INTERGEN GENSET - Solusi untuk kebutuhan genset anda.

Month: November 2020

Apa yang Menyebabkan Konsumsi Diesel Tinggi di Genset Baru?

Informasi tentang penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru sangat penting dan banyak dicari. Sebenarnya permasalahan borosnya bahan bakar tidak hanya pada genset yang barus beli saja. Namun juga terjadi pada genset lama dengan berbagai permasalahan bahan bakar dan lainnya.

Genset sangat dibutuhkan di era serba digital seperti ini di mana listrik menjadi penunjang utama dalam berbagai hal. Genset juga sangat dibutuhkan untuk berbagai macam keperluan baik rumah tangga maupun dalam sebuah skala industri. Secara umum genset akan sangat membantu ketika terjadi mati lampu demi menjaga listrik tetap menyala.

Tidak heran jika sebuah genset bisa sangat diminati dan terus bisa mengalami sebuah peningkatan penjualan pada setiap tahunnya. Namun anggapan tentang genset yang baru beli pasti bagus kualitasnya dan juga irit ternyata belum tentu benar. Sebaiknya ketahui apa saja penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru.

Beberapa Penyebab Genset Masih Baru Lebih Boros Bahan Bakar

Mengoperasikan genset tentu membutuhkan BBM yang disesuaikan dengan jenis dari genset itu sendiri. Harga bahan bakar yang terus mengalami kenaikan terkadang membuat banyak orang mencari genset hemat BBM. Mengetahui apa saja penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru penting agar Anda bisa meminimalkan.

  • Kapasitas yang dimiliki

Genset baru boros belum tentu karena mengalami kerusakan namun bisa juga memang kapasitas yang dimiliki. Jika kapasitas cukup besar maka secara otomatis kebutuhan akan bahan bakarnya juga semakin banyak. Sehingga harus disesuaikan kapasitas dengan kebutuhan agar konsumsi BBM bisa sesuai dan tidak terlalu boros.

  • Efisiensi BBM tidak tinggi

Penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru lainnya adalah mesin genset efisensi BBMnya tidak tinggi. Jangan sampai porsi penggunaan BBMnya jauh lebih tinggi daripada kebutuhan akan listriknya. Hal inilah membuat Anda merasa jika genset tersebut sangat boros dan merugikan jika digunakan.

  • Letak beban terlalu jauh

Letak beban ternyata juga mempengaruhi boros tidaknya penggunaan bahan bakar pada sebuah genset walaupun baru. Jarak genset dengan mesin listrik jika diletakkan cukup jauh akan menyebabkan kerugian daya listrik. Apalagi semakin jauh letak bebannya maka semakin banyak juga BBM yang dibutuhkan untuk suply listrik.

  • Takaran BBM yang salah

Sebuah genset yang masih baru dikatakan boros atau tidak tentu karena ada perbandingan. Kesalahan penakaran bahan bakar pada genset bisa juga menjadi penyebab kenapa genset masih baru dianggap boros. Sebaiknya periksa dengan baik takarannya agar tidak membuat genset dikira sangat boros.

Tips Sederhana agar Genset Baru Bisa Irit Bahan Bakar

Setelah tahu apa saja penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru, lantas bagaimana bisa mengatasinya? Ada beberapa macam tips yang bisa dapat membantu Anda untuk membuat genset menjadi lebih irit di dalam konsumsi BBMnya. Di mana tips di bawah ini sangat sederhana sehingga dijamin dapat diterapkan dengan mudah saat menggunakan genset.

  • Matikan jika tidak digunakan

Tips pertama yaitu lebih baik matikan saja mesin diesel jika belum atau sedang tidak digunakan. Jangan biarkan genset dalam keadaan hidup berapa di posisi beban rendah atau idie. Karena pada saat posisi ini tetap terjadi konsumsi BBM sekitar 10%-15% dari kebutuhan pada saat beban puncak.

  • Periksa kualitas BBM

Tips kedua meminimalkan terjadinya penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru adalah dengan memeriksa kualitas BBM. Jangan sampai Anda menggunakan bahan bakar berkualitas rendah misalnya oplosan solar dengan minyak tanah. Selain membuat konsumsi bahan bakarnya lebih boros, juga membuat genset cepat rusak.

  • Dekatkan dengan beban

Tips ketiga atau terakhir adalah dengan mendekatkan beban agar tidak terlalu jauh jangkauannya. Beban listrik yang semakin dekat membuat penggunaan BBM akan jauh lebih maksimal sehingga cukup hemat. Tentukan titik tengah beban listrik agar bisa menjangkau semua dengan tepat serta lebih efisien.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Ingin Membeli Genset Baru

Kalau Anda memang memiliki rencana untuk membeli genset sebaiknya perhatikan beberapa hal penting. Jangan karena mengetahui penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru membuat Anda ragu membelinya. Perhatikan dua hal utama di bawah ini sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan saat pembelian.

  • Ketahui kapasitas dan ukuran

Sebelum membeli sebaiknya ketahui genset tersebut nantinya akan digunakan untuk apa dan berapa kebutuhannya. Memahami kapasitas dan ukuran dari genset sangat penting agar bisa sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan hanya melihat ukuran kVAnya saja namun juga perhatikan ukuran lebih detail lagi.

  • Pahami jenis-jenis genset

Jenis genset terbagi menjadi tiga:

  1. Mesin genset gas di mana bahan bakarnya menggunakan gas untuk menyalakannya.
  2. Mesin genset diesel paling sering digunakan karena mudah dioperasikan baik untuk rumah tangga atau industri.
  3. Jenis genset bensin dari segi harga jualnya paling murah jika dibandingkan lainnya.

Genset memberikan manfaat yang sangat menguntungkan di saat darurat seperti pada saat mati lampu. Kebutuhan akan genset semakin meningkat di mana jenis, kapasitas dan ukuran juga cukup beragam pilihannya. Sebelum Anda membeli sebaiknya ketahui penyebab konsumsi diesel tinggi pada genset baru agar tidak kaget jika boros BBM.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Artikel ini dibuat sebagai rekomendasi dari kami dan semua pengerjaan genset harus dikerjakan oleh pihak yang berprofesional. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh rekomendasi artikel kami.

Dalam memilih genset, sangatlah penting untuk mengetahui berbagai merek mesin genset yang terkenal. Di Intergen Genset, kami menggunakan berbagai mesin genset seperti genset Perkins, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan banyak lainnya. Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama dengan kami.

Tips Memilih Genset untuk Kantor

Tips memilih genset untuk kantor merupakan topik dibutuhkan oleh para pemilik kantor perusahaan. Hal ini karena mereka tidak mungkin mengandalkan listrik dari aliran umum seperti PLN. Bukan hanya karena jumlah tegangan yang dibutuhkan terlalu besar, tetapi juga karena untuk menghindari jika sewaktu-waktu terjadi pemadaman.

Biasanya aliran listrik umum berasal dari PLN sering terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba. Belum lagi jika tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tentu saja ini sangat berbahaya bagi pekerjaan Anda. Karena, tidak mungkin bekerja tiba-tiba libur karena pemadaman listrik. Itu akan menjadi sebuah berita lucu.

Bayangkan saja jika sedang sibuk-sibuknya bekerja, tiba-tiba listrik kantor mati karena pemadaman. Bagaimana orang-orang di sana akan bekerja? Sedangkan pekerjaan banyak dan harus mengandalkan listrik. Bagaimana jika banyak dokumen-dokumen penting yang sedang dibuat, kemudian belum disimpan ketika listrik padam?

Sepertinya itu akan menjadi sebuah petaka besar. Oleh sebab itu, untuk menghindari itu semua, sebaiknya pemilik perusahaan memahami tips memilih genset untuk kantor menggunakan genset sebagai sumber tegangan listrik yang mereka butuhkan. Dengan begini tidak akan ada istilah pemadaman listrik terjadi saat bekerja.

Namun ternyata tidak sampai di situ saja, karena pemilik kantor juga merasa kebingungan ketika memilih genset untuk kebutuhan perusahaannya. Mereka ingin membeli yang terbaik, namun tidak tau bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan genset terbaik untuk kantor. Itu sebabnya, topik ini dibuat. Berikut beberapa tipsnya.

Perhatikan Kualitas Genset dan Harganya

Tips memilih genset untuk kantor pertama bisa dilakukan sebelum membeli genset adalah dengan memperhatikan kualitas dari genset tersebut. Sangat disarankan untuk memilih genset dengan kualitas lebih terjamin namun masih tetap memiliki harga sesuai budget.

Anda bisa mulai dengan membaca review-review dari internet, kira-kira mana yang paling worth it untuk dibeli. Sebelum akhirnya memutuskan pilihan pada sebuah sumber tegangan listrik tersebut, sebaiknya Anda juga mengetahui spesifikasi yang Anda butuhkan dan spesifikasi dari generator tersebut.

Untuk tips berikutnya berkaitan erat dengan tips sebelumnya. Yang dimaksud spesifikasi yang tepat di sini adalah spesifikasi genset harus memenuhi spesifikasi sesuai dengan kebutuhan. Misalnya saja, jika Anda akan membutuhkan penggunaan daya 10.000 Watt, maka Anda harus membeli genset dengan daya lebih dari 10.000 Watt.

Sehingga disarankan untuk membuat spesifikasi yang dibutuhkan terlebih dahulu sebelum akhirnya pergi mencari tipe genset. Spesifikasi ini bisa berupa jumlah daya listrik yang dibutuhkan, jumlah watt, serta berapa jumlah listrik vital kantor Anda.

Pilih Genset Silent yang Tidak Akan Menghasilkan Suara Bising

Tips memilih genset untuk kantor berikutnya adalah dengan memilih genset silent. Sebagai informasi, genset memiliki dua tipe. Yaitu open genset, dan silent genset. Untuk open genset, biasanya suara yang dihasilkan akan bising. Jadi akan sedikit mengganggu. Apalagi jika akan digunakan untuk kebutuhan perkantoran.

Sedangkan genset silent, suara yang dihasilkan tidak bising karena di dalamnya terpasang peredam suara. Sehingga tidak akan menghasilkan suara bising saat digunakan. Cocok untuk keperluan kantor seperti ini. Anda bisa menyimpannya di ruangan yang cukup besar, tapi pastikan jika tempat tersebut aman.

Pelajari Cara Perawatan yang Dilakukan Secara Berkala

Tips memilih genset untuk kantor yang selanjutnya sebaiknya Anda juga mempelajari bagaimana cara perawatannya. Karena setiap mesin biasanya memiliki cara perawatan yang sedikit berbeda satu sama lain. Biasanya mesin seperti ini membutuhkan perawatan yang dilakukan secara berkala.

Setiap komponen yang terdapat dalam mesin tersebut harus benar-benar diperhatikan. Jadi sebaiknya Anda mempelajari bagaimana caranya untuk merawat mesin agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan mesin. Dengan begitu, Anda bisa membeli dengan aman dan membuatnya lebih awet. 

Pilih Genset yang Bergaransi dan Jangan Membeli Genset di Tempat Sembarangan

Tips memilih genset untuk kantor Yang harus selalu menjadi patokan adalah jangan membeli generator tersebut di tempat sembarangan. Karena, ada beberapa tempat yang tidak menyediakan garansi pada barang yang mereka jual. Jika Anda memberi barang tanpa garansi, Anda tidak akan bisa meminta ganti rugi untuk kekurangan barang.

Misalnya saja begini, Anda membeli sebuah mesin generator pada sebuah toko yang tidak menyediakan garansi. Kemudian, saat mesin tersebut dicoba dijalankan di rumah ternyata mesinnya tidak bisa berjalan dengan semestinya. Anda akan kehilangan kesempatan untuk meminta ganti rugi pada toko tersebut.

Lain lagi ceritanya jika mesin yang Anda beli ternyata memiliki garansi. Seandainya mesin tersebut mengalami kerusakan yang berasal dari toko, bukan kerusakan yang disebabkan oleh Anda, maka Anda memiliki kesempatan untuk meminta ganti rugi atas generator tersebut.

Oleh karena itu, tips memilih genset kantor berikutnya adalah dengan memilih genset yang memiliki garansi dari tokonya untuk menghindari hal-hal buruk terjadi. Karena, Anda tidak akan tahu hal buruk apa yang bisa terjadi. Pada dasarnya membeli barang apapun harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan. Dan sesuaikan dengan modal budget yang dimiliki. Setelah mengetahui beberapa tips memilih genset untuk kantor Anda, apakah Anda sudah mulai bisa menentukan genset seperti apa yang akan dibeli?

Silahkan menghubungi kami jika anda membutuhkan genset untuk kebutuhan kantor anda. Kami merupakan distributor genset yang telah dikenal di seluruh Indonesia. Kami memiliki berbagai macam genset yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Artikel ini dibuat sebagai rekomendasi dari kami dan semua pengerjaan genset harus dikerjakan oleh pihak yang berprofesional. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh rekomendasi artikel kami.

Dalam memilih genset, sangatlah penting untuk mengetahui berbagai merek mesin genset yang terkenal. Di Intergen Genset, kami menggunakan berbagai mesin genset seperti genset Perkins, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan banyak lainnya. Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama dengan kami.

Tipe Genset Terbaik untuk Kebutuhan Industri Rumah

Memilih tipe genset terbaik untuk industri merupakan sebuah hal yang sangat penting dilakukan. Hal ini karena sebuah industri seperti pabrik-pabrik tidak mungkin mengandalkan listrik dari PLN untuk menjalankan mesin-mesin mereka karena jumlah tegangan listrik yang dibutuhkan dalam jumlah besar.

Dengan alasan tersebut, maka setiap industri seperti pabrik-pabrik pasti akan membutuhkan bantuan genset untuk menjalankan semua mesin-mesin mereka. Jika hanya untuk keperluan sementara, genset bisa disewa di tempat-tempat tertentu. Tapi jika untuk kebutuhan pabrik, rasanya tidak mungkin jika hanya menyewa.

Sebagai informasi, genset terdapat dua tipe, yaitu open type dan silent type. Untuk tipe yang pertama, open type cocok jika digunakan di lapangan. Misalnya saja untuk proyek lapangan, gudang, atau pabrik-pabrik besar. Hal ini karena tipe genset ini memiliki suara lebih bising.

Sedangkan untuk tipe kedua, silent type lebih cocok jika digunakan untuk tempat-tempat yang menghindari kebisingan seperti rumah sakit, hotel, rumah makan, mini market, perumahan, atau tempat-tempat lainnya. hal ini karena tipe yang satu ini tidak menimbulkan kebisingan yang mengganggu.

Namun kira-kira tipe mana yang lebih cocok digunakan untuk keperluan industri? Untuk kebutuhan industri ada beberapa tipe genset bisa dipilih. Namun beberapa genset disebutkan di bawah ini hanyalah sebagai rekomendasi bisa memberikan Anda gambaran genset mana bisa dipilih.

Genset Tidak Bising Tipe Genset Terbaik Untuk Industri Rumah Sakit, Hotel, atau Restoran

Jika industri tersebut membutuhkan tipe mesin tidak berisik, misalnya untuk perluan rumah sakit, restoran, hotel, atau industri lainnya yang membutuhkan ketenangan maka berikut ada beberapa rekomendasi tipe genset tanpa suara bising.

Genset Perkins

Mesin Genset Perkins juga menjadi tipe genset terbaik untuk industri. Perkins menyediakan beberapa jenis genset diproduksi di berbagai negara berbeda seperti di China, Amerika, India dan Inggris. China memproduksi genset dengan kapasitas 20 kVA200kVA.

Sedangkan di negara lainnya seperti di India, Inggris, dan Amerika memproduksi genset dengan kapasitas 250kVA-2000 kVA. Jenis jenset ini sepertinya memang sudah sangat familiar di Indonesia untuk berbagai keperluan industri seperti hotel, rumah sakit, dan juga pabrik.

Genset Cummins

Genset Cummins menjadi salah satu tipe genset terbaik untuk industri. Genset ini dikenal dengan harganya sedikit lebih ramah namun tetap kompetitif sehingga banyak dikenal orang. Cummins ternyata memiliki dua pabrik asal, yaitu Cummins Dongfeng dan juga Cummins Chongqing.

Genset Cummins juga banyak dipilih karena memiliki suara yang tidak akan memberikan kebisingan pada penggunanya. Padahal umumnya, genset identi dengan suara yang bising. Namun Cummins tidak memberikan kebisingan tersebut sehingga lebih ramah di telinga. Bukan itu saja, penggunaan bahan bakarnya juga irit.

Dari beberapa rekomendasi genset di atas, Anda bisa memilih sendiri tipe mana yang akan dibeli. Jangan lupa untuk menyesuaikan tipenya dengan kebutuhan Anda. Misalnya saja dari kebisingan atau dari daya yang dimiliki oleh tipe genset terbaik untuk industri.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Artikel ini dibuat sebagai rekomendasi dari kami dan semua pengerjaan genset harus dikerjakan oleh pihak yang berprofesional. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh rekomendasi artikel kami.

Dalam memilih genset, sangatlah penting untuk mengetahui berbagai merek mesin genset yang terkenal. Di Intergen Genset, kami menggunakan berbagai mesin genset seperti genset Perkins, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan banyak lainnya. Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama dengan kami.

Bagaimana Genset Mengatur Load yang Berbeda?

Bagaimana genset mengatur load yang berbeda? Ini adalah sebuah pertanyaan yang belakangan ini sudah banyak dicari. Pengunaan generator tegangan AC sudah umum dipakai oleh masyarakat. Generator sendiri memiliki penggerak utama berupa mesin turbin, mesin baling-baling atau juga mesin diesel.

Karena faktor fluktuasi jumlah beban maupun faktor keandalan pada pengoperasian generator , maka dipakai dua atau lebih genset. Ini dioperasikan secara terus-menerus dengan cara bergiliran untuk setiap genset. Karena pengoperasian genset tunggal secara terus-menerus adalah hal riskan atau berbahaya.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang diinginkan, generator-generator dioperasikan dengan sistem paralel atau biasa disebut paralel genset. Paralel generator biasanya memiliki sumber listrik yang lebih besar seperti misalnya berasal dari PLN. Guna mencegah adanya generator mengalami beban berlebih, maka diperlukan alat pembagi beban listrik.

Pengoperasian Generator dengan Sistem Paralel

Sebelum menjawab pertanyaan bagaimana genset mengatur load yang berbeda, pahami dulu bagaimana sistem pengoperasian generator paralel. genset paralel dimulai dengan menghidupkan satu genset terlebih dahulu. Setelah itu, beban akan dimasukkan sampai memenuhi kemampuan genset pertama dan dilanjutkan menghidupkan generator kedua.

Setelah diparalelkan, akan diharapkan agar terjadi pembagian load yang semula hanya ditanggung oleh genset pertama. Jadi diharapkan terjadinya kerjasama antar generator untuk meringankan beban-beban berikutnya. Untuk besaran beban atau pembagian beban di masing-masing generator itu tergantung besaran tenaganya.

Misalnya pada genset diesel, tergantung bahan bakar dan udara yang digunakan untuk pembakaran di mesin diesel. Jika di genset turbin, maka tergantung jumlah atau debit air, gas maupun uap. Sedangkan untuk genset baling-baling, akan tergantung debit aliran udara yang masuk ke mesin.

Ketika load listrik pada genset naik, maka frekuensinya akan turun. Alhasil governor perlu memperbesar aliran bahan bakar (air, aliran udara maupun bahan bakar diesel) ke mesin penggerak generator. Jika load turun, maka governor mesin generator harus mengurangi masukan bahan bakarnya agar frekuensinya kembali normal.

Bila tidak ada sistem governor dalam pengoperasian generator paralel, nantinya mesin-mesin penggerak genset akan mengalami overspeed ketika beban turun mendadak. Atau mesin akan mengalami overload bila load listrik pada generator naik. Agar lebih paham bagaimana genset mengatur load yang berbeda, simak penjelasan berikut.

Sistem Kerja Alat Pembagi Beban pada Generator

Alat pembagi load pada genset biasa disebut sebagai governor. Governor ini beroperasi dalam mesin pada penggerak generator sehingga menghasilkan arus yang bisa diatur. Pengaturannya bisa diatur mulai dari 0% sampai 100% kemampuan genset tersebut. Jadi, masukan ke mesin itu akan sebanding dengan keluaran arus generator.

Alat pembagi beban pada genset ini bekerja secara hidrolik atau mekanis. Sinyal masukan keluaran arus genset adalah elektris. Jadi, masukan ini perlu diubah terlebih dahulu ke mekanis pakai electric actuator guna menggerakkan motor yang nantinya akan menghasilkan gerakan mekanis untuk governor.

Sebenarnya bagaimana genset mengatur load yang berbeda itu simple. Ketika memparalelkan genset, pembagian beban antar generator belumlah seimbang sesuai dengan kemampuan masing-masing genset tersebut. Maka dari itu, dipasanglah alat pembagi load genset pada rangkaian keluaran di masing-masing generator. Alat pembagi load ini dihubungkan secara paralel.

Alat pembagi beban akan mendeteksi arus keluaran genset sehingga nantinya mampu menunjukkan persentase governor serta persentase arus dari kemampuan generator. Hasil penjumlahan arus tadi dibagi dengan arus kemampuan dari masing-masing generator kemudian dikali 100%. Hasilnya merupakan posisi yang harus dicapai governor agar proporsional.

Apabila generator berukuran sama, maka arus yang terdeteksi oleh alat pembagi beban hanya perlu dibagi jumlah generatornya saja. Hasilnya adalah arus load yang perlu dihasilkan oleh genset setelah sebelumnya electric actuator mengubah governor. Inilah bagaimana genset mengatur load yang berbeda saat beroperasi secara paralel.

Instalasi Teknis Alat Pembagi Beban Generator

Pemasangan alat pembagi beban generator memerlukan beberapa komponen bantuan. Beberapa komponen bantuan ini diantaranya adalah trafo arus, trafo tegangan, potensiometer pengatur kecepatan, electric actuator serta beberapa saklar bantu. Trafo arus disini berfungsi sebagai transducer arus keluaran dari mesin generator.

Sedangkan sebuah trafo dengan tegangan diperlukan untuk sebuah sumber daya bagi sebuah alat untuk pembagi beban. Electric actuator diperlukan guna menerima sinyal dari alat pembagi beban dan bagaimana genset mengatur load yang berbeda. Jadi nantinya mampu menggerakan motor pada governor sehingga arus keluaran generator bisa mencapai nilai yang diharapkan.

Kemudian, potensiometer diperlukan guna mengatur frekuensi serta tegangan saat generator akan dioperasikan secara paralel. Bila genset sudah beroperasi secara paralel, mccb generator bisa ditutup. Nantinya fungsi dari potensiometer pengatur kecepatan akan dialihkan kepada alat pembagi beban pada mesin genset di rangkaian tersebut.

pada alat pembagi beban di generator, saklar-saklar bantu itu berfungsi sebagai alat pemrosesan pembagian beban. Setelah beroperasi secara paralel dengan alat pembagi beban, generator akan selalu merespon naik atau turunnya beban. Jadi bagaimana genset mengatur load yang berbeda itu adalah dengan alat pembagi beban.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Artikel ini dibuat sebagai rekomendasi dari kami dan semua pengerjaan genset harus dikerjakan oleh pihak yang berprofesional. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh rekomendasi artikel kami.

Dalam memilih genset, sangatlah penting untuk mengetahui berbagai merek mesin genset yang terkenal. Di Intergen Genset, kami menggunakan berbagai mesin genset seperti genset Perkins, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan banyak lainnya. Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama dengan kami.