dan transmisi dengan harga yang terjangkau. Diantaranya adalah Genset MWM, MAN, Perkins, Cummins, Mitsubishi, dan Lombardini.

Ketahui Penyebab Listrik Rumah Mati dan Cara Menanganinya

Penyebab listrik rumah mati bisa terjadi karena berbagai hal. Mulai dari ketidaksengajaan manusia, komponen pembangkitnya, dan peristiwa alam juga bisa saja menjadi penyebabnya.

Dengan adanya hal tersebut tentunya akan menghambat segala aktivitas setiap orang. Jika listrik padam terjadi karena hal-hal kecil, mungkin bisa diperbaiki sendiri menggunakan peralatan di rumah.

Penyebab Listrik Rumah Mati yang Harus Diketahui

Jika penyebabnya karena pembangkit pusat yang bermasalah. Tentu pihak terkaitlah yang bisa menangani dan menyelesaikan persoalan tersebut. Berikut ini tersaji beberapa informasi tentang penyebab dan cara menangani listrik padam.

  1. Korsleting

Korsleting adalah hal yang paling umum dan sering terjadi. Adanya hubungan arus pendek antara jalur kabel positif dan negatif saling bersentuhan. Sehingga menyebabkan korsleting tersebut terjadi.

Penyebab listrik di rumah matiini dapat diatasi dengan mencari pemicu awal korsleting tersebut. Misalkan dari kabel yang terkelupas, stop kontak bermasalah, atau mungkin penggunaan peralatan secara berlebihan.

  1. Layang-layang Penyebab Listrik Rumah Mati Sebagian

Bermain layang-layang memang mengasyikkan, namun tidak jarang karena benang layang-layang tersebut tersangkut pada kabel tiang. Bisa berakibat terputusnya alirani secara tiba-tiba.

Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda segera menghubungi pihak perusahaan pembangkit listrik untuk memperbaiki masalah tersebut.

  1. Terjadi Gangguan Alam

Kondisi alam yang tidak dapat diduga menjadi salah satu sebab mengapa listrik bisa padam. Hujan deras beserta angin terkadang mampu menumbangkan pohon, sehingga mengakibatkan pemadaman sebagian bahkan total.

  1. Power Surge

Power surge dapat terjadi karena tegangan yang naik secara tiba-tiba. Jika dalam kondisi normal tegangannya berkisar 220 V, maka dalam hal ini bisa naik hingga mencapai 110%.

Jika hal tersebut terjadi, maka padaman secara tiba-tiba. Sehingga apabila Anda sedang menggunakan peralatan elektronik maupun lainnya, sebaiknya segera dimatikan dulu agar tidak mengalami kerusakan.

  1. Undervoltage Bisa jadi Penyebab Listrik Rumah Mati Sebagian

Undervoltage merupakan suatu kondisi dimana tegangan mengalami penurunan dalam kurun waktu cukup lama. Kondisi tersebut disebabkan beban yang berlebihan. Sehingga berbahaya untuk peralatan elektronik.

  1. Blackout

Blackout sendiri adalah istilah ketika terjadi karena beberapa hal. Seperti kerusakan pada gardu induk, kerusakan jaringan kabel, maupun pada komponen lainnya. Dampak yang ditimbulkan yakni pemadaman.

Baik undervoltage maupun blackout, jika keduanya menjadi penyebab listrik rumah mati maka pihak perusahaan yang akan melakukan perbaikan karena memang tenaga profesional yang dapat mengatasinya.

  1. Terjadi Kenaikan Tegangan Secara Tiba-tiba

High voltages spikes menyebabkan listrik tiba-tiba padam. Situasi tersebut terjadi karena adanya kenaikan tegangan secara tiba-tiba dalam durasi yang sangat pendek. Sehingga menimbulkan big loss off data.

  1. Terjadi Ketidakseimbangan Tegangan

Peristiwa ini terjadi karena adanya ketidak seimbangan pada magnitudo, pembebanan trafo distribusi, tapping transformator yang tidak tepat, serta lainnya. Dampak yang ditimbulkan adalah kerusakan pada relai.

Apabila harus mengalami kenaikan secara tiba-tiba atau terjadi ketidakseimbangan tegangan, langkah yang harus Anda lakukan adalah mematikan beberapa peralatan yang ada di rumah. Guna menghindari terjadinya kerusakan.

  1. Adanya Gelombang Sinusoidal

Gelombang Sinusoidal adalah suatu bentuk gelombang pada listrik AC dan digunakan untuk mengetahui besar dan kecilnya gelombang. Adanya ketidak seimbangan pada arus berdampak pada korsleting.

  1. Terjadinya Interupsi Pasokan Daya

Adanya sambaran petir maupun kegagalan operasi pada peralatan listrik bisa menjadi munculnya interupsi pasokan daya. Sehingga dampak yang ditimbulkan adalah aliran listrik bisa terputus.

  1. Beroperasinya Voltage Regulator

Voltage regulator atau pengatur tegangan merupakan suatu sistem yang dirancang untuk mengatur tegangan agar tetap stabil. Perangkat tersebut berupa power factor correction capacitor dan switching transformers.

Jika terjadi kerusakan pada alat tersebut biasanya resistor dan contact poin akan rusak sehingga menyebabkan aliran listrik terputus. Untuk mengatasinya adalah dengan melilit ulang kumparan.

Adanya pemadaman listrik tentu menjadi kendala dalam melakukan berbagai aktivitas. Beberapa penyebab listrik rumah mati serta cara menanganinya bisa digunakan jika Anda sedang mengalami hal tersebut.

Kami merupakan distributor genset Intergen. Kami menjual berbagai macam genset sesuai dengan kebutuhan anda. Kami juga menjual berbagai macam merek seperti genset MWM, genset Perkins, genset MAN, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan genset Lombardini.

Perbedaan Ampere, Watt dan Volt dan Cara Menghitungnya

Perbedaan Ampere, Watt dan Volt harus benar-benar dipahami oleh Anda yang terjun dalam dunia kelistrikan dan fisika. Ketiga istilah tersebut memegang peranan yang sangat penting dalam dunia listrik dan penerapannya benar-benar dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perlu dipahami, ada banyak sekali perbedaan yang dimiliki oleh ketiga istilah tersebut. Sudah tentu perbedaan ini menjadi salah satu alasan kenapa penerapannya juga berbeda. Penting bagi Anda untuk memahami apa saja perbedaannya agar lebih mudah dalam mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari berbagai sumber yang valid, perbedaan dari ketiga istilah tersebut datang dari pengertian, jenis, fungsi dan cara perhitungannya. Agar Anda bisa memahaminya dengan baik,. ikuti penjelasan di bawah ini sampai tuntas.

Perbedaan Ampere, Watt dan Volt

Ada beberapa perbedaan paling utama yang dimiliki oleh ampere, watt dan voltase ini. Agar Anda bisa memahaminya dengan lebih mudah, ikuti poin-poin penjelasannya di bawah ini sampai tuntas.

  1. Mengenal Ampere Lebih jauh

Ampere adalah nilai satuan yang bertujuan untuk memperlihatkan atau menghitung total arus listrik yang ada pada sebuah sistem listrik itu sendiri. Untuk menghitung jumlah arus yang ada pada sebuah jaringan listrik biasanya digunakan tag ampere atau multimeter.

Umumnya ampere ini bisa Anda temukan pada pompa air yang biasa dijalankan pada tegangan 220 volt. pompa air seperti ini biasanya memiliki arus 1 ampere. Untuk ampere ini biasanya bisa diakumulasikan dengan menggunakan 1 phase ampere atau 3 phase ampere.

  • Cara menghitung ampere

Untuk menghitung jumlah arus pada suatu jaringan listrik Anda bisa menggunakan rumusan di bawah ini :

I = V / R 

I : Ampere (Arus)

V : Tegangan (Volt)

R : Hambatan (Ohm)

Jadi jumlah arus listrik pada sebuah jaringan bisa dihitung dengan membagi tegangan atau voltase terhadap hambatan yang ada.

  • Contoh Soal tentang Ampere (A)

Contoh bentuk soal tentang ampere bisa Anda lihat seperti di bawah ini :

Pertanyaan :

Sebuah Televisi jadul dilengkapi dengan hambatan sebesar 110 Ohm dengan tegangan dasar sebesar 220 V. Berapa jumlah arus yang ada pada jaringan televisi tersebut?

Untuk mengerjakan soal tersebut Anda bisa mengacu pada rumus yang sudah kami berikan di atas. 

Diketahui : 

besar hambatan: 110 Ohm

besar tegangan : 220 Volt

Ditanyakan : 

Berapa jumlah arus pada jaringan tersebut?

Jawaban : 

I = V / R

I = 220 x 110

I = 2 Ampere

dengan ini diketahui kalau jumlah arus yang ada pada jaringan televisi tersebut adalah 2 Ampere. Cara perhitungan dan rumus ini tentu menjadi salah satu perbedaan ampere, watt dan volt.

  1. Mengenal Watt Lebih jauh

Selain ampere, istilah lain yang sering muncul dalam dunia kelistrikan adalah watt. Perbedaan ampere, watt dan volt ini sendiri pertama terletak pada pengertiannya. Watt adalah nama satuan yang memperlihatkan jumlah nilai daya yang ada pada sebuah jaringan listrik.

Umumnya pada sebuah lampu LED yang ada di rumah memiliki kapasitas 6 watt dengan level tegangan 220 volt. Tentu saja ini tidak bersifat mutlak karena ada juga beberapa jenis lampu dengan kapasitas yang berbeda.

  • Cara menghitung watt

Untuk menghitung kadar daya pada sebuah jaringan listrik, Anda bisa menggunakan rumus di bawah ini :

P = I² x R atau P = V x I 

Dengan keterangan :

P : Daya (Watt)

I : Ampere (Arus)

R : Hambatan (Ohm)

V : Tegangan (Volt)

Jadi jumlah daya yang ada pada sebuah jaringan listrik bisa didapat dari perkalian ampere kuadrat terhadap hambatan. Atau bisa juga menggunakan rumus voltase dikalikan arus. 

  • Contoh Soal tentang Satuan Daya (Watt)

Berikut ini contoh soal terkait watt yang bisa dengan mudah Anda temukan di internet. Sebuah kulkas rumahan memiliki spesifikasi tegangan 220 V dan jumlah arusnya 0.8 Ampere. Berapa nilai daya pada kulkas tersebut?

Diketahui :

Voltase : 220 V, Arus : 0,8 Ampere

Ditanyakan :

Berapa jumlah daya (W)? 

Jawaban :

P = V x I

P = 220 x 0,8

P = 176 W

Maka jumlah daya yang ada pada jaringan tersebut adalah 176 watt. Tentunya mengetahui cara menghitung voltase ini sama pentingnya dengan memahami perbedaan Ampere, Watt dan Volt yang sedang kita bahas ini.

  1. Mengenal Volt Lebih Jauh

Perbedaan Ampere, Watt dan Volt masih terletak pada pengertiannya. Dalam hal ini voltase adalah jumlah tegangan yang ada pada sebuah aliran listrik. Biasanya untuk mengukur jumlah voltase ini menggunakan perangkat bernama multitester.

Tegangan ini sendiri terdiri dari dua jenis. yang pertama adalah tegangan AC atau dikenal juga dengan tegangan bolak – balik. Sedangkan jenis lainnya adalah tegangan DC atau tegangan searah. Untuk mendeteksi jenis tegangan ini Anda bisa menggunakan tespen.

  • Cara Menghitung Tegangan (Volt)

Untuk menghitung tegangan ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Namun untuk yang paling mudahnya, Anda bisa menggunakan rumus di bawah ini :

V = I x R

Keterangannya sebagai berikut :

V : Tegangan (Volt)

I : Ampere (Arus)

R : Hambatan 

jadi tegangan adalah hasil perhitungan dari arus dikalikan dengan hambatan.

  • Contoh Soal tentang Tegangan (Volt)

Adapun contoh cara perhitungan tegangan adalah sebagai berikut :

Sebuah laptop memiliki hambatan 50 Ohm dan besaran arus 5A. berapa tegangan yang ada pada laptop tersebut?

Diketahui :

Hambatan : 50 Ohm

Arus : 5 Ampere

Ditanyakan :

Berapa jumlah tegangan (Volt)?

Jawaban :

V = I x R

V = 5 x 50

V = 250 V

Jadi tegangan yang ada pada laptop tersebut adalah 160 V.

Memang banyak perbedaan diantara ketiganya yang perlu diketahui lebih lanjut dalam dunia kelistrikan. Itulah perbedaan ampere, watt dan volt yang bisa kami jelaskan pada kesempatan kali ini.

Apakah Anda sedang mencari genset dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau? PT Interjaya Surya Megah merupakan jawaban untuk Anda. Kami sebagai distributor resmi Genset di Indonesia menjual berbagai macam genset seperti Genset MWM, MAN, Perkins, Cummins, Mitsubishi, dan Lombardini. Jangan ragu untuk menghubungi kami, dan mengkonsultasikan kebutuhan genset Anda bersama dengan kami.

Bagaimana Mengatasi Shutdown Under Voltage Generator Diesel

Mengetahui mengatasi shutdown under voltage generator diesel (genset) sendiri memang ada banyak hal yang harus diperhatikan lebih rinci lagi. Sebelum Anda mengetahui bagaimana cara mengatasi permasalahannya, maka kenali dulu genset lebih lanjut.

Seperti yang sudah banyak diketahui oleh orang, generator sendiri merupakan alat yang dipakai untuk memasok tenaga listrik. Hal ini dilakukan apabila listrik padam serta membantu dalam kegiatan sehari-hari agar lancar.

Generator sendiri juga mempunyai beberapa kapasitas listrik serta fisiknya sesuai kebutuhan masyarakat sendiri. Dimana penggunaannya serta pengaplikasiannya juga berbeda, menyesuaikan keperluan perorangan maupun kelompok itu sendiri.

Penting harus dipahami oleh anda, jika generator listrik ini bukan yang membuat listrik. Melainkan memakai energi mekanis untuk membuat listrik pada gulungan kawat bisa bergerak lewat aliran listrik eksternal.

Jika menggunakan genset ini sendiri banyak orang yang masih mengalami permasalahan, satu diantaranya ialah masalah tegangan atau voltase. Kerap kali pengguna mengalami undervoltage, overvoltage, loss, serta stability voltage.

Namun untuk masalah under voltage sendiri sebenarnya ada banyak hal yang harus diperhatikan. Masalah utama yang kerap membuat tegangan turun ialah karena penyimpangan pada voltase ke voltase supply pada genset.

Mengatasi Shutdown Under Voltage Generator Diesel

Adanya penyimpangan pada voltase tersebut juga dikarenakan daya yang seharusnya dikeluarkan lewat konduktor tidak sesuai atau lebih rendah. Hal tersebut membuat tegangan pada generator diesel jadi menurun.

Seperti misalnya pada selang air, tekanan pada selang seperti voltase, sementara itu volume air sendiri merupakan arus listriknya. Jadi yang membuat selang tahan lama sendiri dikarenakan merek serta ukurannya.

Apabila ketika mengalami gangguan ini Anda hanya mendiamkannya saja, maka tentu saja imbasnya lebih besar. Untuk beberapa part yang ada pada genset akan mendapatkan dampaknyanya, apalagi pada AVR.

Dimana AVR tersebut merupakan komponen dimana tugasnya adalah membuat tegangan tetap stabil. Ketahui cara mengatasi shutdown under voltage generator diesel, agar tidak membuat kinerja dari AVR lebih berat lagi.

Sementara itu AVR ini juga punya manfaat guna mengamankan bagian yang terdapat di peralatan rumah tangga. Seperti menyalakan komputer memakai power supply, maka ketika mengalami penurunan tegangan berimbas pada perangkat.

Selain itu peralatan yang dipakai juga akan memikul beban lebih berat lagi. Pasalnya untuk membuat komputer nyala lagi dan dapat dipakai untuk kebutuhan, membuat kinerja AVR juga lebih dari batas.

Sistem Kelistrikan Generator yang Perlu Diketahui

Untuk mengatasi shutdown under voltage generator diesel dan beberapa hal bisa penyebabnya, seperti misalnya sistem kelistrikan serta putaran mesin. Untuk sistemnya disebabkan karena beberapa poin, utamanya di kabel sambungan maupun AVR.

Untuk AVR atau Automatic Voltage Regulator sendiri efek yang disebabkan jika mengalami penurunan voltase ialah part ini bisa rusak. Tentu Anda harus melakukan pengecekan secara benar supaya tidak mengalami kerusakan.

Pertama perhatikan peraturan di setiap bagiannya, seperti volts, stability, drop, dwell, serta lainnya. Jika AVR rusak, maka perputaran mesin jadi tidak stabil dan menyebabkan komponen satu dengan lainnya jadi rusak.

Sehingga untuk mengatasi shutdown under voltage generator diesel Anda perlu memperhatikan dengan baik bagaimana cara pemakaian. Selain itu masalah ini sendiri juga bisa disebabkan karena keadaan kabel generator.

Supaya tidak mengalami penurunan tegangan, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan kondisi kabelnya lebih dulu, pastikan tidak ada kebocoran. Kualitas kabel tidak bagus bisa menyebabkan masalah arus pendek pada generator diesel.

Jangan lupa untuk memerlukan sambungan di terminal mesin, yakinkan jika semuanya dipasang dengan baik. Periksalah agar tidak ada kabel longgar, sebab hal inilah yang kerap jadi alasan tegangan menurun (undervoltage).

Putaran Mesin Generator yang Bekerja Secara Optimal

Apabila dalam sistem listriknya semua masih dapat bekerja secara optimal dan maksimal, maka memeriksa putaran mesin bisa dilakukan. Untuk menemukannya, Anda dapat memperhatikan bagaimana suara yang dikeluarkan.

Apabila kedengarannya tidak wajar, kemungkinan kecepatan berputar mesin tidak sesuai seharusnya. Tidak stabilnya mesin tersebut berputar bisa dikarenakan beberapa hal, seperti bahan bakar yang kotor atau bahkan tercampur.

Sehingga pastikan sebelum mengisi bahan bakar minyak, yakinkan jika memang 100% murni agar tidak mengalami masalah. Jangan lupa untuk cek tangki minyak, pastikan bersih serta tidak ada kotoran.

Jika tidak ingin mengalami penurunan voltase, maka pastikan rajin merawatnya dan rutin memeriksa volume jangan sampai mengalami kekurangan. Jika mengalami undervoltage disebabkan hal tersebut, maka untuk memperbaikinya cukup sulit.

Selain itu yang bisa jadi penyebab undervoltage adalah masalah di governor sendiri. Jika alatnya bekerja melebihi wajar, maka membuat kran bahan bakar mengecil dan sebaliknya jika kerjanya kurang cepat.

Apabila mengalami masalah, maka periksa komponen lain seperti governor, actuator, serta magnetic. Dimana ketiganya ialah part krusial dan merawatnya hanya perlu dibersihkan rutin.

Apabila ingin membuat kinerja genset bekerja dengan baik, maka perawatan dan penggunaan jadi hal penting untuk diperhatikan. Banyak hal yang menyebabkan, namun cara mengatasi shutdown under voltage generator diesel tidak rumit.

Ketahui Tips Cara Perawatan Genset Standby dengan Benar

Mengetahui tips perawatan genset standby sendiri dasarnya memang penting untuk diperhatikan tiap orang. Daya pakai tentu saja akan jauh lebih lama jika Anda memperhatikan bagaimana perawatannya.

Bahkan jika Anda melakukan perawatan dengan benar pada generator yang digunakan, maka performanya juga bisa lebih baik lagi. Seperti yang Anda tahu, jika tidak semua lokasi mendapatkan listrik terus.

Sering kali beberapa lokasi juga mengalami pemadaman bergilir, dikarenakan pasokan untuk listrik sendiri masih terbatas. Bahkan daerah dimana lokasinya jauh dari pusat kota juga kerap mengalami pemadaman.

Oleh karena itu, tidak jarang Anda temui rumah yang padam di malam hari, terutama pada bulan tertentu saat musim hujan tiba. Karena masalah biaya dan keselamatan, banyak daerah yang mengalami pemadaman.

Tidak heran apabila generator diesel atau genset sendiri diperlukan dalam masalah ini. Akan tetapi, tidak semua orang yang punya genset bisa melakukan perawatan dengan baik dan membuat generatornya tahan lama.

Pasalnya generator juga perlu listrik cadangan dengan jumlah tertentu, sehingga jika sedikit saja mengalami kerusakan, tentu dampak yang dialami akan cukup besar. Oleh karena itu diperlukan cara merawatnya dengan benar.

Cara Perawatan Genset Standby Secara Umum

Umumnya ketika generator yang dipakai dinyalakan, maka ada beberapa hal yang sering kali membuat pengguna jadi waspada. Pasalnya ada cukup banyak hal yang menimbulkan bahaya bagi pengguna apabila genset dinyalakan.

Seperti misalnya pada sistem bahan bakar, mesin, pembuangan, serta sistem kontrol dimana cukup sering menimbulkan ancaman. Apalagi jika Anda sebagai pengguna kurang memperhatikan dan tidak merawat dengan benar.

Untuk tips perawatan genset standby sendiri satu diantaranya ialah dengan rutin memeriksa pada sistem bahan bakar. Saat generatornya nyala, maka jangan sampai jalur lain dan bahan bakar saling bergesekan.

Apabila mengalami gesekan, maka generator juga bisa gagal fungsi dan hal ini harus dicegah sesegera mungkin. Untuk sistem pembuangannya sendiri, pengguna wajib mengecek pada knalpot terjadi kebocoran atau tidak.

Udara jadi mengalami gangguan apabila di sistem pembuangannya sendiri bocor. Hal tersebut juga mengakibatkan udara di sekitar jadi tercemar karena asap dari bocornya pembuangan, segera atasi masalahnya apabila mengalami kebocoran.

Sementara itu, pada sistem mesin, pastikan rutin memantau cairan, suhu radiator, dan tekanan pelumas. Umumnya, apabila mengalami masalah, maka mesin akan memberitahu pengguna seperti adanya suara yang beda atau getaran.

Lakukan Perawatan Preventif dengan Benar

Untuk tips perawatan genset standby selanjutnya bisa dengan melakukan pencegahan, dimana Anda juga harus melakukannya secara rutin. Mulai dari harian, mingguan, bahkan bulanan agar bisa tetap menjaga mesin generator.

Untuk melakukan perawatan dengan cara preventif sendiri, Anda bisa menjalankannya dengan berbagai macam langkah. Utamanya adalah merawatnya dengan yang paling ringan dimana sering kali diabaikan oleh hampir semua orang.

Seperti jika melakukan perawatan harian, maka Anda bisa mulai melakukan kontrol dari rutin bersihkan debu atau cek level coolant pelumas. Kelihatannya memang sepele, namun untuk genset standby sendiri sangat penting.

Kerap kali kerusakan dialami karena Anda lalai dalam hal kecil tersebut dan tidak rutin cek. Untuk merawat mingguan, bisa membersihkan filter udara, membuang sisa pelumas filter, atau cek charger baterai.

Jika Anda cukup sering memakai genset standby, maka pengecekannya juga lebih rutin lagi dilakukan. Apalagi jika menggunakannya tiap hari dalam kurun waktu beberapa jam serta tidak ada jeda.

Mengenai cara perawatan genset standby bulanan, bisa dengan mengganti filter beserta oli, cek tekanan belt-nya, bahkan selang radiator juga. Setiap 6 atau satu bulan sekali bisa dilakukan pengecekan, sesuai kondisi.

Cek Penggunaan Bahan Bakar

Merawat generator diesel stanby agar bisa tahan lama penggunaannya yang selanjutnya ialah Anda bisa melakukan cek pada bahan bakarnya. Seiring kapasitas penggunaannya, maka kualitas dari bahan bakar juga bisa turun.

Umumnya pihak produsen mesin generator akan dengan senang hati memberikan saran pada pengguna untuk cara melakukan perawatannya. Apalagi dalam hal tangki bahan bakar yang sering dipermasalahnya dalam penggunaannya.

Dalam jangka waktu tertentu memang untuk mengeringkan tangki bahan bakar sendiri merupakan sebuah cara yang bisa dipakai agar membuat mesin tetap bekerja baik. Hal ini bisa dicoba jika merawat dengan benar.

Pelumas yang sudah cukup lama penggunaannya, umumnya akan mengalami pengendapan dan pengentalan menyerupai plak. Dimana plak tersebut juga mengandung bakteri dimana dapat membuat tangki rusak jika didiamkan begitu saja.

Bukan hanya itu, saat ada sisa bahan bakar yang sudah tidak dipakai dalam waktu berbulan-bulan, lebih baik sebelum dipakai, diganti dulu. Bahan bakar tersebut nantinya bisa membuat kinerja mesin turun.

Genset sendiri merupakan item penting dibeberapa hal, seperti perusahaan, bisnis, dan lainnya. Untuk itu jika Anda ingin mempunyai generator dengan kinerja prima, maka lakukan cara perawatan genset standby dengan benar.