INTERGEN GENSET - Solusi untuk kebutuhan genset anda.

Month: August 2020

Cara Mengetahui Apakah AVR Genset Rusak

Cara mengetahui apakah AVR genset rusak sangat penting. Fungsi dari komponen ini adalah mengatur tegangan keluar atau output. Agar tetap stabil, sesuai dengan tegangan listrik yang Anda perlukan setiap hari. Bila tegangan tidak seimbang akan berpengaruh kepada peralatan elektronik Anda yang cepat rusak.

Cara kerja dari AVR ini sendiri memang tergolong rumit. Karena dipengaruhi oleh tegangan listrik bila rendah, sinyal yang akan dikirim ke gulungan exicter akan tinggi. Sebaliknya, bila tegangan dari generator tinggi. Untuk menstabilkannya AVR aan menurunkan sinyal. Sehingga, Tegangan aliran listrik dalam kondisi stabil.

Penyebab Kerusakan Pada AVR Genset

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kerusakan dari AVR genset. Bisa dari lonjakan daya yang sangat besar dan terjadi secara tiba-tiba. Hal ini menyebabkan daya kejut yang besar. Komponen ini sendiri tidak mampu menstabilkan tegangan secara mendadak. Butuh proses dan waktu untuk bisa menstabilkannya.

Cara mengetahui apakah AVR genset rusak bisa dilakukan dari faktor penyebab yang paling fatal, bisa menyebabkan kerusakan parah pada AVR adalah hubungan arus pendek. Biasanya kejadian ini terjadi karena instalasi arus listrik tidak mempunyai ketahanan isolasi yang bagus dan dalam keadaan kurang bagus.

Ada lagi masa pakai sebuah komponen. Pelajari lebih detail bagaimana penggunaan generator. Hal ini bertujuan menjaga komponen yang ada didalam AVR. Semakin keras cara kerjanya, maka keausan dan kerusakan akan cepat terjadi. Faktor ini yang membuat umur dari AVR tidak bertahan lama.

Putaran mesin yang tidak stabil kadang naik dan turun juga menjadi pemicu AVR rusak. Tidak stabilnya mesin membuat kinerja komponen ini menjadi semakin berat. Tidak menentu dan membuat kinerjanya lama-lama juga akan naik turun. Dengan begini memberikan efek kejut yang memicu kerusakan.

Beberapa faktor diatas bisa disimpulkan bahwa kinerja dari AVR sendiri sebenarnya sudah berat. Untuk bisa menstabilkannya membutuhkan waktu. Dari naik ke turun dan sebaliknya. Sehingga, perawatan AVR terbaik adalah menjaga kondisi generator agar tidak mengalami lonjakan daya besar dalam waktu cepat.

Cara Mengetahui Apakah AVR Genset Rusak

Setelah memahami apa saja yang membuat AVR rusak. Saatnya Anda mengetahui kondisi komponen ini bagaimana. Apakah dalam keadaan baik-baik saja, atau mengkhawatirkan. Ada beberapa trik dan cara yang harus Anda lakukan. Di bawah ini akan kami kupas tuntas untuk Anda.

1.     Menggunakan Multitester

Multitester ini merupakan alat bantu yang paling direkomendasikan. Caranya mengatur alat ini pada hambatan. Selanjutnya, Anda bisa cek seluruh jalur kabel yang ada di AVR. Cara mengetahui apakah AVR genset rusak atau tidak sangat mudah. Bila jalur kabel tadi terputus, maka AVR Anda bermasalah.

2.     Tegangan Mesin Genset Tidak Keluar

Cara pertama yang mudah adalah melihat dari tegangan, keluar atau tidak. Tetapi, tegangan yang tidak keluar belum tentu menunjukkan bahwa AVR Anda sedang mengalami kerusakan. Faktor yang menyebabkan tegangan tidak muncul ada banyak, tidak hanya dari komponen ini saja. Bisa karena sinyal, switch breaker terbakar.

Berbicara masalah tegangan yang tidak keluar ini, dalam bagian AVR mempunyai sekring atau fuse. Biasanya bagian ini terputus sehingga tegangan tidak keluar. Faktor ini dikarenakan karena kelebihan beban yang disebabkan karena generator itu sendiri. Sehingga, menimbulkan arus pendek pada peralatan elektronik yang terpasang di genset.

Cara mengetahui apakah AVR genset rusak bisa dilihat apakah timbul percikan api atau tidak dalam kumparan atau gulungan genset. Bila percikan api ini terjadi, tidak ada salahnya Anda langsung membawanya ke bengkel untuk diperbaiki. Faktor inilah yang bisa menimbulkan kebakaran pada genset.

Untuk mengatasinya, tidaklah sulit. Anda bisa menggunakan kuas yang masih bersih dan baru. Bersihkan area carbonbrush. Bila sudah cukup halus, tidak ada salahnya untuk mengganti carbonbrush. Jangan lupa, bersihkan pula bagian kawat dengan cutter, sampai Anda melihat kawat mengkilap dan dalam keadaan bersih.

3.     Melihat Bentuk Fisik

Cara selanjutnya adalah melihat bentuk fisiknya. Kebakaran adalah faktor yang pokok dialami oleh AVR. Dari kejadian ini, akan terlihat beberpa bagian yang pecah atau meleleh karena api yang menyala. Bila hal itu terjadi, maka AVR Anda sedang dalam kondisi tidak bagus. Harus segera ditangani serius.

Setiap unit dalam genset sebenarnya memiliki AVR. Apalagi genset dengan kapasitas lebih dari 10 KVA. Alangkah baiknya, Anda mengetahui kinerja dari komponen ini secara detail. Cara mengetahui apakah AVR genset rusak memang sedikit rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi, agar aman dan awet tahan lama.

Untuk bantuan kebutuhan genset anda, silahkan hubungi kami sebagai distributor genset intergen.

4 Sparepart Genset yang Harus Diperhatikan untuk Segala Kondisi

Sparepart genset yang harus diperhatikan dalam melakukan perawatan memang sangat penting. Fungsi dari genset ini sendiri adalah mengalirkan arus listrik agar peralatan rumah tangga Anda bisa digunakan. Agar mencapai fungsinya dengan baik, Anda perlu memperhatikan sparepart didalamnya. Tujuannya genset ini bisa bertahan lama.

Dalam genset, sparepart paling penting adalah mesin. Bila kerusakan pada komponen ini terjadi, maka seluruh aktivitasnya akan terhenti dengan sendirinya. Dari mesin ini yang akan menentukan kapasitas dan kekuatan. Ada beberapa jenis yang ditentukan dari bahan bakar yang digunakan. Pemeriksaan berkala sangat diperlukan.

Macam-Macam Komponen Genset Beserta Fungsinya

Tidak hanya mesin saja yang harus Anda perhatikan dalam melakukan perawatan Genset. Masih banyak sparepart penting lainnya yang harus diperhatikan. Karena, mempunyai fungsinya tidak kalah penting. Berikut ini, akan kami sampaikan beberapa sparepart genset yang harus diperhatikan selain mesin.

  1. Altenator

Perangkat lain yang tidak kalah pentingnya adalah Altenator. Sebagai penghantar mengubah mekanik menjadi listrik. Saat Anda bongkar, ada dua komponen utama didalamnya. Ada rotor dan strator keduanya memiliki peran membuat medan magnet untuk menggerakkan generator. Berikut cara pengecekan komponen ini.

Penglihatan

Dalam Altenator Anda sudah dilengkapi dengan indikator. Coba cek secara berkala apakah mati atau masih hidup. Bila indikator mati, ada hal yang tidak berfungsi dengan baik. Anda bisa naikkan rpm mesin dengan bearing. Cek juga v belt, bila longgar maka segera mungkin untuk dikencangkan.

Suara

Sparepart Genset yang harus diperhatikan selanjutnya, Anda bisa mendengarkan suaranya. Bila terdengar berisik itu pertanda bearing kering, bisa juga sebagai pertanda akan rusak, atau dioda reticfier mati. Jika, Altenator mengeluarkan bunyi, tidak ada salahnya untuk dibawa ke bengkel. Agar dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Menggunakan Alat

Pengecekan terakhir bisa menggunakan alat. Ada beberapa tahapan yaitu medan magnet yang dilakukan pada saat mesin mati dan hidup. Ada lagi Voltase yang bisa memperkirakan apakah altenator bermasalah atau tidak. Terakhir Ampere, bila angka berubah naik maka, kondisinya masih bagus.

  1. AVR

Sparepart Genset yang harus diperhatikan selanjutnya adalah AVR singkatan dari Automatic Voltage Regulator. Mempunyai fungsi menjaga keseimbangan tegangan listrik yang bisa berubah-ubah saat genset menyalurkan aliran listrik ke berbagai perabotan rumah tangga. Fungsi komponen ini sangat penting menjaga perangkat elektronik Anda.

Kerusakan pada AVR menyebabkan korsleting listrik. Hal ini disebabkan karena keausan dari beberapa komponen. Sehingga, arus listrik yang seharusnya bisa mengalir, akan terputus dengan sendirinya. Hal yang paling berbahaya adalah memicu genset Anda mengalami kebakaran atau bahkan mampu meledak.

  1. Baterai

Baterai atau aki ini mempunyai fungsi sebagai pemicu agar menghasilkan listrik. Apalagi, untuk menyalakan genset saat pertama kali. Biasanya, baterai akan mati dan saat digunakan akan otomatis penuh dengan sendirinya. Pengecekan baterai juga penting terutama permukaan air elektrolit.

Bila mendekati low maka, tidak ada salahnya untuk menambah airnya. Cek secara berkala apakah ada kerak atau tidak. Bila ada cuci dengan menggunakan air panas sampai bersih. Sparepart genset yang harus diperhatikan selanjutnya adalah baut penghubung. Bila kendor, segera mungkin dikencangkan.

  1. Control Panel

Komponen lain yang tidak kalah penting adalah Control Panel. Fungsinya sebagai pusat kontrol yang bisa digunakan untuk mengoperasikan genset. Mempunyai beberapa bagian dengan tugas yang berbeda-beda. Seperti, area kontrol yang mampu mengontrol arus listrik yang bentuknya, ampere, voltase, dan frekuensi.

Ada bagian pengamanan yang berfungsi untuk mengamankan keadaan genset. Sebagai contoh saat genset Anda kehabisan air radiator atau temperatur terlampau tinggi. Dengan adanya fungsi pengaman ini, genset bisa langsung mati secara otomatis. Biasanya, ada masalah serius terjadi pada genset. Anda bisa segera bawa ke bengkel.

Bagian meter yang difungsikan untuk mengukur parameter di genset. Seperti, tekanan oli, suhu, dan RPM. Selanjutnya, Auto yang berfungsi untuk menyalakan dan mematikan genset otomatis. Sehingga, saat listrik dari PLN mati secara otomatis genset akan menyala. Begitu pula sebaliknya bila listrik sudah menyala otomatis mati.

Komponen-Komponen penting ini bisa Anda lakukan pengecekan minimal 1 minggu sekali, bila penggunaannya setiap hari. Bila tidak sering digunakan, bisa dilakukan setiap 5 kali mesin hidup. Sparepart genset yang harus diperhatikan harus detail dan pahami benar bagaimana cara merawatnya dengan baik.

Jika ada membutuhkan layanan solusi genset untuk kebutuhan rumah, kantor, atau gudang anda, silahkan hubungi kami sebagai distributor genset intergen.

3 Tips Membeli Genset Bekas yang Bagus untuk Semua Keperluan

Ada beberapa tips membeli genset bekas yang bisa Anda jadikan panduan sebelum membeli. Mengingat saat ini harga genset baru sangat mahal. Sebenarnya, saat ini sudah banyak industri yang memilih untuk sewa. Tetapi, untuk kebutuhan rumah tangga, sewa bukanlah solusi terbaik. Alternatifnya adalah membeli genset bekas.

Tidak semua merek bekas mempunyai kualitas kurang baik. Terkadang, Anda bisa mendapatkan kualitas yang jauh lebih baik daripada beli baru. Seperti merek genset ternama yang terkenal mahal. Bila dijual bekas, harganya akan sama dengan produk genset kelas menengah. Tetapi, perhatikan dulu komponen didalamnya.

Tips Membeli Genset Bekas Agar Tidak Tertipu

Sebelum Anda membeli genset bekas, tidak ada salahnya bertanya kepada penjual mengenai garansi yang diberikan. Karena produk bekas, pasti Anda tidak akan mendapatkan garansi 1 tahun sampai 5 tahun. Tetapi, setidaknya penjual bisa memberikan garansi minimal 1 minggu sampai 3 bulan setelah dibeli.

Pemberian garansi ini sangat penting. Salah satunya menghindari permainan penjual yang terkadang nakal. Biasanya, genset yang ada di toko sudah dimodifikasi agar saat uji test terlihat baik. Tetapi, saat digunakan di rumah selama beberapa hari mulai menunjukkan aslinya. Inilah fungsi dari garansi yang diberikan.

Sehingga, setelah membeli alangkah baiknya langsung digunakan setidaknya 3 hari berturut-turut. Selanjutnya, diam kan sehari dan gunakan lagi. Bila masih bagus, biasanya kondisinya juga baik. Bukan hanya soal garansi saja, Anda juga harus perhatikan beberapa hal seperti yang kami rekomendasikan dibawah ini.

  1. Perhatikan Merek Genset yang Akan Dibeli

Tips membeli genset bekas pertama yang bisa Anda lakukan adalah menanyakan tentang merek dan sejarah produk. Bila produk tersebut adalah sebuah merek ternama, Anda bisa mencari tahu langsung diinternet mengenai produk tersebut. Keunggulan dan kekurangan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.

Walaupun, sudah bekas keunggulan dan kekurangan sebuah produk tetap melekat selamanya. Usahakan keunggulan yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kemudian, perdalam lagi soal suku cadang yang digunakan. Saat masa garansi habis, Anda harus melakukan perawatan sendiri dan penggantian sendiri.

Bila suku cadangnya mudah, Anda bisa dengan mudah pula untuk membelinya. Teknik perawatan terbaik adalah segera mungkin mengganti yang rusak. Dari sini, bisa diperkirakan berapa biaya perawatan genset. Hal ini penting diperhatikan untuk para pengusaha terutama industri yang berhubungan langsung dengan aliran listrik dan genset.

  1. Lakukan Pemeriksaan Secara Detail

Setelah mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan. Saatnya Anda langsung memeriksa secara detail sebelum bertanya bagaimana genset tersebut. Cek beberapa komponen seperti arus kelistrikan. Kabel atau sparepart lain yang bisa dilakukan. Jangan terburu-buru karena proses ini sangat penting sebelum membeli agar tidak tertipu.

Tips membeli genset bekas selanjutnya melihat perangkat mekanisnya. Anda bisa lihat apakah genset ini sudah mengalami, korosi, kelelahan. Atau ada komponen yang perlu diganti atau tidak. Bila harus diganti konsultasikan dengan penjual, soal harga dan di mana membelinya. Dari sini, Anda bisa mempertimbangkan soal harga.

Anda bisa meminta penjual atau pabrikan untuk melakukan tes beban. Pemeriksaan yang tidak kalah pentingnya. Melihat output frekuensi yang tepat, indikator apakah berjalan dengan baik. Bagaimana daya listriknya, Anda bisa meminta untuk dilakukan pengulangan selama 3 kali, agar hasilnya tepat dan tepercaya.

  1. Sebaiknya Bertanya Bagaimana Cara Penjual Merawat Gensetnnya

Rekomendasi terakhir yang kami berikan adalah bertanya kepada pabrik atau penjual terutama soal perawatan. Hal yang harus diperhatikan adalah siapa yang melakukan perawatan. Apakah dia seorang mekanik bersertifikat atau tidak. Karena, orang ahli biasanya lebih paham secara detail, daripada orang berpengalaman.

Mekanik bersertifikat lebih paham bagaimana genset bekerja dan harus bagaimana bila terjadi masalah. Selanjutnya, cobalah tanya usia dari genset yang akan Anda beli. Bila usianya lebih dari 15 tahun. Kami sarankan untuk tidak melanjutkan transaksi. Bagi Genset usia tersebut sudah tergolong sangat tua.

Pengaruh terbesarnya ada di suku cadang bila suatu saat genset ini mengalami kerusakan. Coba cek odometer yang ada di genset, alat ini bisa mengukur seberapa sering digunakan. Apakah bertahap terus menerus, atau hanya dalam posisi siaga. Hal ini akan mempengaruhi tingkat keausan produk. Usahakan untuk cek suhu temperatur genset jangan sampai terlalu rendah atau tinggi. Genset yang baik berada di bawah 95 – 90 derajat pada saat beban maksimal. Tips membeli genset bekas ini bisa Anda lakukan baik untuk keperluan rumah tangga atau industri.

5 Jenis Genset Yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli

Jika Anda berencana membeli genset maka ketahui dulu jenis dan macam genset yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya seperti daya kekuatan yang Anda butuhkan karena generator jual dengan output daya yang diukur dalam watt. Jadi sebelumnya Anda perlu menghitung watt total yang Anda butuhkan.

Anda perlu melebihkan sedikit daya genset dari total yang Anda butuhkan pada peralatan Anda untuk berjaga-jaga jika membutuhkan pemasangan alat elektronik lainnya sewaktu-waktu. Jangan lupa pula untuk memilih jenis generator yang sesuai misalnya seperti tipe portable, home stand by generator hingga generator inverter.

Memang generator portable lebih disukai karena memiliki harga yang cenderung lebih murah atau lebih terjangkau. Namun generator portable biasanya juga menghasilkan gas karbon monoksida yang jauh lebih banyak sehingga Anda pun harus lebih berhati-hati dan menghindari ruangan tertutup saat memakainya.

Selain mengetahui jenis generator yang sesuai maka Anda perlu mengetahui pula jenis atau macam-macam genset. Karena jenis dan macam genset cukup variatif serta memiliki fitur-fitur yang berbeda. Sehingga bisa Anda sesuaikan dengan kepentingan Anda saat menggunakan genset itu sendiri.

  1. Genset Turbin

Genset turbin sendiri adalah salah satu genset yang menggunakan penggerak turbin yang mana akan digerakkan dengan berbagai sumber daya yang ada. Misalnya seperti type genset turbin air yang menggunakan sumber daya penggerak yaitu air. Ada pula genset turbin angin dengan sumber penggerak yaitu angin.

Hingga genset turbin uap yang menggunakan sumber daya penggerak uap dan beragam genset jenis turbin lainnya. Sehingga lebih baik Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda, apakah untuk keperluan perusahaan atau kebutuhan pribadi. Lalu apakah genset turbin lebih menguntungkan untuk Anda atau sebaliknya.

  • Genset Tenaga Surya

Ada pula genset tenaga surya yang merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan energi dari sinar matahari. Sejenis ini adalah jenis genset terbaru Karena sangat ramah lingkungan dan tidak merugikan. Bahkan genset tenaga surya juga sudah ada dalam bentuk portable namun ada pula yang masih berukuran besar.

Genset tenaga surya ini akan tersambung secara otomatis dengan panel surya untuk menangkap energi dari panas matahari. Sehingga ketika cuaca panas maka energi akan tersimpan pada genset dan siap digunakan. Yang sejenis ini bisa digunakan untuk kebutuhan perusahaan ataupun pribadi karena sangat simple.

  • Genset dengan Bahan Bakar Gas

Selain jenis dan macam genset yang menggunakan sumber daya alam secara langsung ada pula genset dengan bahan bakar gas. Genset dengan bahan bakar gas yang satu ini bisa menggunakan LPG yaitu singkatan dari liquified petroleum gas. Bisa juga menggunakan compressed natural gas atau disingkat CNG.

CNG adalah pengganti alternatif terbaru dari bahan bakar gas LPG sehingga bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau. Seperti yang Anda tahu cng adalah gas yang terbuat dari kotoran hewan sehingga membuat Anda hanya membutuhkan anggaran lebih sedikit dibanding bahan bakar gas LPG.

  • Genset dengan Bahan Bakar Bensin

Ada pula genset dengan bahan bakar bensin. Genset jenis ini bisa menghasilkan daya yang kecil tidak seperti genset diesel. Bahkan genset dengan bahan bakar bensin juga berbentuk portable dan mudah untuk dibawa kemanapun sehingga sangat disarankan untuk penggunaan pribadi.

Jadi jika ditinjau dari segi kegunaannya maka genset dengan bahan bakar bensin ini biasanya memang digunakan untuk lingkup yang lebih kecil. Terutama untuk keperluan rumah tangga ataupun kantor yang memiliki ruang kerja kecil. Tak heran jika genset dengan bahan bakar bensin sangat sering Anda temui.

  • Genset dengan Bahan Bakar Diesel

Jenis dan macam genset lainnya adalah yang bersumber dari bahan bakar diesel. Genset dengan jenis ini biasanya adalah genset yang bisa dikatakan favorit banyak orang karena memiliki kelas dengan daya watt yang kecil hingga besar. Selain itu genset dengan bahan bakar diesel juga memiliki banyak sekali tipe.

Hal tersebut karena banyak orang yang beranggapan bahwa mesin diesel merupakan salah satu mesin yang mudah dalam perawatannya bahkan juga lebih hemat. bahan bakar diesel pun hingga saat ini tetap menjadi energi alternatif yang menggunakan energi biodiesel dengan banyak varian.

Ciri sebelum melakukan pembelian genset memang banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan. Apalagi masing-masing genset juga memakai bahan bakar yang berbeda jadi lebih baik beli lagian saya dengan bahan bakar yang mudah didapatkan. Dari uraian jenis dan macam genset di atas bisa membuat Anda mendapatkan genset yang tepat.

Sebagai distributor genset, kami menjual genset yang sudah dipercayai kualitas dan mutunya.

4 Langkah Cara Mematikan Genset

Cara mematikan genset dan menghidupkannya merupakan sesuatu hal yang penting untuk dipelajari. Hal ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jika Anda melakukannya tanpa pengetahuan, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akhirnya, ini bisa merugikan semua pihak.

Memang tidak ada hal yang spesial untuk mematikan genset. Namun, ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui terkait dengan penggunaan genset. Jika hal ini dipahami dengan baik, maka genset yang Anda miliki bisa bekerja dengan lebih optimal dan awet / tidak cepat rusak.

Cara untuk Mematikan Genset Dengan Baik dan Benar

Setelah selesai menggunakan genset, Anda harus mematikannya dengan baik. Bagaimana cara mematikannya? Simak beberapa langkah mudah berikut ini.

  1. Jangan langsung mematikan usai menggunakannya

    Cara mematikan genset yang baik adalah tidak langsung mematikan setelah Anda menggunakannya. Ini merupakan teknik penggunaan genset yang baik dan dianjurkan. Jika langsung mematikannya, kemungkinan ada komponen-komponen di dalam genset yang akan rusak.
  2. Pastikan komponen listrik sudah tidak tersambung

    Langkah selanjutnya, Anda harus memastikan bahwa semua komponen listrik dengan genset sudah tidak tersambung lagi. Ini merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.

    Jangan sampai lengah ketika memeriksa hal ini. Jika beberapa komponen masih tersambung, maka komponen di dalam genset pun bisa mengalami kerusakan. Jadi, selalu pastikan semua komponen listrik yang tersambung dengan genset benar-benar telah dicopot.
  3. Matikan dengan prosedur yang tepat

    Kedua langkah di atas merupakan prosedur yang paling tepat dalam mematikan genset. Jika Anda menjalankannya dengan baik, maka genset akan bisa digunakan dengan lebih optimal. Genset pun bisa digunakan dengan lebih awet.
  4. Simpanlah di tempat yang aman

    Langkah terakhir yang paling penting untuk diperhatikan adalah meletakkan genset yang telah dimatikan di tempat yang aman. Jangan meletakkan genset di tempat yang begitu terbuka dan mudah dijangkau anak-anak. Dengan meletakkannya di tempat aman, komponen di dalam genset pun akan lebih terjaga keamanannya.

Pastikan semua prosedur dalam mematikan genset telah dilakukan dengan optimal. Jangan ragu untuk meminta pengawasan jika Anda masih ragu-ragu karena masih terbilang baru dalam mengoperasikan genset.

Hal-hal Penting Sebelum Mematikan Genset

Cara mematikan genset di atas memang sangat penting dipelajari. Selain itu, Anda juga harus paham beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum mematikan genset. Dengan memperhatikan beberapa hal berikut, Anda akan terhindar dari bahaya-bahaya yang mungkin bisa terjadi.

  • Bahaya karbon monoksida

Merupakan pembuangan sisa bahan bakar dari genset. Seperti yang Anda ketahui, kandungan gas ini memang beracun. Gas ini tidak bisa Anda lihat dan tidak bisa Anda cium. Namun demikian, menghirup gas ini memang sangat berbahaya. Maka, sebisa mungkin operasikanlah genset dengan baik.

Operasikan genset di luar ruangan. Jangan menggunakan benda ini dalam rumah, garasi, atau bahkan ruang bawah tanah. Pastikan Anda tidak mengoperasikannya di dekat jendela. Jika tidak sengaja menghirup gas monoksida, segeralah keluar untuk menghirup udara segar.

  • Sengatan listrik

Cara mematikan genset agar terhindar dari sengatan listrik bisa dilakukan melalui beberapa cara. Jangan menggunakan genset dalam keadaan tangan yang basah. Periksa semua komponen listrik  dan pastikanlah semua komponen bisa bekerja dengan baik.

  • Bahaya kebakaran dan terbakar

Penggunaan genset yang tidak pas juga bisa menyebabkan bahaya kebakaran. Maka, jangan pernah meletakkan generator di dekat benda yang mudah terbakar. Jauhkan benda yang mudah terbakar seperti kayu, kain, atau pun kertas dari tempat penyimpanan atau pengoperasian generator.

  • Pengisian bahan bakar dengan hati-hati

Ini merupakan hal yang kadang disepelekan. Pengisian bahan bakar untuk mengisi genset harus dilakukan dengan penuh hati-hati. Jangan pernah mengisi bahan bakar ketika genset sedang beroperasi. Ini memungkinkan terjadinya kebakaran.

Ketika Anda melakukan pengisian bahan bakar, lakukanlah di luar ruangan. Jangan pernah merokok ketika sedang melakukan pengisian bahan bakar genset. Terakhir, isilah bahan bakar secukupnya dan tidak sampai berlebihan.

Sudah jelas bukan? Cara mematikan maupun menghidupkan harus diperhatikan dengan baik. Begitu pula dengan beberapa hal penting di atas harus diperhatikan agar setiap orang tidak ceroboh dalam menggunakan genset. Pastikan cara mematikan genset dan beberapa hal penting di atas telah dipahami dengan baik dan hati-hati.

Jika anda membutuhkan genset, kami menjual genset Intergen yang sudah dipercayai kualitas dan mutunya.

Tips Membeli Genset Bekas

Genset memang sudah jadi menjadi kebutuhan primer, terutama bagi mereka yang hidup di perkotaan atau perkantoran. Memiliki genset bukan perkara mudah. Salah satu faktor utamanya adalah harga yang tidak murah. Rata-rata genset baru dipatok kurang lebih belasan juta.

Akan tetapi ada beberapa cara untuk mengakali perkara tersebut. Salah satunya dengan adalah membeli genset bekas atau second. Sebelum Anda membeli genset bekas, pastikan telah membaca 5 tips berikut, ya. Agar tidak salah beli dan mengeluarkan uang dengan percuma.

1. Pastikan dari merek memang telah terjamin

Terdapat berbagai merek dari genset. Masing-masing merek tersebut juga mencerminkan kekuatan dan kualitas genset. Dilansir dari berbagai laman, genset dengan mesin dan merek Eropa dikenal lebih terjamin dan tahan lama. Kami menjual Genset Intergen dengan mesin Eropa yang terkenal handal.

2. Tanyakan dahulu, berapa lama genset telah digunakan

Menanyakan waktu pemakaian genset juga sangat diperlukan. Hal ini bisa Anda gunakan untuk mengira-ngira apakah genset tersebut masih bisa berjalan dengan baik. Catat, hindari genset dengan pemakaian lebih dari 15 tahun ke atas. Hal ini akan menyusahkan Anda untuk mencari spare part jika suatu saat dibutuhkan.

3. Sebelum benar-benar membeli, minta penjual untuk mengetesnya

Menguji genset diperlukan untuk melihat seberapa optimal daya genset yang akan Anda beli. Mintalah penjual untuk mencoba dan pastikan genset mampu dibebani kurang lebih 80% dari kapasitas yang tertulis. Cobalah sampai Anda yakin bahwa genset dalam keadaan baik.

4. Periksa kekurangan, termasuk komponen yang rusak

Barang yang dijual kembali pasti memiliki kekurangan. Pastikan penjual dari genset yang akan Anda beli bersikap terbuka dan transparan.

5. Sepakati garansi

Menyepakati garansi sangat perlu dibicarakan jika ingin membeli genset second. Garansi pembelian kedua biasanya memang tidak lama. Idealnya adalah 1 hingga 3 bulan.

Itulah 5 tips yang bisa Anda catat sebelum membeli genset second atau bekas. Jangan sampai uang yang Anda keluarkan menjadi sia-sia. Jika Anda belum yakin, Anda bisa mendiskusikan dengan kami untuk lebih memahami.