Menghitung konsumsi bahan bakar genset sangat penting untuk efisiensi operasional. Untuk menghitungnya, pertama-tama, Anda perlu mengetahui daya listrik yang dibutuhkan dan waktu operasional genset. Konsumsi bahan bakar biasanya dinyatakan dalam liter per jam (L/h) pada beban tertentu. Misalnya, genset dengan daya 10 kW mungkin mengonsumsi sekitar 2,5 liter bahan bakar per jam pada beban penuh.

Namun, beberapa faktor dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat. Komponen seperti filter udara yang kotor atau sistem injeksi yang bermasalah dapat menyebabkan genset bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar. Kotoran yang menumpuk di filter udara mengurangi efisiensi pembakaran, sedangkan sistem injeksi yang rusak dapat menyebabkan kecepatan berlebih, yang mempercepat ausnya komponen.

Untuk menjaga efisiensi, lakukan perawatan rutin seperti membersihkan filter udara dan memeriksa sistem injeksi. Pastikan bahan bakar bersih. Artikel ini membahas cara menghitung konsumsi bahan bakar genset secara detail.

Rumus Menghitung Konsumsi Bahan Bakar pada Genset

Untuk menghitung konsumsi bahan bakar genset, gunakan rumus berikut:

1. Rumus menghitung konsumsi Genset Bensin:

Konsumsi bahan bakar = 250 x Daya (kW) x Waktu (jam)
Misalnya, untuk genset 10 kW yang beroperasi 24 jam:
250 x 10 x 24 = 60.000 g/hari = 60 kg/hari
Berat jenis bensin = 0,745 kg/l
Konsumsi dalam liter = 60 / 0,745 = 80,54 liter/hari


2. Rumus menghitung konsumsi Genset Diesel:

Konsumsi bahan bakar = 194 x Daya (kW) x Waktu (jam)
Misalnya, untuk genset 10 kW yang beroperasi 24 jam:
194 x 10 x 24 = 46.560 g/hari = 46,56 kg/hari
Berat jenis solar = 0,832 kg/l
Konsumsi dalam liter = 46,56 / 0,832 = 55,96 liter/hari


3. Cara Cepat Menghitung Konsumsi Solar:

Rumus: 0.21 x Daya (kVA) x Waktu (jam)
Misalnya, untuk genset 100 kVA yang beroperasi 1 jam:
0,21 x 100 x 1 = 21 liter/jam
Dengan rumus ini, Anda dapat menghitung konsumsi bahan bakar genset dengan mudah dan akurat. Artikel ini membahas cara menghitung konsumsi bahan bakar genset secara detail.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Bahan Bakar pada Genset

Sebagai pengguna, Anda harus mengetahui cara menghemat konsumsi bahan bakar genset agar tidak boros. Zaman sekarang tidak sedikit orang-orang telah menyadari bahwa di kehidupan sehari-hari genset begitu penting. Selain itu, listrik sekarang sangat terbatas sehingga untuk tujuan komersial, misalnya, pasokannya jauh lebih sedikit.

Genset ini sebenarnya adalah seperangkat instrumen yang mampu menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Ketersediaan suplai ini sebagai alternatif saat listrik di PLN terbatas. Biasanya, alat ini banyak dijumpai pada bisnis, event besar, industri kecil maupun besar yang membutuhkan listrik sebagai sumber tenaga utamanya. 

Mengandalkan PLN untuk energi, terutama bagi operator komersial, tidaklah efektif. Hal ini karena sering hilang yang menyebabkan padam. Jika sering terjadi pemadaman listrik, proses produksi akan terhambat. Akibatnya, konsumen pasti kecewa karena tuntutannya tidak terpenuhi. Oleh karena itu, peran genset sangat signifikan di sini.

Hanya saja saat menggunakan genset perlu memperhatikan konsumsi bahan bakarnya. Alat ini terbagi menjadi beberapa jenis yang masing-masing memiliki bahan bakar yang berbeda. Ketika terlalu banyak bahan bakar yang digunakan, biayanya bahkan lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar genset untuk menekan jumlah pengeluaran.

Genset Merah

1. Jenis generator

Setidaknya ada empat jenis genset tergantung pada bahan bakar yang digunakan. Diantaranya adalah generator diesel. Seperti namanya, perangkat ini menggunakan oli atau solar. Keuntungannya adalah benar-benar bebas perawatan dan dapat bertahan dalam waktu yang relatif lama. Sehingga awet bertahun-tahun. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat membaca artikel dengan judul Mengenal Jenis-jenis Genset yang Selaras dengan Cara Kerjanya

2. Isi ulang dengan benar agar fungsi genset maksimal

Pengisian ulang yang tepat adalah faktor penghematan dalam konsumsi bahan bakar genset. Ketika Anda tidak mengisinya dengan benar, Anda dapat membuang banyak bahan bakar. Belum lagi jika tidak benar hanya akan menghasilkan listrik yang sedikit. Sehingga hal tersebut akan terbuang sia-sia. 

Oleh karena itu, cara menghemat konsumsi bahan bakar genset yang efisien adalah dengan mengisi ulang dengan benar. Setidaknya ada beberapa cara untuk mengisi ulangnya, termasuk tidak mengisi ulang saat kehabisan bahan bakar. Ini penting karena dapat dengan mudah merusak perangkat Anda. 

Belum lagi listrik sementara akan padam karena kehabisan bahan bakar. Juga, jangan mengisi ulang saat generator menyala. Karena itu akan menjadi bahaya besar. Pada intinya, penghematan bahan bakar tidak hanya terpaku pada kapasitasnya saja, tetapi juga pada cara pengisiannya. 

Dengan cara ini, Anda dapat secara efektif menerapkan cara-cara menghemat konsumsi bahan bakar genset untuk menghasilkan daya yang maksimal.

Genset Kuning

Strategi Penghematan Bahan Bakar pada Genset

Sebelum Anda mengetahui cara menghitung penggunaan solar generator. Kami akan memberikan beberapa tips tentang cara menghemat bahan bakar di genset. Yang utama adalah perawatan yang Anda lakukan pada genset itu sendiri. Hal ini sangat penting untuk diingat, karena kerusakan dapat terjadi jika tidak dirawat dengan baik. Misalnya, saat Anda menggunakan alat ini dan mengabaikan pengisian daya yang disarankan. Generator akan beroperasi melebihi kapasitasnya. 

Keadaan ini juga menyebabkan konsumsi bahan bakar yang tinggi sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan oleh mesin. Itu juga bisa dimatikan saat tidak digunakan. Saat genset menyala, posisinya pada beban rendah atau diam. Dalam keadaan ini bahan bakar akan dikurangi menjadi 20% dari kebutuhan. 

Selain itu, pada posisi ini kinerja AVR dalam stabilisasi tegangan juga sangat berat. Tidak apa-apa untuk memanaskannya kembali setiap hari. Namun, kami menyarankan untuk tidak berlebihan. Minimal 5 menit maksimal 10 menit setiap 3 hari sudah cukup. 

Cara menghitung konsumsi solar selanjutnya adalah dengan mengecek kualitas bahan bakarnya. Harga yang Anda keluarkan harus sebanding dengan kualitasnya, karena akan memberikan efek yang berbeda di kemudian hari.

Kualitas BBM yang Disarankan

Menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi adalah penting. Hindari penggunaan campuran solar dan minyak tanah. Perlu dicatat bahwa campuran apapun dapat menyebabkan kerusakan pada generator. Bukan hanya satu atau dua, bahkan hampir semua orang bisa menjadi jahat karena kebingungan ini. 

Hal yang bisa dilakukan adalah mengeringkannya terlebih dahulu. Jangan langsung masuk BBM baru. Ini sangat berguna, karena Anda tidak pernah tahu berapa banyak udara dan kelembaban yang masuk ke dalam tangki. Saat membersihkan, minimalkan pencampuran berbagai bahan.

Jadi, setelah membeli bahan bakar, tidak ada salahnya menggunakan alat khusus untuk menguji kemurniannya. Anda dapat menggunakan nomor cetane atau apa pun. Memang dibutuhkan dana yang cukup besar untuk membelinya. Namun, efek kedepannya cukup baik untuk genset dan seluruh komponen internal.

Rekomendasi Distributor Genset Terpercaya

Setelah memahami konsumsi bahan bakar Genset Diesel, inilah saatnya untuk mengambil langkah pasti. Percayakan kebutuhan Genset Anda dengan Intergen Genset, distributor terpercaya yang siap menyediakan solusi terbaik. Kunjungi kami sekarang untuk menemukan produk yang tepat dan dukungan yang tidak tertandingi.

HEAD OFFICE
Jl. Rungkut Industri III no. 45 Surabaya 60293 – Indonesia

Phone:+623199850000+6281280000195
Fax:+623199851477
Email:support@interjaya.com
Facebook:Interjaya Suryamegah
Instagram:Interjaya Suryamegah
Instagram:Intergen Genset