Membahas tentang apa saja perbedaan generator dan alternator sangatlah menarik karena keduanya kerap kali dianggap sama. Sebenarnya dari segi bentuk sudah ada perbedaannya dan lebih banyak jika diperhatikan secara detail.

Baik generator maupun alternator sendiri sudah sering digunakan sebagai mesin yang mampu mengubah sumber energi menjadi listrik. Penggunaannya sendiri tidak boleh sembarangan karena daya yang dihasilkan juga sangat mempengaruhi.

Jika Anda bingung memahami apa sebenarnya perbedaan antara kedua mesin ini maka mulai pelajari dari pengertiannya. Kemudian simak penjelasan tentang perbedaan secara umum yang dijelaskan di bawah ini.

Perbedaan Antara Generator dengan Alternator dari Segi Pengertian

Banyak orang belum mengetahui sebenarnya perbedaan generator dan alternator secara detail. Hal ini kerap kali membuat pengertian antara keduanya dianggap sama padahal secara dasar sangat berbeda.

Generator adalah mesin yang memang pada dasarnya mampu mengubah energi mekanik atau gerak menjadi energi listrik. Sebenarnya pengertiannya hampir sama dengan alternator namun ada beberapa perbedaan mendasar.

Sebuah generator dapat bergerak karena adanya energi yang berasal dari beragam sumber berbeda. Maka jenis-jenis generator dibedakan berdasarkan sumber energinya yang cukup beragam untuk dibahas.

Mungkin sebagian besar dari Anda jarang mendengar istilah alternator yang merupakan perangkat elektromagnetik. Perangkat ini memiliki kemampuan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik atau biasa disebut generator listrik bolak balik.

Alternator sendiri dapat bekerja ketika mesin dihidupkan dan ketika mesin mati maka tidak bisa berfungsi lagi. Secara umum disebut juga sebagai sumber daya listrik yang memang bisa digunakan pada mesin.

Pertama kali alternator diperkenalkan yaitu sekitar tahun 1967 namun masih tidak sepopuler generator. Jika digunakan pada pembangkit listrik maka akan digerakkan oleh turbin uap atau turbo alternator.

Dari penjelasan sekilas tersebut, Anda sudah pasti dapat memahami tentang apa saja perbedaan generator dan alternator. Tidak heran jika ada banyak orang menganggap jika keduanya adalah sama-sama pembangkit listrik.

Untuk mengetahui lebih mendalam tentang hal ini tidak ada salahnya mempelajari perbedaan secara umum. Agar Anda tidak lagi kesulitan membedakan apa fungsi sebenarnya dari alternator maupun generator.

Beberapa Perbedaan Umum Generator dengan Alternator

Setelah mengetahui pengertian keduanya, kali ini pembahasan tentang perbedaan generator dan alternator secara umum. Seperti dijelaskan alternator merupakan perangkat elektromagnetik mengubah energi mekanik menjadi listrik biasanya dipakai di kendaraan bermotor.

Sementara generator sendiri dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang sering digunakan pada pembangkit listrik. Dapat disimpulkan hampir tidak ada perbedaan jika diperhatikan dari pengertian secara umum.

Dilihat dari daya yang dihasilkan jelas ada perbedaannya yaitu daya generator jauh lebih besar dari alternator. Tidak heran jika generator sering digunakan pada mesin yang lebih besar dan sering digunakan.

Perbedaan dari segi ukuran sebenarnya keduanya sangat berbeda jika Anda pernah melihat secara langsung. Secara umum ukuran generator selalu lebih besar mengingat daya yang dihasilkan juga selalu diatas alternator.

Perbedaan dari kumparan pada pembangkit di alternator secara umum diam sedangkan generator selalu berputar. Sedangkan pada kumparan medan biasanya terbalik yaitu alternator berputar dan generator diam.

Dari segi produksi arus generator sangat membutuhkan diregulasi, sedangkan alternator tidak membutuhkan sama sekali. Hal inilah yang membuat penggunaan keduanya selalu berbeda sesuai dengan perbedaan generator dan alternator.

Terdapat keuntungan yang harus diketahui jika menggunakan alternator maka pada putaran rendah saja sudah ada tegangan cukup. Sedangkan generator jika putaran rendah maka tegangan yang dihasilkan masih cukup kecil.

Ada juga perbedaan dari segi kekurangan dimana generator tentu saja memiliki tempat yang lebih luas saat ingin digunakan. Alternator dengan ukuran lebih kecil sudah pasti tempat untuk menggunakannya juga kecil.

Penggunaan Generator Maupun Alternator dalam Kehidupan Sehari-Hari

Agar lebih mudah memahami tentang perbedaan generator dan alternator maka lebih baik langsung pada contohnya. Misalnya contoh pada penggunaan sehari-hari sehingga ada gambaran detail tentang apa saja perbedaannya.

Generator listrik yang bergerak contohnya berasal dari kincir angin yang berputar sehingga menjadi pembangkit listrik tenaga angin. Sedangkan pembangkit listrik tenaga air biasanya memanfaatkan generator karena adanya energi air.

Sementara itu ada juga pemanfaatan bahan bakar dari diesel karena adanya proses pembakaran bahan bakar. Jika Anda melihat adanya diesel yang mampu menghasilkan energi listrik itulah contoh penggunaan generator.

Pada intinya fungsi generator yaitu mampu membuat energi listrik yang ada tidak mudah habis. Dengan cara memanfaatkan berbagai sumber energi dari air, angin, bahan bakar diesel dan masih banyak lainnya.

Sedangkan penggunaan alternator biasanya lebih sederhana yaitu pada mesin kendaraan bermotor maupun mobil. Biasanya melakukan pengecasan pada baterai dan mengalirkan arus listrik ke aksesoris kendaraan seperti contohnya lampu.

Pemanfaatan alternator mobil berfungsi untuk menghasilkan arus listrik bagi semua komponen yang memang membutuhkan listrik. Seperti contoh penggunaan pada lampu mobil, audio, AC dan bahkan bekerja mengisi aki mobil. Sudah sangat jelas jika perbedaan antara kedua mesin ini dari segi penggunaan untuk skala besar dan kecil. Kesimpulan perbedaan generator dan alternator sebenarnya alternator adalah generator yang lebih kecil.