INTERGEN GENSET - Solusi untuk kebutuhan genset anda.

Month: July 2020

Cara Mengukur Nilai Kapasitas Genset

Genset sudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Khususnya untuk mereka yang tinggal di perkotaan sampai perusahaan yang banyak menggantungkan kebutuhan pada listrik. Dengan bantuan genset, aktivitas akan jauh lebih aman dan terjaga jika tiba-tiba terjadi pemadaman listrik.

Jika Anda berencana memiliki genset, atau telah memiliki genset, sangat penting  untuk mengetahui informasi dasar dari genset. Salah satu yang terpenting adalah mengenai kapasitas. Hal ini bisa membantu anda untuk memastikan hitungan sumber daya listrik yang diaruskan sudah tepat. Tidak kurang maupun berlebihan. Hal dasar dalam mempelajari daya ini adalah  memahami KW dan kVA.

Apa sih KW dan kVA?

kVA atau kilo volt ampere adalah satuan tegangan yang dipergunakan untuk mengukur tegangan kapasitas dari sebuah genset.  Sedangkan kW adalah satuan tegangan yang biasanya digunakan pihak PLN.

Lalu apa sih perbedaan kVA dan kW?

Beberapa hal yang perlu dicatat, kW merupakan satuan daya yang nyata. Sedangkan vA adalah daya semu. Atau dengan kata lain, vA merupakan satuan daya nyata yang ditambah dengan power aktif. Perbandingan nilai dari kedua tersebut adalah 0.8 di mana kVA selalu lebih tinggi.

Jika Anda ingin mengubah kVA ke KW, anda hanya perlu mengalikannya dengan angka 0.8. Mari coba hitung dengan simulasi angka.

Jika diketahui daya pada genset adalah 5 kVA, maka berapa besaran jika diubah menjadi KW?

5kVA x 0,8 = 4 KW

Bagaimana menghitung watt pada genset?

Untuk mengetahui nilai watt pada genset, Anda bisa menggunakan acuan satuan kW. Di mana 1 kW sama dengan 1000 watt.

Pada mesin genset, biasanya akan tertulis ukuran kVA-nya. Dengan demikian Anda bisa menggunakan rumus nilai baku 1 kVA yang

merupakan 0,8kw atau 800 watt.

Mari coba simulasi menghitung dengan menggunakan rumus

Jika di genset tertulis 3 kVA, maka:

3 kVA x 0,8 = 2,4 kw

2,4 kw = 2,400 watt.

Itulah penjelasan sederhana terkait perbedaan kVA dan KW. Tertulis juga cara menghitungnya dan mengetahui daya watt pada genset. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Sehingga Anda bisa mengoperasikan dan memahami genset dengan lebih baik.

Sebagai distributor genset Intergen, kami menjual berbagai macam genset seperti genset MWM, MAN, dan sebagainya.

Cara Kerja Genset

Genset adalah salah satu alat yang paling penting saat ini. Terutama untuk usaha atau tempat umum yang sangat bergantung pada listrik. Seperti sekolahan, supermarket, rumah sakit hingga perkantoran.

Namun dengan semakin beragamnya model genset, bahkan perorangan atau keluarga pun kini makin banyak yang memilikinya, Ukuran yang tidak memakan tempat dan harga yang terjangkau, menjadi faktor utama pembelian genset tersebut.

Apakah Anda juga sedang berencana untuk mencari genset? Sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli, ada baiknya Anda mengetahui cara kerja genset terlebih dahulu. Ini akan memudahkan Anda untuk memahami jika suatu saat terjadi kerusakan pada genset. Nah, di artikel ini akan dijabarkan seperti apa cara kerja genset. Simak yuk!

Sebelum masuk ke pembahasan cara kerja genset, Anda harus memahami dahulu komponen atau bagian-bagian dari genset. Ada beberapa bagian penting, di antaranya adalah engine, alternator, fuel system, voltage regulator, cooling and exhaust system, lubrication system, battery charger, control panel dan main assembly. Seluruh bagian tersebut akan sama-sama mendukung sehingga terjadilah proses pembuatan energi listrik.

Sederhananya, cara kerja genset adalah dengan mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. Energi pada bahan bakar diubah oleh genset menjadi energi gerak yang kemudian dijadikan energi listrik oleh alternator. Jika dilihat dari ilmu fisika, mesin dari genset akan memutar rotor dalam sebuah generator. Proses tersebut menimbulkan medan magnet tepat pada kumparan generator. Lalu medan magnet tersebut akan menjadikan rotor berputar. Di saat itulah arus listrik dihasilkan.

Genset sendiri dibagi menjadi dua, genset AC dan DC. Meski demikian, cara kerjanya hampir sama. Hanya ada sedikit perbedaan pada arus medan magnetnya. Genset akan bekerja kurang lebih sepuluh detik ketika listrik tiba-tiba padam. Sepuluh detik berikutnya, tenaga listrik akan langsung di-switch ke genset. Di saat itulah listrik, termasuk lampu, bisa bekerja kembali.

Itulah penjelasan mengenai cara kerja genset. Dengan mengetahui informasi tersebut, diharapkan Anda bisa memilih dan mengoperasikan genset dengan baik.

Kami menjual genset Intergen dengan berbagai macam mesin Eropa yang sudah terkenal memiliki kualitas yang handal. Hubungi kami segera untuk kebutuhan genset anda.