Apakah Anda mengetahui pengertian kVA untuk generator? Bagi yang tidak familiar dengan dunia kelistrikan mungkin tidak memahami arti dari kVA sebenarnya meskipun mungkin sudah sering menjumpainya di generator atau genset.

Genset sendiri merupakan sebuah alat yang dapat menghasilkan aliran listrik dengan daya tertentu. Saat ini genset semakin dibutuhkan mengingat kebutuhan akan listrik seolah telah menjadi hal wajib dan bersifat primer.

Jika dulu generator ini hanya umum dimiliki pada instansi besar seperti rumah sakit, perkantoran, sekolah, universitas, dan jenis bangunan publik lainnya. Saat ini genset telah menjelma jadi kebutuhan rumah tangga juga.

Ada kalanya sambungan dari PLN terputus karena berbagai sebab seperti cuaca ataupun maintenance. Sedangkan kebutuhan akan pasokan listrik tidak dapat ditunda. Maka, mau tidak mau memiliki perangkat generator adalah solusinya.

Pengertian kVA untuk Generator yang Perlu Diketahui

Nah, sekarang kami akan kembali ke pembahasan awal dan memberikan informasi tentang apa itu kVA. kVA adalah sebuah satuan daya yang merupakan singkatan dari kilo Volt Ampere atau bentuk ribuan dari VA.

Satuan tersebut menunjukkan berapa besar daya semu yang dapat dihasilkan oleh sebuah generator listrik. Mengapa disebut daya semu? Hal tersebut karena angka yang tercantum dalam satuan tersebut tidak benar-benar bisa dipakai secara keseluruhan.

Artinya, tidak semua daya yang tertulis dalam satuan tersebut tidak sepenuhnya dapat dipakai untuk menyalakan perangkat elektronik. Akan tetapi ada sebagian power yang terbuang. Power terbuang tersebut dinamakan reactive power dengan satuan kVAR.

Sementara sisa dari power buangan tadi disebut dengan real power atau daya aktif. Persentase daya aktif pada sebuah generator biasanya hanya mencapai 80% atau 0,8 dari jumlah keseluruhan kVA.

Jadi, apabila Anda membeli generator dengan kapasitas semu 1 kVA, sebenarnya power yang bisa digunakan untuk menghasilkan electricity yaitu 0,8 kilo watt atau 800 watt saja. Sedangkan sisa 200 watt akan terbuang.

Perbedaan dari kVA dengan kW

Nah, setelah mengetahui apa pengertian kVA untuk generator, sekarang saatnya Anda memahami apa perbedaannya dengan kW. kW adalah suatu satuan daya listrik yang merupakan singkatan dari kilo Watt.

kW adalah daya aktif yang dapat dipakai untuk menyalakan berbagai peralatan elektronik di rumah Anda. Satuan ini dipakai PLN sebagai patokan untuk menentukan tarif penggunaan listrik baik dalam lingkup rumah tangga maupun industri.

kW adalah satuan penunjuk real power alias daya aktif, yaitu daya semu dikurangi daya reaktif. Jika terdapat sebuah informasi menunjukkan angka dengan satuan kW, maka angka tersebut adalah power sebenarnya.

Tidak ada power terbuang atau power factor seperti layaknya ketika membahas kVA. Satuan kW adalah watt dimana 1 kW sama dengan 1000 watt. Jadi, jangan sampai Anda menyalahpahami kW dengan kVA.

Cara Menghitung kVA dengan Benar

Pada penjelasan pengertian kVA untuk generator di poin sebelumnya, Anda sudah mengetahui bahwa satuan ini terdiri dari daya aktif dan reaktif. Nah, sekarang saatnya Anda mengetahui bagaimana cara perhitungannya.

Kilo adalah satuan penunjuk angka ribuan, ini dapat dijumpai pada kilometer atau kilogram yang berarti 1000 meter dan 1000 gram. Lantas, apakah 1 kVA sama dengan 1000 watt?

Jawabannya adalah tidak, karena dalam kilo volt ampere terdapat sejumlah daya buangan. Jadi dalam setiap satu satuan tersebut nilainya kurang dari 1000 watt.

Untuk menghitung volt ampere (VA), Anda bisa menggunakan rumus 1 kVA = 0,8 kW. Dengan demikian, generator berkapasitas 2 kilo volt ampere sama dengan 2 x 0,8 kilowatt = 1,6 kilowatt atau 1600 watt.

Generator ada yang menggunakan kilovolt ampere ada juga menggunakan satuan kilowatt. Jadi, Anda jangan sampai salah memilih generator hanya karena tidak mengetahui perbedaannya sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan pasokan listrik.

Cara Memilih Generator dengan Tepat

Pengetahuan tentang pengertian kVA untuk generator memang penting sebelum Anda membelinya. Namun selain itu, perlu juga memahami apa saja tolok ukur yang harus diperhatikan ketika akan membeli genset.

1. Hitung Kebutuhan Listrik Anda

Langkah pertama, pastikan Anda mengetahui berapa besar kebutuhan pasokan listrik baik untuk rumah tangga maupun kegiatan bisnis. Jangan sampai membeli genset dengan kapasitas di bawah kebutuhan atau bahkan terlalu berlebihan.

2. Tetapkan Pilihan Berdasarkan Jenisnya

Ada dua jenis generator yang bisa Anda jumpai di pasaran, yakni soundproof dan open. Jenis soundproof atau silent tentunya lebih ramah karena terhindar dari suara berisik. Sedangkan jenis open menghasilkan suara tersendiri.

3. Perhatikan Ketersediaan Sparepart

Sparepart menjadi pertimbangan khusus dalam memilih genset. Bukan mustahil generator Anda mengalami kerusakan di beberapa bagian. Jika sparepart banyak tersedia, maka akan mudah dalam memperbaikinya.

4. Perhatikan Fitur-Fiturnya

Mengeluarkan sejumlah biaya tentu harus sepadan dengan apa yang Anda dapatkan. Maka dari itu, perhatikan apa saja fitur di generator tersebut. Misalnya fitur menyalakan secara otomatis, aksesoris pelengkap, dan lainnya.

Listrik telah menjadi bagian penting dalam aktivitas manusia. Dengan genset, Anda memiliki cadangan khusus jika sewaktu-waktu terdapat pemadaman. Pastikan mengetahui pengertian kVA untuk generator sebelum membelinya.

Intergen Genset menjual berbagai macam genset dengan merek yang berbeda, tipe silent dan open, dan kapasitas yang beraneka ragam sesuai dengan kebutuhan.