banner intergen genset

Category: Tips Genset Halaman 2 Page 2 of 3

Apa itu AVR dan fungsinya di Genset?

Saat ini kebanyakan genset pasti memiliki AVR, namun tidak sedikit para pemilik mesin ini yang belum mengetahui pengertian dari AVR serta fungsi AVR di genset. Apabila anda merupakan salah satunya, kami akan membahas mengenai pengertian dari AVR juga beserta fungsinya.

AVR ini adalah bagian yang paling penting di suatu generator set karena memiliki pengaruh besar pada kinerja alat pembangkit listrik tersebut. Maka dari itu, anda harus mengetahui  bagian paling penting ini agar dapat menggunakan generator tersebut dengan baik dan benar sehingga mengurangi kerusakan atau kesalahan pada generatornya.

Ketika mengetahui definisi AVR beserta fungsinya maka anda akan lebih mudah untuk memperbaiki alat pembangkit listrik atau generator set tersebut ketika terjadi suatu masalah atau kerusakan secara mendadak. Karena memang dengan memahami bagian ini maka bagian lainnya juga tentu akan dipahami secara tidak sadar.

Dikarenakan bagian ini merupakan bagian paling penting dibandingkan bagian lainnya, maka sebelum membahas fungsi AVR akan menjadi lebih baik jika anda mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Dengan begitu anda juga akan lebih mudah dan lebih mengerti ketika mencoba untuk memahami fungsinya karena memahami dasarnya lebih dulu.

Pengertian Atau Dasar AVR

AVR sendiri sebenarnya kependekan dari Automatic Voltage Regulator. Bagian atau komponen ini adalah bagian terpenting yang mengatur kinerja juga usia dari generator set itu sendiri. Jika diibaratkan pada makhluk hidup, bagian ini dapat dikatakan sebagai jantungnya atau bagian yang paling penting dalam suatu kehidupan.

Jika bagian tersebut mati atau tidak lagi dapat berfungsi, maka bagian lainnya juga tentu ikut mati atau tidak dapat berfungsi juga. Maka dari itu sangat penting sekali untuk menjaga, melindungi, dan juga kunci keberlangsungan hidup ini jika memang masih membutuhkannya.

Namun jika dilihat dari kebutuhan masyarakat pada listrik, tentu generator set ini akan selalu dibutuhkan sampai kapan saja. Karena listrik merupakan suatu hal yang memiliki peranan sangat besar dalam kehidupan manusia di zaman saat ini. Saat ini merupakan zaman modern di mana hampir seluruh kehidupannya memakai energi listrik.

Jika dalam satu hari saja tidak terdapat energi listrik di seluruh dunia, maka kehidupan saat ini akan hancur atau berakhir. Maka dari itu, penting untuk memiliki alat pembangkit listrik ini. Lalu apa fungsi AVR (Automatic Voltage Regulator) ini sehingga harus diperhatikan dengan sangat serius?

Berikut Fungsi dari AVR di Genset

Fungsi AVR utama yaitu menyeimbangkan voltage tegangan listrik dalam suatu generator set atau alat pembangkit listrik itu sendiri ketika dihadapkan pada beban listrik yang selalu berubah atau tidak stabil. Anda tentu sudah mengerti bahwa arus listrik yang tidak stabil akan memberikan dampak negatif.

Dampak negatif tersebut tidak hanya terjadi pada generator setnya saja namun juga pada seluruh perangkat elektronik yang terhubung dengan alat pembangkit listrik, seperti tv, komputer, radio, kulkas, dan lain sebagainya. Misal secara dasar komputer hanya butuh tegangan sebesar 230 Volt maka daya listrik yang harus diberikan juga sebesar 230 volt.

Tetapi karena output dari genset tidak stabil sehingga mengeluarkan tegangan listrik kurang dari 230 voltage. Maka beberapa komponen pada komputer terutama power supplynya akan terdapat beberapa kerusakan karena kurangnya tegangan listrik yang dibutuhkan. Tentu perangkat lain yang terhubung dengan genset juga akan terdapat kerusakan.

Tetapi jika alat pembangkit listrik atau genset itu memiliki Automatic Voltage Regulator, maka kejadian itu bisa diminimalisir hingga perangkat yang terhubung dengannya menjadi lebih aman dari kerusakan. Oleh karena itu, fungsi AVR ini sangat berguna ketika genset digunakan di saat PLN melakukan pemadaman listrik.

Cara Kerja Automatic Voltage Regulator

apa itu avr, cara kerja dan fungsi avr

Setelah mengetahui penjelasan tentang AVR juga beserta fungsi AVR di genset atau generator set, maka selanjutnya yaitu mengetahui cara kerja dari bagian paling penting ini. Pada umumnya terdapat tiga langkah utama supaya bagian ini dapat berfungsi dengan maksimal. Langkah tersebut juga dapat digunakan untuk memeriksa apakah AVRnya berfungsi atau tidak.

Langkah pertama yaitu ketika mesin dinyalakan. Lalu langkah kedua gulungan utama genset akan memulai bekerja dan tegangan mulai diperoleh. Gulungan tersebut merupakan komponen yang memiliki sensor sehingga berperan sebagai pembaca seberapa besar tegangan yang dihasilkan. Dan langkah terakhir yaitu AVR akan mengirimkan sinyal pada exciter.

Pada saat output atau tegangan yang dihasilkan  itu tinggi, maka sinyalnya akan menunjukkan penurunan pada tegangan atau output tersebut. Begitu juga jika terjadi sebaliknya sampai arus atau tegangan listrik yang dikeluarkan oleh generator set benar-benar stabil sehingga seluruh perangkat aman.

Itu merupakan pengertian juga fungsi dari automatic voltage regulator yang perlu anda ketahui. Dengan demikian anda pasti menyadari bahwa fungsi AVR ini memiliki peranan atau dampak sangat besar bagi genset dan juga perangkat lainnya.

Bagaimana Cara Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar Generator?

Tingginya konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan generator membuat para pengguna genset mencari tahu bagaimana cara mengurangi konsumsi bahan bakar generator ini. Jika anda juga termasuk salah satunya, maka anda telah berkunjung ke situs yang tepat. Di sini akan terdapat cara agar penggunaan bahan bakar generator tidak begitu banyak.

Seperti yang diketahui bahwa penggunaan generator ini semakin populer karena memang memberikan banyak manfaat. Apalagi ketika PLN melakukan pemadaman listrik sementara dan dilakukan secara mendadak. Generator tersebut sangat berguna pada saat kejadian itu terjadi sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa meski PLN memadamkan listrik.

Namun mengingat penggunaan minyak yang sangat boros telah membuat banyak pengguna generator ini menjadi berpikir dua kali untuk menggunakannya. Sebenarnya hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan lagi, karena saat ini terdapat banyak cara mengurangi konsumsi bahan bakar generator. Dengan begitu anda dapat lebih leluasa untuk menggunakan generator.

Terlebih lagi, harga minyak selalu meningkat setiap tahun. Traffic atau lalu lintas perdagangan minyak dunia merupakan pengaruh utama dalam kenaikan harga tersebut. Meski begitu, pemanfaatan generator set tetap harus dilakukan dengan prima dan tidak boleh berhenti di tengah-tengah.

Cara Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar Generator

Generator set tentu membutuhkan banyak pasokan minyak untuk dapat digunakan. Belum lagi jika generator tersebut memang digunakan sebagai pendukung pekerjaan yang mana akan membutuhkan kapasitas besar setiap hari. Oleh karena itu, mengutamakan kinerja juga diklaim efektif untuk mengurangi pengeluaran listrik yang jika biasanya besar.

Untuk cara mengurangi konsumsi bahan bakar generator ini sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu merawatnya dengan sangat baik dan rutin seperti menjaga kebersihannya, mengganti sparepart yang sudah lama atau aus, memeriksa oli secara berkala, merawat sistem pendinginnya, memeriksa sistem kontrol, selalu memeriksa aki, dan lain sebagainya.

Menjaga kebersihan generator dari kotoran seperti debu atau sampah yang dapat menghambat mesin, tentu sedikitnya akan mengurangi penggunaan bahan bakarnya. Lalu perlu diingat bahwa dalam proses penggantian sparepart pastikan Anda memakai sparepart orisinil sesuai dengan merek. Sparepart juga memiliki pengaruh dalam penggunaan bahan bakar.

Selanjutnya pastikan anda melakukan pengecekan teratur terhadap olinya. Karena jika oli generator tidak terpantau, maka kemungkinan terburuknya tidak hanya mengonsumsi banyak minyak namun juga dapat menyebabkan generator tersebut tidak dapat digunakan lagi atau rusak. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terjadi pada generator bukan?

Oleh karena itu, selalu cek oli juga bagian generator lainnya. Atau artinya anda harus selalu melakukan perawatan pada generator tersebut. Merawatnya dengan baik dan benar juga merupakan salah satu cara mengurangi konsumsi bahan bakar generator. Namun tentu tidak hanya itu saja caranya.

Sebenarnya jika anda ingin memiliki generator yang menggunakan bahan bakar tidak terlalu banyak, anda harus melakukan pertimbangan sebelum melakukan pembelian pada generator tersebut. Jika sudah membeli satu-satu nya cara agar generator tersebut tidak mengalami peningkatan penggunaan bahan bakarnya yaitu dengan merawatnya secara teratur.

Jenis Genset Berdasarkan Bahan Bakar

Genset juga memiliki beberapa tipe yang berbeda-beda sesuai dengan jenis bahan bakarnya. Beda bahan bakarnya tentu juga memiliki spesifikasi genset yang berbeda. Pada umumnya terdapat 4 tipe genset yaitu genset dengan bahan bakar solar, bensin, gas LPG, juga genset turbin. Keempat generator tersebut tentu memiliki spek berbeda-beda.

Tipe genset yang memiliki tenaga paling besar yaitu tipe turbin. Generator set turbin ini dapat menghidupkan listrik satu kampung bahkan lebih. Sedangkan genset yang memakai gas LPG merupakan paling mahal di antara jenis genset lainnya. Untuk solar ini juga mengeluarkan daya atau tenaga yang cukup lumayan.

Jenis bahan bakar juga merupakan hal penting untuk diperhatikan karena dengan begitu maka keuangan anda akan lebih hemat jika memilih bahan bakar secara tepat. Sehingga anda masih harus memperhatikan banyak hal agar bisa mencapainya.

Cara Mendapatkan Generator Set Sesuai Kebutuhan

Seperti penjelasan sebelumnya bahwa untuk dapat mengurangi penggunaan bahan bakar yaitu dengan cara mempertimbangkan hal penting sebelum membeli generator. Pertimbangan pertama yaitu anda harus dilakukan yaitu menghitung kebutuhan listrik rumah atau tempat di mana genset akan digunakan. Setelah itu pilihlah genset yang mempunyai daya 10% lebih besar dari total kebutuhannya.

Lalu pastikan genset yang akan dipilih memiliki sparepart di toko terdekat mana saja. Atau dengan kata lain pastikan genset pilihan tersebut memiliki sparepart yang mudah ditemukan di mana saja. Sehingga anda akan lebih mudah untuk melakukan perawatan pada generator tersebut.

Terakhir adalah pastikan mesin generator tersebut mengeluarkan suara yang mulus atau tidak berisik agar tidak mengganggu sekitar saat digunakan. Selain itu juga biasanya generator set yang mengeluarkan suara halus itu pastinya berkualitas baik. Hal tersebut juga merupakan cara mengurangi konsumsi bahan bakar generator karena mesinnya berkualitas.

baner genset cummins

Tips dan Trik Memilih Genset Sesuai Kebutuhan

Genset memiliki peran yang penting untuk mengantisipasi jika terjadi suatu masalah pada PLN. Ketika listrik PLN tiba-tiba bermasalah sehingga melakukan pemadaman sementara, di sini genset berfungsi sebagai penghasil listrik sementara. Berikut kami berikan beberapa panduan cara memilih genset sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jika saat ini sedang ingin membeli salah satu jenis genset, maka Anda telah berkunjung ke website yang tepat. Kami akan menjelaskan beberapa tips dan trik memilih genset yang pas bagi kebutuhan Anda sehingga genset tersebut akan selalu bermanfaat dan berfungsi sesuai dengan harapan sebelumnya.

Memilih genset
Source : https://www.freepik.com/

Apa itu Genset

Sebelum membaca lebih lanjut lebih baik Anda membaca lebih dulu mengenai pembahasan apa itu genset. Genset sendiri kepanjangannya adalah generator set, ini artinya suatu perangkat yang dibentuk, dirangkai atau dirakit dari pembangkit listrik dan dilengkapi dengan mesin penggerak untuk memproduksi tenaga listrik dalam daya tertentu. Di dalam mesin genset pada umumnya ada motor sebagai salah satu komponen utamanya. Jadi sederhananya generator set yaitu alat yang bisa memproduksi listrik.

Alat ini diciptakan pertama kali pada tahun 1830an oleh seseorang bernama Michael Faraday. Awalnya alat ini memiliki bentuk ā€œUā€ yang diproduksi dari kawat besi lalu dililit ke gulungan kawat.

Generator pertama tersebut diberi nama Generator Cakram Faraday. Sedangkan dalam generator set saat ini hanya memiliki dua komponen utama yaitu stator (komponen diam) dan rotor (komponen bergerak). Lalu, genset tersebut juga terbagi menjadi dua jenis menurut arus listriknya yaitu Generator Listrik Alternator atau AC juga Generator Listrik Dinamo atau DC.

Baca juga: Komponen Pada Genset dan Fungsinya

Tipe Genset Berdasarkan Bahan Bakar

Tipe generator set juga dibedakan lagi berdasarkan jenis bahan bakarnya. Beda bahan bakar, beda kualitas juga tentunya. Oleh karena itu, sebelum memilih genset yang berkualitas ketahui jenis bahan bakar yang dipakai. Berikut beberapa tipe genset berdasarkan bahan bakarnya.

Solar

box rangka peredam suara genset
Source: free3d.com

Alat pembangkit listrik yang memakai bahan bakar solar disebut genset diesel. Solar merupakan bahan bakar utama untuk menggerakan mesin alat pembangkit listrik jenis ini. Generator set jenis ini mengeluarkan daya lumayan besar dimulai dari 10 KVA sampai dengan 100 KVA.

Bensin

mesin genset bahan bakar bensin
Source: istockphoto.com

Alat pembangkit listrik ini pada umumnya digerakan dengan memakai bahan bakar bensin. Bahkan pada genset ini bahan bakarnya juga dibedakan kembali menjadi dua seperti kendaraan bermotor. Ada yang memakai mesin 2 tak dan 4 tak. Perbedaannya mesin dengan bensin 2 tak biasa dipakai untuk kebutuhan listrik yang sedikit.

Genset Turbin

genset turbin
Source: Pixabay

Tipe alat pembangkit listrik ini merupakan generator set yang memiliki tenaga paling besar dibandingkan dengan genset tipe lainnya. Generator set turbin bisa menghidupkan listrik lebih dari satu  desa. Untuk tipe mesinnya juga memiliki beberapa macam yaitu turbin angin, uap, dan juga air.

Gas

Gas LPG juga termasuk ke dalam salah satu jenis bahan bakar yang sering dipakai mesin genset. Genset yang memakai bahan bakar ini biasanya memiliki harga cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis lain. Maka dari itu, Anda akan perlu melakukan pertimbangan lebih dalam hal biaya jika menggunakan jenis ini.

10 Tips dan Trik Cara Memilih Genset

Setelah mengetahui apa itu genset beserta dengan tipe berdasarkan bahan bakarnya, sekarang waktu yang tepat untuk mengetahui cara memilih genset agar cocok dan sesuai dengan kebutuhan. Bagian ini merupakan bagian paling penting karena Anda juga mengetahui bahwa saat ini terdapat banyak sekali bermunculan berbagai merk genset baru.

1. Mengetahui Jenis Genset

jenis dan tipe genset
Source: istockphoto.com

Tentukan jenis genset yang sesuai, apakah open (terbuka) atau silent (dengan peredam suara). Silent genset cocok untuk penggunaan di tempat umum, sementara open genset lebih tepat untuk lingkungan dengan kebisingan mesin yang sudah tinggi.

2. Pahami Mesin Genset

Mesin Genset Cummins
Source: cummins.com

Memilih merk mesin genset yang baik dan berkualitas juga tidak mudah. Mesin ini diproduksi oleh beberapa perusahaan seperti Mitsubishi, Perkins, MAN, Cummins, Fawde, dan lainnya. Bahkan untuk genset kecil pun mesinnya ada yang 2 tak dan 4 tak. Mesin 4 tak lebih canggih dan stabil dalam menyuplai listrik. Jika memerlukan daya listrik besar, pilih mesin 4 tak.

3. Hitung Kebutuhan Daya

genset
Source: freepik.com

Perhitungkan total daya yang diperlukan dari berbagai perangkat listrik. Jumlahkan dan carilah genset yang sesuai dengan kebutuhan ini. Sebagai contoh Anda harus memilih genset yang memiliki daya 10% lebih besar dari total kebutuhannya.

Baca juga: Menghitung Kapasitas Daya Genset, Begini Caranya!

4. Pastikan Ada Garansi Resmi

garansi genset
Source: depositphotos.com

Pilihlah genset dengan garansi resmi untuk kualitas dan layanan yang baik. Garansi menunjukkan keseriusan perusahaan dan merek produknya.

5. Ketersediaan Suku Cadang

contoh sparepart genset perkins
Source: pngaaa.com

Genset yang baik memiliki suku cadang yang mudah diakses. Pastikan ada tempat yang bisa dikunjungi untuk service dan perbaikan.

6. Sesuaikan Bahan Bakar

mesin di dalam genset
Source: cummins.com

Pilih genset dengan bahan bakar yang mudah ditemukan dan terjangkau, seperti bensin, solar, atau gas.

7. Suara Mulus, Tidak Bising

bunyi genset
Source: vecteezy.com

Pastikan generator tersebut memiliki suara mesin yang mulus agar tidak mengganggu warga sekitar ketika memakainya. Dengan menggunakan tips dan trik memilih genset ini Anda tentu akan memperoleh genset yang pas bagi kebutuhan Anda.

8. Pertimbangkan Kebutuhan Perawatan

Genset memerlukan perawatan yang teratur untuk menjaga kinerjanya tetap optimal. Pertimbangkan apakah Anda memiliki kemampuan dan sumber daya untuk merawat genset atau apakah Anda akan membutuhkan layanan perawatan tambahan dari penyedia layanan genset. Pemeliharaan yang baik adalah kunci untuk memperpanjang umur genset dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan.

9. Evaluasi Biaya dan Anggaran Anda

Selanjutnya pertimbangkan anggaran Anda. Genset dapat memiliki berbagai rentang harga tergantung pada jenis, kapasitas, merek, dan fitur tambahan. Pastikan untuk membandingkan berbagai opsi dan mempertimbangkan biaya jangka panjang termasuk biaya bahan bakar dan pemeliharaan.

10. Beli dari Penjual Terpercaya

Tips yang terakhir adalah belilah genset dari penjual yang terpercaya dan memiliki legalitas. Cari informasi tentang izin usaha, kredibilitas, proses pembayaran, dan klaim garansi.

Baca juga: Tips Cara Menggunakan Genset Bagi Para Pemula

Informasi cara memilih genset ini sangatlah penting bagi kita sebelum membeli, apalagi mengetahui berbagai merek mesin genset yang terkenal. Di Intergen Genset, kami menggunakan berbagai mesin genset seperti Perkins, Cummins, Mitsubishi, dan banyak lainnya. Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama dengan kami.

Hal-Hal yang Menyebabkan Genset Kelebihan Beban

Gangguan pada tegangan saat dioperasikan sering terjadi akibat genset kelebihan beban. Tegangan ini bisa terlihat dengan tidak stabilnya beban. Naik turunnya kapasitas pada kinerjanya bisa dipengaruhi karena menurunnya kualitas genset itu sendiri. Sebab seiring waktu kualitasnya bisa saja menurun akibat pemakaian yang rutin.

Bahayanya, ketegangan yang tinggi maupun terlampau rendah bisa membawa dampak untuk perlengkapan listrik. Genset sangat disarankan untuk segera direparasi guna mencegah hal yang lebih buruk lagi. Kecelakaan juga bisa saja terjadi apabila gangguan pada tegangan ini terus dibiarkan begitu saja.

Performa yang dihasilkan pasti menurun akibat genset kelebihan beban. Untuk itu penanganan sangat diperlukan agar tidak memengaruhi jangka panjang. Namun beberapa masalah dapat dicegah dengan memerhatikan faktor pemicu yang bisa menimbulkan menurunnya kualitas kinerja genset Anda. Secara garis besar masalah biasanya dipicu mesin dan generator.

Mesin Kurang Stabil

Indikasi pertama dari ketidakstabilan mesin bisa dilihat dari putarannya mulai tidak menentu. Ini bisa dinilai dari suara mesinnya. Ketika ia bekerja dengan normal sudah dipastikan tidak ada masalah pada mesin. Namun ketika terdengar suara tidak lazim dari mesin pasti ada sesuatu yang mengganggu kinerjanya.

Besaran perputaran mesin secara normal adalah 1500 rpm. Apabila kecepatan terjadi di bawah atau bahkan melebihi 1500 rpm bisa dipastikan sedang berada dalam kondisi tidak normal. Laju perputaran di luar normal ini yang menyebabkan beban menjadi tidak stabil.

Ini bisa diatasi dengan membersihkan saringan bahan bakar pada mesin. Biasanya tidak stabilnya laju mesin dipengaruhi kurang bersihnya kondisi dalamnya. Selain itu volume bahan bakar yang cukup juga peru diperhatikan untuk mengantisipasi teledornya perawatan bagian dalam. Dan pastikan juga jalur bahan bakar tidak terhambat.

Apabila tidak ditemui masalah dalam bahan bakar namun laju mesin masih mengkhawatirkan berarti terdapat gangguan di posisi lainnya. Anda bisa melakukan pengecekan pada governor. Governor merupakan bagian dalam sebagai proses masuknya bahan bakar pada mesin. Dengan sistem kerjanya yang berputar mengikuti putaran mesin.

Ia berperan mengatasi tidak stabilnya perputaran mesin dengan membuka jalan agar bahan bakar mampu menyumbang suplai dengan lebih banyak. Apabila perputaran sudah mulai stabil ia akan kembali menyusut untuk mengembalikan laju bahan bakar menjadi normal.

Kerusakan pada governor juga membawa dampak untuk perputaran mesin. Ini dapat diatasi dengan mendeteksi kerusakan dari fungsi governor, actuator valve, dan MPU. Setelah mengembalikan ke kondisi sebelumnya akan mengembalikan kinerjanya dari gangguan genset kelebihan beban dan putaran mesin mulai berjalan dengan stabil kembali.

Masalah Generator

Gangguan pada generator bisa dideteksi akibat jalannya mesin yang stabil namun ketegangan masih saja terjadi. Masalah kelistrikan ini bisa berakibat serius karena dapat memicu gangguan eksternal lainnya. Anda dapat memeriksa kabel tersambung dan memastikannya aman. Tidak terdeteksinya kebocoran atau mengelupas.

Tidak membiarkannya begitu saja. Anda harus memastikannya kembali dengan mengukur ketahanan kabel. Memastikan ketahanan kabel masih baik dan tidak terlihat adanya indikasi serius, bila ada segera berikan tindak lanjutnya. Sebab adanya indikasi pada kabel merupakan salah satu tanda genset kelebihan beban.

Masih pada masalah kabel, tidak stabilnya ketegangan bisa dibawa dari sambungan maupun terminal. Bagian yang memiliki potensi tinggi sebagai pengaruh dari tidak stabilnya tegangan meliputi, sambungan, terminal, governor, kabel luar, serta gulungan yang menyambung dengan generator.

Semua kabel yang menjadi bagian dalam generator harus Anda pastikan tersambung secara sempurna. Tidak ada bagian luput dari pengawasan, termasuk kabel bisa terputus, lepas, atau longgar. Sebab apabila bagian ini luput dari pengawasan akan memicu ketegangan pada jalannya arus listrik.

Selain permasalahan pada kabel, hal lain dalam generator yang memicu ketidakstabilan ketegangan adalah AVR. Di mana AVR memang berperan sebagai stabilisator. Apabila tidak ada pemicu masalah lainnya, maka dipastikan letaknya hanya ada pada AVR. Ini bisa disebabkan oleh perlunya penyetelan ulang atau memang saatnya pembenahan.

Mesin dan generator sebagai pemegang kendali seluruh badan memang menyumbang banyak peran untuk proses berjalannya arus listrik. Namun beberapa permasalahan juga dapat ditimbulkan dari bagian dalamnya. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan tepat guna menghindari ketegangan arus listrik, seperti masalah genset kelebihan beban.

Kami merupakan distributor genset Intergen. Kami menjual berbagai macam genset sesuai dengan kebutuhan anda. Kami juga menjual berbagai macam merek seperti genset MWM, genset Perkins, genset MAN, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan genset Lombardini.

cropped-intergen-web2-9

Fungsi Kapasitor dalam Sebuah Genset

Secara umum kapasitor adalah komponen eletronika, fungsinya untuk menyimpan dan melepaskan muatan listrik. Alat ini sering digunakan di berbagai peralatan elektronik, flash kamera, sirkuit elektrik pada komputer dan generator set. Dilihat dari kegunaannya, memang hampir sama dengan baterai, tetapi keduanya berbeda.

Dalam baterai, tidak hanya mampu menyimpan saja, melainkan bisa digunakan sebagai sumber arus listrik dan menghidupkan daya. Untuk alat ini sendiri hanya bisa menyimpan muatan listrik sementara. Dalam genset, peralatan ini diletakkan di beberapa bagian sesuai dengan kapasitasnya dari generator set yang digunakan.

Setidaknya, ada 5 alat tersedia dengan berbagai macam cara menggunakan serta fungsi yang dihadirkan. Sebagai contoh, untuk mengetahui masih aktif atau tidaknya sebuah kapasitor. Anda bisa menggunakannya dengan menghubungkan kedua jarum, Anda bisa melihat jarum pengkur yang akan bergerak maju atau mundur.

Untuk genset berukuran kurang dari 2500 watt, kapasitor berfungsi sebagai pengontrol arus yang keluar pada generator genset. Dengan adanya kapasitor, Anda dapat menghindari kerusakan pada gulungan generator genset. Apabila terjadi kerusakan pada kapasitor generator genset, harus segera diperbaiki dengan cara mengganti kapasitor.

Kerusakan yang Sering terjadi

Fungsi lain dari dari alat ini adalah sebagai pembangkit frekuensi listrik, sehingga saat terjadi kerusakan. Tegangan listrik pada genset akan hilang. Faktor utama alat ini rusak adalah penggunaan daya yang berlebih dan tidak sesuai dengan anjuran yang ada. Bila ini terjadi, sebaiknya Anda bisa membelikannya baru.

Sebelum, kapasitor pada genset rusak akan ada tanda-tanda yang bisa Anda perhatikan. Lihat indikator voltase. Caranya, hidupkan mesin kemudian tunggu sekitar 3 menit. Lihat jarumnya naik atau tidak. Lalu, lihat ciri fisiknya, biasanya akan menggembung seperti baterai ponsel, bisa juga meleleh.

Tidak hanya meleleh saja, alat ini juga bisa meledak. Sehingga, perhatikan benar tegangannya. Alat ini dirakit dengan 2 plat elektroda. Ada bahan dielektrik di antara dua plat tersebut yang memisahkan cairan elektrolit. Oleh karena itu kelebihan tegangan akan saat melewati elco akan merusak dielektrik.

Sehingga, alat ini akan meledak dengan sendirinya. Perlu Anda ketahui, bila alat ini rusak atau meledak. Ada komponen lain yang juga ikut rusak. Bagian tersebut adalah gulungan dinamo yang akan terbakar. Tandanya adalah tidak ada tegangan listrik yang bisa dihasilkan.

Untuk mengetahui kerusakan dalam genset, diperlukan pemeriksaan lebih dalam lagi. Karena, dalam genset satu komponen rusak, penyebabnya berbagai macam hal. Bisa karena kabel salah pasang, atau cara Anda salah dalam mengoperasikan. Kami sarankan untuk memanggil jasa service profesional.

Cara Memasang Kapasitor Dengan Baik

Untuk ukuran 650 watt atau disebut dengan genset 2 tak ada di bawah tangki bensin. Sementara, genset 1000/2000 watt terletak di kotak panel. Sebelum memasangnya, Anda harus tahu dulu berapa ukuran dari sebuah alat ini. Pastikan ukuran kapasitor yang baru sama seperti sebelumnya, karena jika tidak akan menyebabkan generator genset menjadi panas. Jika Anda kebingungan dimana letak kapasitornya, Anda bisa lihat pada skema genset kapasitor yang sesuai dengan genset Anda.

Untuk mengetahui ukuran pasti kapasitor genset, Anda bisa cek pada fisik kapasitornya atau dengan mengukur sendiri jika tulisan ukuran pada kapasitor tidak terdeteksi. Agar lebih mudah mengukurnya, Anda bisa menggunakan alat kapasitansi meter.

Proses pemasangannya pun cukup mudah. Tetapi, pastikan generator set Anda dalam keadaan mati. Untuk melepas komponen yang lama, cabut saja kabel koneksinya. Kemudian, masukan alat yang sudah Anda beli ke tempatnya. Untuk pemasangannya bebas, bisa bolak-bolik. Pastikan semua kabel koneknya terpasang sempurna.

Periksa sekali lagi, setelah itu coba hidupkan mesin generator set anda. Perhatikan benar apakah listrik sudah keluar atau belum. Jika, masih belum kemungkinannya adalah, pemasangan alat ini kurang tepat. Atau gulungan dinamo dalam kondisi rusak. Oleh karena itu, segera bawa ke jasa service genset.

Tips dan Fungsi Membeli Kapasitor

Sebelum membeli, ada beberapa tips yang bisa Anda jadikan pedoman. Peran alat ini tidak akan lepas dari dinamo. Oleh karena itu, lihatlah dahulu seberapa kebutuhan Anda. Jika, untuk kebutuhannya tidak terlalu besar. Tidak ada salahnya untuk beli dengan kapasitas sama dari sebelumnya.

Fungsi lain dari alat ini adalah menjaga genset agar tetap awet. Saat Anda membeli komponen ini diatas ukuran yang lalu. Dengan waktu pemakaian dan daya yang sama. Kinerja dinamo akan semakin berat. Bila dibiarkan memicu kerusakan keduanya. Efek buruknya terjadi ledakan dan kebakaran.

Selanjutnya, perhatikan soal harga. Di setiap toko pasti berbeda-beda. Lihat dahulu ukurannya dan kapasitasnya. Bandingkan dengan produk yang lain, tidak ada salahnya Anda mencari pengetahuan mengenai produk tersebut diinternet. Sesuaikan pula dengan stabilitas pemakaiannya, karena bisa berubah seiring dengan perubahan waktu dan suhu.

Saat ini hampir setiap orang membutuhkan genset, perawatan yang baik menjadi cara tepat agar kinerjanya tetap prima. Pahami dengan benar apa saja yang menyebabkan setiap komponen rusak dan cara mengatasinya. Seperti halnya pada kapasitor, gunakan sesuai dengan kapasitasnya, jangan melebihi daya listriknya.

Kami merupakan distributor genset Intergen. Kami menjual berbagai macam genset sesuai dengan kebutuhan anda. Kami juga menjual berbagai macam merek seperti genset MWM, genset Perkins, genset MAN, genset Cummins, genset Mitsubishi, dan genset Lombardini.

cropped-intergen-web2-9

3 Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Genset

Banyaknya pekerjaan dengan daya listrik sebagai pasokan utama mulai memilih genset untuk memperkecil anggaran. Dengan berbagai kapasitas tersedia, menawarkan produk bersama kualitasnya yang berbeda. Macam variasi ini membedakan pemanfaatan genset untuk beberapa keperluan. Pilihan tepat akan menyelaraskan kebutuhan pekerjaan dengan kapasitasnya yang ditawarkan.

Tidak melulu seputar sektor usaha sejenis UMKM, penggunaan genset sudah merabak di beberapa kalangan pekerjaan. Restoran, SPBU, dan minimarket selalu membutuhkan pasokan daya listrik guna menunjang berputarnya pekerjaan serta penghasilannya. Untuk ini genset sangat diperlukan bila sewaktu-waktu terdapat jadwal pemadaman.

Dengan variasi yang ditawarkan akan membawa Anda secara jeli menimbang produk seperti apa untuk dipilih. Pasar maupun tempat penyewaan akan menawarkan macam produk dengan tipe, merk, dan jenis bersama kapasitasnya masing-masing. Anda bisa berkonsultasi harus memilih genset seperti apa yang cocok untuk pekerjaan.

Seimbangkan Daya Listrik dan Bahan Bakar yang Sesuai

Sebelum mengadopsi genset, hal paling utama untuk diperhatikan adalah keseimbangan antara kebutuhan dengan daya listrik. Pemilihan genset sangat disarankan seimbang dalam artian 30% lebih besar dari daya dibutukan. Pemilihan di bawah daya dibutuhkan tidak akan membantu secara efektif.

Jika memutuskan untuk mengambil daya lebih rendah, harus dipastikan pula tidak hanya mengandalkan satu buah saja. Pastinya akan kewalahan apabila perencanaan berjalan tidak terduga. Namun apabila ditimbang, fungsi yang berjalan secara maksimal lebih baik daripada melakukan penambalan.

Bahan bakar yang digunakan akan membawa fungsi menjadi lebih baik atau justru tidak. Untuk itu pemilihan dengan cermat sangat diperlukan. Pemilihan bahan bakar juga sebaiknya dilihat dari kapasitas mudah ditemuinya. Agar tidak menyusahkan saat habis dan sangat diperlukan.

Pilih Sesuai dengan Jenis yang Dibutuhkan dan Ketahui Dimensi Genset

Jenis dapat dipilih dalam memilih genset tersedia dengan silent dan open. Ini menyangkut kualitas suara yang dihasilkan. Silent menjadi ramah untuk lingkungan karena tidak menghasilkan kebisingan, berbeda dengan jenis open dengan suara yang ditimbulkan.

Jenis open memang menjadi primadona karena efektifitasnya lebih baik dibanding silent. Ia mampu memberikan suplai daya listrik secara optimal, baik untuk pribadi maupun bisnis. Harga penawarannya pun juga lebih terjangkau. Namun banyak juga pengguna jenis silent untuk menghindari pencemaran suara.

Dimensi genset membawa performa untuk hasil daya listrik yang baik. Selain itu awamnya persoalan mengenai dimensi ini akan menyulitkan proses pemasangan. Anda bisa memberikan rung terbuka untuk penempatan genset dengan jarak beban stabil. Ketidakstabilan jarak bisa menimbulkan gangguan daya listrik.

Perhatikan Fungsi dan Beli atau Sewa di Tempat Terpercaya

Dinilai dari fungsinya, bisa dilihat untuk kebutuhan pribadi atau bisnis. Genset bertenaga rendah sudah mampu menghasilkan daya secara optimal untuk penggunaan pribadi. Namun apabila dalam skala besar seperti bisnis maupun perusahaan memilih tenaga lebih besar akan menjadi kewajiban.

Selain memilih genset berkapasitas baik, tempat penyedia harus juga terpercaya. Selain transaksi, Anda bisa berkonsultasi kepada penyedia terkait kebutuhan. Sebagai mitra yang baik pastilah Anda akan mendapat pelayanan pula. Sedikit banyak pihak penyedia pasti tidak awam mengenai masalah tersebut.

Jika beruntung Anda bisa mendapatkan kebutuhan sesuai keperluan dengan harga lebih terjangkau. Tempat terpercaya biasanya sudah sering melakukan transaksi, maka tidak heran apabila menyediakan layanan konsultasi secara baik dan memberikan diskon. Selain membawa keuntungan untuk Anda, mereka juga diuntungkan oleh konsumen sebagai penglaris.

Sediakan Spare Part dan Targetkan Harga

Setiap jenis genset selalu memerlukan perawatan. Untuk itu sebelum memutuskan membawanya sebagai pemicu daya listrik harus siap dengan sega kebutuhan dan perawatannya. Salah satunya dengan penyediaan spare part. Ini penting sekali untuk memastikan genset Anda tetap bekerja secara optimal.

Dengan banderol harga beragam, Anda dapat menentukan target sendiri. Tentunya setiap jenisnya membawa harga masing-masing. Pemilihan ini pastinya sedikit banyak memberi pengaruh dari kapasitas yang mengikutinya. Setiap harga pasti membawa rupa. Termasuk penawaran dan kualitas dari yang tersedia di pasar.

Termasuk penyediaan baterai starting. Baterai dalam mesin harus siaga diganti 2 sampai 3 kali setiap tahunnya. Baterai ini membantu menjalankan genset agar tidak mudah mogok. Kemogokan yang terjadi apabila terlampau sering sudah harus ditangani dengan reparasi oleh ahlinya. Faktor penting tersebut sangat perlu dicatat dengan baik sebelum menggunakannya sebagai pengganti daya listrik. Untuk menghasilkan kinerja optimal memang banyak pasal yang harus dipertimbangkan. Selain mengenai kapasitasnya juga pertimbangan seberapa banyak budget dikeluarkan sebelum memilih genset.

cropped-intergen-web2-9

Cara Mengetahui Apakah AVR Genset Rusak

Cara mengetahui apakah AVR genset rusak sangat penting. Fungsi dari komponen ini adalah mengatur tegangan keluar atau output. Agar tetap stabil, sesuai dengan tegangan listrik yang Anda perlukan setiap hari. Bila tegangan tidak seimbang akan berpengaruh kepada peralatan elektronik Anda yang cepat rusak.

Cara kerja dari AVR ini sendiri memang tergolong rumit. Karena dipengaruhi oleh tegangan listrik bila rendah, sinyal yang akan dikirim ke gulungan exicter akan tinggi. Sebaliknya, bila tegangan dari generator tinggi. Untuk menstabilkannya AVR aan menurunkan sinyal. Sehingga, Tegangan aliran listrik dalam kondisi stabil.

Penyebab Kerusakan Pada AVR Genset

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kerusakan dari AVR genset. Bisa dari lonjakan daya yang sangat besar dan terjadi secara tiba-tiba. Hal ini menyebabkan daya kejut yang besar. Komponen ini sendiri tidak mampu menstabilkan tegangan secara mendadak. Butuh proses dan waktu untuk bisa menstabilkannya.

Cara mengetahui apakah AVR genset rusak bisa dilakukan dari faktor penyebab yang paling fatal, bisa menyebabkan kerusakan parah pada AVR adalah hubungan arus pendek. Biasanya kejadian ini terjadi karena instalasi arus listrik tidak mempunyai ketahanan isolasi yang bagus dan dalam keadaan kurang bagus.

Ada lagi masa pakai sebuah komponen. Pelajari lebih detail bagaimana penggunaan generator. Hal ini bertujuan menjaga komponen yang ada didalam AVR. Semakin keras cara kerjanya, maka keausan dan kerusakan akan cepat terjadi. Faktor ini yang membuat umur dari AVR tidak bertahan lama.

Putaran mesin yang tidak stabil kadang naik dan turun juga menjadi pemicu AVR rusak. Tidak stabilnya mesin membuat kinerja komponen ini menjadi semakin berat. Tidak menentu dan membuat kinerjanya lama-lama juga akan naik turun. Dengan begini memberikan efek kejut yang memicu kerusakan.

Beberapa faktor diatas bisa disimpulkan bahwa kinerja dari AVR sendiri sebenarnya sudah berat. Untuk bisa menstabilkannya membutuhkan waktu. Dari naik ke turun dan sebaliknya. Sehingga, perawatan AVR terbaik adalah menjaga kondisi generator agar tidak mengalami lonjakan daya besar dalam waktu cepat.

Cara Mengetahui Apakah AVR Genset Rusak

Setelah memahami apa saja yang membuat AVR rusak. Saatnya Anda mengetahui kondisi komponen ini bagaimana. Apakah dalam keadaan baik-baik saja, atau mengkhawatirkan. Ada beberapa trik dan cara yang harus Anda lakukan. Di bawah ini akan kami kupas tuntas untuk Anda.

1.     Menggunakan Multitester

Multitester ini merupakan alat bantu yang paling direkomendasikan. Caranya mengatur alat ini pada hambatan. Selanjutnya, Anda bisa cek seluruh jalur kabel yang ada di AVR. Cara mengetahui apakah AVR genset rusak atau tidak sangat mudah. Bila jalur kabel tadi terputus, maka AVR Anda bermasalah.

2.     Tegangan Mesin Genset Tidak Keluar

Cara pertama yang mudah adalah melihat dari tegangan, keluar atau tidak. Tetapi, tegangan yang tidak keluar belum tentu menunjukkan bahwa AVR Anda sedang mengalami kerusakan. Faktor yang menyebabkan tegangan tidak muncul ada banyak, tidak hanya dari komponen ini saja. Bisa karena sinyal, switch breaker terbakar.

Berbicara masalah tegangan yang tidak keluar ini, dalam bagian AVR mempunyai sekring atau fuse. Biasanya bagian ini terputus sehingga tegangan tidak keluar. Faktor ini dikarenakan karena kelebihan beban yang disebabkan karena generator itu sendiri. Sehingga, menimbulkan arus pendek pada peralatan elektronik yang terpasang di genset.

Cara mengetahui apakah AVR genset rusak bisa dilihat apakah timbul percikan api atau tidak dalam kumparan atau gulungan genset. Bila percikan api ini terjadi, tidak ada salahnya Anda langsung membawanya ke bengkel untuk diperbaiki. Faktor inilah yang bisa menimbulkan kebakaran pada genset.

Untuk mengatasinya, tidaklah sulit. Anda bisa menggunakan kuas yang masih bersih dan baru. Bersihkan area carbonbrush. Bila sudah cukup halus, tidak ada salahnya untuk mengganti carbonbrush. Jangan lupa, bersihkan pula bagian kawat dengan cutter, sampai Anda melihat kawat mengkilap dan dalam keadaan bersih.

3.     Melihat Bentuk Fisik

Cara selanjutnya adalah melihat bentuk fisiknya. Kebakaran adalah faktor yang pokok dialami oleh AVR. Dari kejadian ini, akan terlihat beberpa bagian yang pecah atau meleleh karena api yang menyala. Bila hal itu terjadi, maka AVR Anda sedang dalam kondisi tidak bagus. Harus segera ditangani serius.

Setiap unit dalam genset sebenarnya memiliki AVR. Apalagi genset dengan kapasitas lebih dari 10 KVA. Alangkah baiknya, Anda mengetahui kinerja dari komponen ini secara detail. Cara mengetahui apakah AVR genset rusak memang sedikit rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi, agar aman dan awet tahan lama.

Untuk bantuan kebutuhan genset anda, silahkan hubungi kami sebagai distributor genset intergen.

cropped-intergen-web2-9

6 Sparepart Genset yang Harus Diperhatikan

Sparepart genset yang harus diperhatikan dalam melakukan perawatan memang sangat penting. Fungsi dari genset ini sendiri adalah mengalirkan arus listrik agar peralatan rumah tangga Anda bisa digunakan. Agar mencapai fungsinya dengan baik, Anda perlu memperhatikan sparepart didalamnya. Tujuannya genset ini bisa bertahan lama.

Dalam genset, sparepart paling penting adalah mesin. Bila kerusakan pada komponen ini terjadi, maka seluruh aktivitasnya akan terhenti dengan sendirinya. Dari mesin ini yang akan menentukan kapasitas dan kekuatan. Ada beberapa jenis yang ditentukan dari bahan bakar yang digunakan. Pemeriksaan berkala sangat diperlukan.

Macam-macam sparepart genset beserta fungsinya

Sparepart Genset

Tidak hanya mesin saja yang harus Anda perhatikan dalam melakukan perawatan genset. Masih banyak sparepart penting lainnya yang harus diperhatikan. Karena, mempunyai fungsinya tidak kalah penting. Berikut ini, akan kami sampaikan beberapa sparepart genset yang harus diperhatikan selain mesin.

1. Alternator

Perangkat lain yang tidak kalah pentingnya adalah alternator. Sebagai penghantar mengubah mekanik menjadi listrik. Saat Anda bongkar, ada dua komponen utama didalamnya. Ada rotor dan stator keduanya memiliki peran membuat medan magnet untuk menggerakkan generator. Berikut cara pengecekan komponen ini.

Penglihatan

Dalam alternator Anda sudah dilengkapi dengan indikator. Coba cek secara berkala apakah mati atau masih hidup. Bila indikator mati, ada hal yang tidak berfungsi dengan baik. Anda bisa naikkan rpm mesin dengan bearing. Cek juga v belt, bila longgar maka segera mungkin untuk dikencangkan.

Suara

Sparepart genset yang harus diperhatikan selanjutnya, Anda bisa mendengarkan suaranya. Bila terdengar berisik itu pertanda bearing kering, bisa juga sebagai pertanda akan rusak, atau dioda rectifier mati. Jika, alternator mengeluarkan bunyi, tidak ada salahnya untuk dibawa ke bengkel. Agar dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Menggunakan alat

Pengecekan terakhir bisa menggunakan alat. Ada beberapa tahapan yaitu medan magnet yang dilakukan pada saat mesin mati dan hidup. Ada lagi voltase yang bisa memperkirakan apakah alternator bermasalah atau tidak. Terakhir ampere, bila angka berubah naik maka, kondisinya masih bagus.

2. AVR

Sparepart genset yang harus diperhatikan selanjutnya adalah AVR, singkatan dari Automatic Voltage Regulator. Mempunyai fungsi menjaga keseimbangan tegangan listrik yang bisa berubah-ubah saat genset menyalurkan aliran listrik ke berbagai perabotan rumah tangga. Fungsi komponen ini sangat penting menjaga perangkat elektronik Anda.

Kerusakan pada AVR menyebabkan korsleting listrik. Hal ini disebabkan karena keausan dari beberapa komponen. Sehingga, arus listrik yang seharusnya bisa mengalir, akan terputus dengan sendirinya. Hal yang paling berbahaya adalah memicu genset Anda mengalami kebakaran atau bahkan mampu meledak.

3. Baterai

Baterai atau aki ini mempunyai fungsi sebagai pemicu agar menghasilkan listrik. Apalagi, untuk menyalakan genset saat pertama kali. Biasanya, baterai akan mati dan saat digunakan akan otomatis penuh dengan sendirinya. Pengecekan baterai juga penting terutama permukaan air elektrolit.

Bila mendekati low maka, tidak ada salahnya untuk menambah airnya. Cek secara berkala apakah ada kerak atau tidak. Bila ada cuci dengan menggunakan air panas sampai bersih. Sparepart genset yang harus diperhatikan selanjutnya adalah baut penghubung. Bila kendor, segera mungkin dikencangkan.

4. Control panel

Sparepart genset lain yang tidak kalah penting adalah control panel. Fungsinya sebagai pusat kontrol yang bisa digunakan untuk mengoperasikan genset. Mempunyai beberapa bagian dengan tugas yang berbeda-beda. Seperti, area kontrol yang mampu mengontrol arus listrik yang bentuknya, ampere, voltase, dan frekuensi.

Ada bagian pengamanan yang berfungsi untuk mengamankan keadaan genset. Sebagai contoh saat genset Anda kehabisan air radiator atau temperatur terlampau tinggi. Dengan adanya fungsi pengaman ini, genset bisa langsung mati secara otomatis. Biasanya, ada masalah serius terjadi pada genset. Anda bisa segera bawa ke bengkel.

Bagian meter yang difungsikan untuk mengukur parameter di genset. Seperti, tekanan oli, suhu, dan RPM. Selanjutnya, auto yang berfungsi untuk menyalakan dan mematikan genset otomatis. Sehingga, saat listrik dari PLN mati secara otomatis genset akan menyala. Begitu pula sebaliknya bila listrik sudah menyala otomatis mati.

5. Busi

Busi adalah sparepart genset penting dalam mesin yang membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar. Busi menghasilkan percikan api yang menyebabkan proses pembakaran dan menghasilkan tenaga yang menggerakkan mesin.

6. Bearing

Bearing merupakan sparepart genset yang digunakan di berbagai bagian mesin genset, termasuk pada poros engkol dan poros generator. Bearing mendukung berat dan meminimalkan gesekan, sehingga memastikan agar berbagai bagian mesin dapat berputar dengan lancar dan minim gesekan yang dapat menyebabkan keausan atau kerusakan.

Genset

Komponen-komponen penting ini bisa Anda lakukan pengecekan minimal 1 minggu sekali, bila penggunaannya setiap hari. Bila tidak sering digunakan, bisa dilakukan setiap 5 kali mesin hidup. Sparepart genset yang harus diperhatikan harus detail dan pahami benar bagaimana cara merawatnya dengan baik.

Pastikan juga Anda mengetahui jenis genset yang diinginkan, keunggulan, tata cara pemasangan yang tepat, dan cara perawatannya. Dengan mengetahui hal-hal ini, Anda dapat memastikan bahwa genset bisa digunakan dengan tepat dan efektif. Apabila Anda ingin mendapatkan sparepart genset, simak artikel Cara Mendapatkan Sparepart Genset Murah Tanpa Mengorbankan Kualitasnya berikut. Di samping itu, jika Anda membutuhkan layanan solusi genset untuk kebutuhan rumah, kantor, atau gudang Anda, silahkan hubungi kami sebagai distributor genset intergen.

cropped-intergen-web2-9

3 Tips Membeli Genset Bekas yang Bagus untuk Semua Keperluan

Ada beberapa tips membeli genset bekas yang bisa Anda jadikan panduan sebelum membeli. Mengingat saat ini harga genset baru sangat mahal. Sebenarnya, saat ini sudah banyak industri yang memilih untuk sewa. Tetapi, untuk kebutuhan rumah tangga, sewa bukanlah solusi terbaik. Alternatifnya adalah membeli genset bekas.

Tidak semua merek bekas mempunyai kualitas kurang baik. Terkadang, Anda bisa mendapatkan kualitas yang jauh lebih baik daripada beli baru. Seperti merek genset ternama yang terkenal mahal. Bila dijual bekas, harganya akan sama dengan produk genset kelas menengah. Tetapi, perhatikan dulu komponen didalamnya.

Tips Membeli Genset Bekas Agar Tidak Tertipu

Sebelum Anda membeli genset bekas, tidak ada salahnya bertanya kepada penjual mengenai garansi yang diberikan. Karena produk bekas, pasti Anda tidak akan mendapatkan garansi 1 tahun sampai 5 tahun. Tetapi, setidaknya penjual bisa memberikan garansi minimal 1 minggu sampai 3 bulan setelah dibeli.

Pemberian garansi ini sangat penting. Salah satunya menghindari permainan penjual yang terkadang nakal. Biasanya, genset yang ada di toko sudah dimodifikasi agar saat uji test terlihat baik. Tetapi, saat digunakan di rumah selama beberapa hari mulai menunjukkan aslinya. Inilah fungsi dari garansi yang diberikan.

Sehingga, setelah membeli alangkah baiknya langsung digunakan setidaknya 3 hari berturut-turut. Selanjutnya, diam kan sehari dan gunakan lagi. Bila masih bagus, biasanya kondisinya juga baik. Bukan hanya soal garansi saja, Anda juga harus perhatikan beberapa hal seperti yang kami rekomendasikan dibawah ini.

  1. Perhatikan Merek Genset yang Akan Dibeli

Tips membeli genset bekas pertama yang bisa Anda lakukan adalah menanyakan tentang merek dan sejarah produk. Bila produk tersebut adalah sebuah merek ternama, Anda bisa mencari tahu langsung diinternet mengenai produk tersebut. Keunggulan dan kekurangan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.

Walaupun, sudah bekas keunggulan dan kekurangan sebuah produk tetap melekat selamanya. Usahakan keunggulan yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kemudian, perdalam lagi soal suku cadang yang digunakan. Saat masa garansi habis, Anda harus melakukan perawatan sendiri dan penggantian sendiri.

Bila suku cadangnya mudah, Anda bisa dengan mudah pula untuk membelinya. Teknik perawatan terbaik adalah segera mungkin mengganti yang rusak. Dari sini, bisa diperkirakan berapa biaya perawatan genset. Hal ini penting diperhatikan untuk para pengusaha terutama industri yang berhubungan langsung dengan aliran listrik dan genset.

  1. Lakukan Pemeriksaan Secara Detail

Setelah mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan. Saatnya Anda langsung memeriksa secara detail sebelum bertanya bagaimana genset tersebut. Cek beberapa komponen seperti arus kelistrikan. Kabel atau sparepart lain yang bisa dilakukan. Jangan terburu-buru karena proses ini sangat penting sebelum membeli agar tidak tertipu.

Tips membeli genset bekas selanjutnya melihat perangkat mekanisnya. Anda bisa lihat apakah genset ini sudah mengalami, korosi, kelelahan. Atau ada komponen yang perlu diganti atau tidak. Bila harus diganti konsultasikan dengan penjual, soal harga dan di mana membelinya. Dari sini, Anda bisa mempertimbangkan soal harga.

Anda bisa meminta penjual atau pabrikan untuk melakukan tes beban. Pemeriksaan yang tidak kalah pentingnya. Melihat output frekuensi yang tepat, indikator apakah berjalan dengan baik. Bagaimana daya listriknya, Anda bisa meminta untuk dilakukan pengulangan selama 3 kali, agar hasilnya tepat dan tepercaya.

  1. Sebaiknya Bertanya Bagaimana Cara Penjual Merawat Gensetnnya

Rekomendasi terakhir yang kami berikan adalah bertanya kepada pabrik atau penjual terutama soal perawatan. Hal yang harus diperhatikan adalah siapa yang melakukan perawatan. Apakah dia seorang mekanik bersertifikat atau tidak. Karena, orang ahli biasanya lebih paham secara detail, daripada orang berpengalaman.

Mekanik bersertifikat lebih paham bagaimana genset bekerja dan harus bagaimana bila terjadi masalah. Selanjutnya, cobalah tanya usia dari genset yang akan Anda beli. Bila usianya lebih dari 15 tahun. Kami sarankan untuk tidak melanjutkan transaksi. Bagi Genset usia tersebut sudah tergolong sangat tua.

Baca juga: Tips dan Trik Memilih Genset Sesuai Kebutuhan

Pengaruh terbesarnya ada di suku cadang bila suatu saat genset ini mengalami kerusakan. Coba cek odometer yang ada di genset, alat ini bisa mengukur seberapa sering digunakan. Apakah bertahap terus menerus, atau hanya dalam posisi siaga. Hal ini akan mempengaruhi tingkat keausan produk. Usahakan untuk cek suhu temperatur genset jangan sampai terlalu rendah atau tinggi. Genset yang baik berada di bawah 95 ā€“ 90 derajat pada saat beban maksimal. Tips membeli genset bekas ini bisa Anda lakukan baik untuk keperluan rumah tangga atau industri.

cropped-intergen-web2-9

4 Langkah Cara Mematikan Genset

Cara mematikan genset dan menghidupkannya merupakan sesuatu hal yang penting untuk dipelajari. Hal ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jika Anda melakukannya tanpa pengetahuan, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akhirnya, ini bisa merugikan semua pihak.

Memang tidak ada hal yang spesial untuk mematikan genset. Namun, ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui terkait dengan penggunaan genset. Jika hal ini dipahami dengan baik, maka genset yang Anda miliki bisa bekerja dengan lebih optimal dan awet / tidak cepat rusak.

Cara untuk Mematikan Genset Dengan Baik dan Benar

Setelah selesai menggunakan genset, Anda harus mematikannya dengan baik. Bagaimana cara mematikannya? Simak beberapa langkah mudah berikut ini.

  1. Jangan langsung mematikan usai menggunakannya

    Cara mematikan genset yang baik adalah tidak langsung mematikan setelah Anda menggunakannya. Ini merupakan teknik penggunaan genset yang baik dan dianjurkan. Jika langsung mematikannya, kemungkinan ada komponen-komponen di dalam genset yang akan rusak.
  2. Pastikan komponen listrik sudah tidak tersambung

    Langkah selanjutnya, Anda harus memastikan bahwa semua komponen listrik dengan genset sudah tidak tersambung lagi. Ini merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.

    Jangan sampai lengah ketika memeriksa hal ini. Jika beberapa komponen masih tersambung, maka komponen di dalam genset pun bisa mengalami kerusakan. Jadi, selalu pastikan semua komponen listrik yang tersambung dengan genset benar-benar telah dicopot.
  3. Matikan dengan prosedur yang tepat

    Kedua langkah di atas merupakan prosedur yang paling tepat dalam mematikan genset. Jika Anda menjalankannya dengan baik, maka genset akan bisa digunakan dengan lebih optimal. Genset pun bisa digunakan dengan lebih awet.
  4. Simpanlah di tempat yang aman

    Langkah terakhir yang paling penting untuk diperhatikan adalah meletakkan genset yang telah dimatikan di tempat yang aman. Jangan meletakkan genset di tempat yang begitu terbuka dan mudah dijangkau anak-anak. Dengan meletakkannya di tempat aman, komponen di dalam genset pun akan lebih terjaga keamanannya.

Pastikan semua prosedur dalam mematikan genset telah dilakukan dengan optimal. Jangan ragu untuk meminta pengawasan jika Anda masih ragu-ragu karena masih terbilang baru dalam mengoperasikan genset.

Hal-hal Penting Sebelum Mematikan Genset

Cara mematikan genset di atas memang sangat penting dipelajari. Selain itu, Anda juga harus paham beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum mematikan genset. Dengan memperhatikan beberapa hal berikut, Anda akan terhindar dari bahaya-bahaya yang mungkin bisa terjadi.

  • Bahaya karbon monoksida

Merupakan pembuangan sisa bahan bakar dari genset. Seperti yang Anda ketahui, kandungan gas ini memang beracun. Gas ini tidak bisa Anda lihat dan tidak bisa Anda cium. Namun demikian, menghirup gas ini memang sangat berbahaya. Maka, sebisa mungkin operasikanlah genset dengan baik.

Operasikan genset di luar ruangan. Jangan menggunakan benda ini dalam rumah, garasi, atau bahkan ruang bawah tanah. Pastikan Anda tidak mengoperasikannya di dekat jendela. Jika tidak sengaja menghirup gas monoksida, segeralah keluar untuk menghirup udara segar.

  • Sengatan listrik

Cara mematikan genset agar terhindar dari sengatan listrik bisa dilakukan melalui beberapa cara. Jangan menggunakan genset dalam keadaan tangan yang basah. Periksa semua komponen listrik  dan pastikanlah semua komponen bisa bekerja dengan baik.

  • Bahaya kebakaran dan terbakar

Penggunaan genset yang tidak pas juga bisa menyebabkan bahaya kebakaran. Maka, jangan pernah meletakkan generator di dekat benda yang mudah terbakar. Jauhkan benda yang mudah terbakar seperti kayu, kain, atau pun kertas dari tempat penyimpanan atau pengoperasian generator.

  • Pengisian bahan bakar dengan hati-hati

Ini merupakan hal yang kadang disepelekan. Pengisian bahan bakar untuk mengisi genset harus dilakukan dengan penuh hati-hati. Jangan pernah mengisi bahan bakar ketika genset sedang beroperasi. Ini memungkinkan terjadinya kebakaran.

Ketika Anda melakukan pengisian bahan bakar, lakukanlah di luar ruangan. Jangan pernah merokok ketika sedang melakukan pengisian bahan bakar genset. Terakhir, isilah bahan bakar secukupnya dan tidak sampai berlebihan.

Sudah jelas bukan? Cara mematikan maupun menghidupkan harus diperhatikan dengan baik. Begitu pula dengan beberapa hal penting di atas harus diperhatikan agar setiap orang tidak ceroboh dalam menggunakan genset. Pastikan cara mematikan genset dan beberapa hal penting di atas telah dipahami dengan baik dan hati-hati.

Jika anda membutuhkan genset, kami menjual genset Intergen yang sudah dipercayai kualitas dan mutunya.

Page 2 of 3