banner intergen genset

Category: Pengetahuan Genset Page 8 of 11

Mengenal Perbedaan Istilah Genset Penting untuk Diketahui

Genset merupakan salah satu mesin yang banyak digunakan masyarakat saat ini. Terutama dalam melengkapi cadangan listrik rumah pribadi. Hal ini sangat penting apabila terjadi mati lampu. Oleh karena itu, genset merupakan barang yang bisa Anda miliki. Bagi Anda yang merupakan pengguna awal, tidak ada salahnya memahami soal berbagai istilahnya. Terutama berkaitan dengan perbedaan genset dan generator serta fungsinya. Jadi, pemakaian mesin genset tersebut terasa lebih efektif nantinya. Ada banyak merek mesin genset yang bisa Anda pilih, diantaranya Genset MWM, Genset Perkins, dan masih banyak lagi. Selanjutnya, Anda bisa memahami beberapa istilah dalam dunia genset.

Memahami apa perbedaan genset dan generator?

Genset dan generator adalah dua konsep yang seringkali digunakan secara bergantian, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar yang perlu dipahami. Genset, singkatan dari generator set, merujuk pada suatu sistem lengkap yang terdiri dari generator dan mesin penggeraknya. Di sisi lain, generator hanya merujuk pada perangkat yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik tanpa mempertimbangkan mesin penggeraknya.

1. Pengertian dan fungsi genset

Genset adalah perangkat mesin listrik yang dirancang untuk menghasilkan daya listrik. Genset bekerja dengan prinsip konversi energi mekanis menjadi energi listrik melalui proses elektromagnetik. Genset umumnya terdiri dari dua komponen utama, yaitu motor pembangkit (biasanya berupa mesin pembakaran dalam seperti mesin diesel atau bensin) dan generator listrik yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik.

Fungsi utama genset adalah menyediakan sumber daya listrik yang mandiri dan dapat diandalkan. Genset sering digunakan sebagai cadangan atau sumber daya darurat pada tempat-tempat yang membutuhkan kontinuitas pasokan listrik, seperti rumah sakit, fasilitas industri, pusat data, dan gedung perkantoran. Selain itu, genset juga sering digunakan di lokasi yang tidak terhubung dengan jaringan listrik utama atau di tempat-tempat yang membutuhkan daya listrik tambahan.

Genset memiliki peran krusial dalam mendukung keberlanjutan operasional dan keselamatan pada banyak sektor. Di situasi kegagalan pasokan listrik dari jaringan utama, genset dapat diaktifkan secara otomatis atau manual untuk mengambil alih penyediaan listrik, sehingga mencegah gangguan dalam operasional peralatan atau sistem yang memerlukan pasokan daya secara berkala. Selain itu, genset juga digunakan sebagai sumber daya darurat di lokasi-lokasi terpencil atau dalam situasi bencana alam.

2. Pengertian dan fungsi generator

Sementara itu, generator adalah perangkat elektromekanis yang dirancang untuk menghasilkan arus listrik melalui prinsip elektromagnetik. Fungsinya adalah mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Pada dasarnya, generator beroperasi berdasarkan hukum elektromagnetik Faraday, di mana perubahan fluks magnetik dalam suatu kawat konduktor akan menghasilkan arus listrik. Generator dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu generator arus searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC).

A. Generator AC

Generator AC beroperasi berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik Faraday, di mana perubahan fluks magnetik dalam sebuah kumparan menghasilkan arus listrik. Generator AC umumnya menggunakan rotor yang berputar di dalam medan magnet untuk menghasilkan arus bolak-balik. Keuntungan utama dari generator AC adalah kemampuannya untuk mentransmisikan listrik pada jarak yang jauh melalui transformator yang memungkinkan penyesuaian tegangan dan distribusi listrik tiga fase yang efisien.

B. Generator DC

Di sisi lain, generator DC bekerja dengan prinsip komutator, yang memungkinkan arus listrik mengalir dalam satu arah tetap. Generator DC sering digunakan dalam aplikasi yang memerlukan arus searah stabil, seperti sistem pengisian baterai, motor listrik DC, dan peralatan elektronik yang memerlukan pasokan daya yang konsisten. Meskipun generator DC memiliki kegunaan tertentu, kelebihan transformasi tegangan dan distribusi listrik yang efisien membuat generator AC lebih umum digunakan dalam pembangkit listrik skala besar.

Secara keseluruhan, generator memainkan peran sentral dalam menyediakan pasokan listrik untuk berbagai keperluan. Dari peralatan rumah tangga hingga industri berat, generator adalah komponen penting dalam infrastruktur listrik modern guna menyediakan daya untuk menjalankan berbagai perangkat serta mendukung kehidupan sehari-hari dan aktivitas industri. Untuk mengetahui lebih dalam, Anda dapat membaca artikel berjudul Perbedaan Generator AC dan DC dalam Menghasilkan Daya Listrik.

Perbedaan istilah Ampere, Volt dan Watt beserta langkah menghitungnya

Bagi Anda yang pengguna genset, pasti sudah sering melihat istilah tersebut terpampang. Belum lagi sering diajarkan juga dalam pelajaran fisika atau kelistrikan. Tidak heran memegang peran yang besar bagi manusia.

1. Ampere

Khusus untuk Ampere sendiri tergolong sebagai nilai satuan untuk menunjukan sekaligus menghitung arus listrik. Terutama yang terdapat dalam sistem tersebut. Dalam menghitungnya, sering dibutuhkan multimeter atau tag ampere.

Berkaitan dengan langkah menghitung, membutuhkan rumus berupa I = V/R. I adalah Ampere dan cara menghitungnya membagi V(tegangan) dengan R(Hambatan). Anda bisa langsung menemukan hasil Ampere atau arusnya.

2. Volt

Sementara itu kalau membahas mengenai volt merupakan banyaknya tegangan dalam aliran listrik. Kita bisa menggunakan multitester untuk menghitungnya. Tentu Anda akan menemukan dua tegangan berbeda yaitu AC dan DC.

Kalau ingin menghitungnya, dapat menggunakan rumus V = IxR. Seperti kita ketahui V merupakan tegangan atau voltase yang akan dihitung. Lalu untuk mengetahui hasilnya hanya perlu mengalikan ampere dan hambatan.

3. Watt

Selanjutnya untuk watt yaitu satuan penunjuk jumlah daya dalam jaringan listrik. Pastinya setiap alat atau mesin memiliki jumlah daya sendiri. Untuk menghitung, membutuhkan P = I2xR atau P = VxI.

P sendiri merupakan daya atau Watt yang sedang berusaha kita hitung. Kemudian I menunjukkan Ampere sedangkan R adalah hambatannya. Berkaitan dengan V, tentunya data tegangan atau voltase yang dimiliki disana.

Untuk ulasan lebih lengkapnya simak artikel tentang Perbedaan Volt dan Ampere serta Cara Menghitungnya.

Mengenal kVA serta perbedaan dengan istilah kW

Alat Penghitung kVA dan kW

Kalau berbicara mengenai kVA, ternyata masih masuk sebagai satuan daya. Istilah ini sendiri tergabung dari singkatan kilo Volt Ampere. Terbentuknya tidak lain dari VA yang digabungkan dan sampai ribuan jumlahnya.

Besaran inilah yang kemudian menjadi petunjuk tentang daya semua suatu generator. Memang selalu disebut sebagai daya semu disebabkan kurang bisa digunakan menyeluruh. Jadi, tidak semuanya terpakai menyalakan generator.

Meski begitu kita masih menemukan power terbuang di dalamnya. Power tersebut ternyata disebut sebagai reaction power serta dilengkapi satuan kVAR. Sisa power buangan ini dapat Anda sebut sebagai real power.

Umumnya dalam generator, kita dapat menemukan sekitar 80% dibanding keseluruhan kVA. Tidak heran kalau membeli genset 1 kVA, powernya hanya 800 Watt. Kemudian sisanya lagi sebanyak 200 Watt dibuang mesin.

Sementara itu berkaitan dengan perbedaan antara kVA dengan kW pastinya cukup jelas. Apalagi karena kW merupakan satuan daya listrik. Kilowatt pastinya menunjukan real power atau kekuatan sesungguhnya daya tersebut.

Disini perbedaan paling jelas yaitu kW ternyata tidak memiliki power terbuang. 1 kW sendiri dapat Anda samakan dengan nilai 1000 watt. Jadi, tidak ada pengurangan saat bekerja berbeda dibandingkan kVA.

Untuk lebih detailnya, simak artikel tentang Satuan Daya Genset: Pengertian kVA untuk Generator, Perbedaan kVA dan kW.

Membedakan UPS, genset dan stabilizer saat membeli produknya

Perbedaan Genset dan Generator

Pentingnya perbedaan genset dan generator serta membedakan stabilizer dan UPS memang cukup utama. Tidak lain supaya bisa mengetahui kebutuhan yang diinginkan. Apalagi terdapat banyak perangkat elektronik yang harus dipelajari dengan pasti.

Khusus untuk UPS yakni berupa Uninterruptible Power Supply. Tidak lain menjadi alat bagi sumber listrik cadangan Anda. Umum ditemukan pada PC komputer tapi sudah dipakai untuk industri, kantor dan perusahaan.

Jadi, kalau membedakan dengan genset atau generator set tentu berlainan. Apalagi merupakan alat penunjang daya listrik waktu pemadaman. Keduanya penting supaya saat matinya listrik tidak mengganggu aktivitas.

Mencadangkan listrik menjadi kegiatan yang utama sehingga antara genset dan UPS dimiliki sekaligus. Nantinya kalau daya terputus, masih bisa menyalakan PC. Inilah alasan besar kenapa UPS selalu dipakai pengguna komputer.

Sementara itu khusus untuk istilah stabilizer dapat diartikan sebagai alat penjaga tegangan listrik. Sering juga disebut sebagai stavolt dan mampu membuat tegangan AC stabil. Kemudian supply pada elektronik tetap ada.

Pada dasarnya setiap kediaman hanya membutuhkan sekitar 220 volt sebagai tegangan. Kalau sampai naik melebihi batas, stabilizer langsung membantu. Terutama supaya bisa turun sehingga memudahkan bagi penggunanya. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa membaca artikel Perbedaan Genset dan UPS, Stabilizer agar Tidak Salah Pilih berikut.

Mengenal bedanya basic generator dan alternator

Biasanya sebelum membeli genset, Anda juga sering menemukan rekomendasi berupa alternator genset. Pastinya kedua mesin ini memiliki fungsi yang berbeda. Tidak heran cukup krusial bagi setiap pengguna memahami perbedaan genset dan generator.

Untuk perbedaan genset dan generator yang paling jelas adalah menjadi mesin pengubah energi mekanik menjadi listrik. Alternator juga sama tapi bedanya termasuk perangkat elektromagnetik. Jadi, agar bekerja mesinnya harus dinyalakan.

Dalam pengertian secara umum dapat jelas membedakan dari segi pengertian. Selain itu kalau melihat dari daya yang dihasilkan juga tidak sama. Tidak lain karena generator memiliki daya yang paling tinggi.

Fungsi semacam inilah yang kemudian membuat pemakaian generator selalu pada mesin besar. Tidak kelupaan selalu sering dipakai dalam waktu lama atau banyak. Berbeda dibanding alternator yang memang cenderung kecil.

Perbedaan genset dan generator juga cukup terlihat dari besarnya ukuran mesin. Anda selalu menemukan perbedaan superior dari generator dibanding alternator. Begitu juga berhubungan dengan kumparan pembangkit antara keduanya.

Sementara itu berkaitan pada produksi arus generator ternyata selalu perlu regulasi. Berbanding terbalik dibandingkan alternator yang tidak butuh satupun. Inilah penyebab kenapa pemakaian sehari-hari keduanya berbeda.

Jika ingin mengetahui perbedaannya lebih lengkap lagi, simak artikel berikut Apa Beda Generator dan Alternator Secara Mendasar?

Memahami pengertian dan apa fungsi AVR terbaru

Istilah lainnya yang penting dipahami oleh pengguna yaitu berkaitan dengan AVR. Termasuk sebenarnya apa fungsi yang dimiliki dalam sebuah genset. Apalagi selalu ditemukan dan dipakai sehingga butuh pemahaman jelas.

Untuk AVR sendiri menjadi singkatan dari Automatic Voltage Regulator. Cukup penting demi memaksimalkan mengenai kinerja sekaligus usia genset. Bahkan hanya yang menyebutkan sebagai jantung genset sehingga krusial.

Inilah penyebab utama kalau AVR sampai mati, artinya genset tidak lagi dapat bekerja. Jadi, penting supaya mampu menjaga sekaligus melindungi bagian tersebut. Terutama supaya berlangsungnya pemakaian generator maksimal.

Kalau membicarakan mengenai fungsi utama, pastinya menyeimbangkan tegangan pada beban listrik. Tujuannya supaya berhasil menjaga kestabilan sekaligus efektivitas setiap saat. Akhirnya sama sekali tidak menimbulkan masalah.

Biasanya kita selalu melihat genset ada problem seperti tegangan tidak sampai 230 voltage. Pada kondisi tersebut, artinya akan muncul kerusakan pada banyak sektor. Tapi dengan adanya AVR mampu meminimalisir kerusakan.

Keamanan juga menjadi pertimbangan utama kenapa AVR selalu dimasukkan pada genset. Kemudian mengetahui fungsi tersebut, PLN tidak ketinggalan untuk memanfaatkannya. Terutama saat mereka akan melakukan pemasangan listrik.

Mengenali beragam perbedaan genset dan generator dalam hal pada bidang AVR penting untuk Anda yang ingin memakai mesin tersebut. Baik dalam pekerjaan maupun digunakan dalam aktivitas harian. Tidak heran penting bagi Anda mempelajari secara lebih detail.

Untuk memahami lebih dalam lagi tentang AVR, simak ulasannya pada artikel berikut Apa itu AVR dan Fungsinya di Genset?

Biasanya setelah memahami perbedaan genset dan generator serta istilah terkait, artinya dapat memanfaatkan mesin dengan sempurna. Begitu juga terkait fungsi beserta penyelesaian masalah engine. Memahami pentingnya pemakaian, pastikan memahami semuanya.

Apabila Anda sedang mencari genset dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau PT Interjaya Surya Megah adalah jawaban untuk Anda. PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

ilustrasi mesin rusak

Permasalahan Pada Genset dan Cara Mengatasinya

Genset rusak bisa menjadi masalah serius, terutama saat digunakan sebagai sumber daya cadangan ketika listrik padam. Berbagai permasalahan dapat terjadi, seperti aki meledak dan terbakar, genset tidak stabil, shutdown under voltage, kelebihan beban, hingga konsumsi diesel yang tinggi pada genset baru. Jika tidak segera ditangani, kerusakan ini dapat mengganggu kinerja genset dan memperpendek usia pakainya. Memahami penyebab serta cara mengatasi permasalahan pada genset sangat penting agar performanya tetap optimal dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Genset Meledak dan Terbakar

Genset Terbakar

Aki genset yang meledak dan terbakar bisa menjadi masalah serius yang berisiko merusak komponen lain di dalam genset. Ledakan ini umumnya terjadi akibat gangguan kelistrikan, panas berlebih, hingga usia aki yang sudah tua. Untuk memahami penyebabnya lebih dalam, berikut beberapa faktor yang dapat memicu aki genset meledak.

1.  Kabel Konektor yang Longgar

Ledakan awal yang terjadi akibat faktor ini dimulai dari atas connector dan kemudian akan merambat sampai aki. Kemudian ledakan akan menjadi sangat besar dan ini menjadi penyebab aki genset meledak.

2. Panas Berlebih (Overheating) akibat Charger

Genset akan meledak jika terjadi overheating atau panas berlebih akibat charger yang bermasalah.

3. Aki Kadaluarsa atau Sudah Lama

Seperti barang lainnya, jika aki genset kadaluarsa atau lama dapat menyebabkan kerusakan. Penyebab aki genset meledak yang diakibatkan oleh mutu dari alat sudah tidak layak juga dapat terjadi ketika genset di start.

4. Masalah pada Dinamo

Dinamo starter bermasalah yang terus dipaksakan akan membuat short circuit atau rotor berputar sangat berat. Sehingga akibatnya adalah arus yang ditarik sangat berat dan mengefek pada ledakan dari aki.

5. Tidak Merawat Komponen Aki

Jika tidak merawat komponen aki dengan baik, maka dapat membuat air aki membengkak akibat dari air aki tidak dikontrol.

Simak ulasan lengkapnya pada artikel berikut, Kenali Penyebab Aki Genset Meledak dan Terbakar.

Genset Tidak Stabil

Genset Tidak Stabil

Permasalahan lainnya yang dapat terjadi pada genset yaitu genset bekerja tidak stabil. Genset yang bekerja tidak stabil dapat berdampak pada kualitas daya listrik yang dihasilkan. Mesin yang tidak stabil dapat mengganggu operasional alat-alat listrik yang terhubung dan berpotensi menyebabkan kerusakan. Berikut adalah beberapa penyebab utama genset tidak stabil.

1. Poros putaran mesin tidak stabil

Putaran pada mesin genset yang normal sekitar 1500 rpm, jika kecepatannya melebihi atau pun justru kurang, maka sudah bisa dipastikan mesin tidak normal lagi.

2. Permasalahan pada governor

Penyebab genset tidak stabil ini bisa dilihat dari governornya. Jika mengalami kerusakan, maka berdampak pada tegangan genset yang cenderung tidak stabil atau naik turun.

3. Generator dan kabel mengalami masalah

Kerusakan pada bagian generator bisa menjadi penyebab tegangan mesin genset naik turun atau tidak stabil. Kabel pada mesin genset yang dalam keadaan bocor atau terkelupas bisa menjadi masalah. 

Setelah mengetahui penyebab genset bekerja tidak stabil, maka yang dapat dilakukan berikutnya adalah menangani mesin genset agar bekerja stabil.

  • Memastikan bahan bakar yang digunakan sudah tepat
  • Periksa governor pada mesin
  • Kabel dan AVR harus keadaan normal

Shutdown Under Voltage Generator Diesel

Shutdown Under Voltage Generator Diesel

Adanya penyimpangan pada voltase dikarenakan daya yang seharusnya dikeluarkan lewat konduktor tidak sesuai atau lebih rendah. Hal tersebut membuat tegangan pada generator diesel jadi menurun. Seperti misalnya pada selang air, tekanan pada selang seperti voltase, sementara itu volume air sendiri merupakan arus listriknya.

Jika mengalami gangguan ini maka jangan didiamkan, karena dapat mempengaruhi komponen lain seperti AVR, yang bertugas membuat tegangan stabil. Dengan cara mengetahui  shutdown under voltage generator diesel,tidak membuat kinerja dari AVR lebih berat lagi.

Simak ulasan lengkapnya pada artikel berikut, Bagaimana Mengatasi Shutdown Under Voltage Generator Diesel.

Bagaimana Cara Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar Generator?

Terkadang jika terjadi beberapa masalah pada genset dapat menyebabkan konsumsi bahan bakarnya cukup boros. Untuk itu perlu dilakukan beberapa cara untuk mengurangi konsumsi dari bahan bakar genset.

Cara yang dapat dilakukan yakni dengan merawatnya dengan menjaga kebersihannya, mengganti sparepart yang sudah lama atau aus, memeriksa oli secara berkala, merawat sistem pendinginnya, memeriksa sistem kontrol, pengecekan teratur pada oli, mengganti sparepart dengan yang orisinil, dan lain sebagainya.

Konsumsi Generator Diesel Boros

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi konsumsi generator diesel, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan :

1. Kapasitas

Semakin besar kapasitas genset, bahan bakar yang dibutuhkan menjadi semakin besar. Sebaliknya semakin kecil kapasitas genset, maka bahan bakar yang dibutuhkan menjadi semakin kecil. Maka sesuaikan dengan kebutuhan agar tidak boros.

2. Kualitas Bahan Bakar

Ketika bahan bakar yang dikirim berkualitas rendah, bahan bakar akan menurunkan kualitas genset. Misalnya seperti solar oplosan yang dapat membuat kinerja genset tidak maksimal dan rentan mengotori generator. Ketika generator kotor, kinerjanya akan menurun sehingga konsumsinya meningkat. 

3. Perawatan

Ketika perawatan tidak dilakukan secara optimal, hasilnya konsumsi akan menjadi semakin banyak dan kebutuhan bahan bakar meningkat.

4. Pengendalian

Tempatkan generator di tempat yang dekat dengan sumber listrik. Ketika posisinya terlalu jauh, tegangan yang dibutuhkan menjadi lebih besar. Ketika menggunakan generator, pastikan juga koneksi dengan alat lain yang menghabiskan energi dilepas.

Genset Kelebihan Beban

Kelebihan beban pada genset dapat menyebabkan penurunan kinerja, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan bahkan berisiko merusak komponen internal. Agar genset tetap bekerja optimal, berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan genset kelebihan beban.

1. Mesin Kurang Stabil

Besaran perputaran mesin secara normal adalah 1500 rpm. Apabila kecepatan terjadi di bawah atau bahkan melebihi 1500 rpm bisa dipastikan sedang berada dalam kondisi tidak normal. Laju perputaran di luar normal ini yang menyebabkan beban menjadi tidak stabil.

2. Masalah Generator

Gangguan pada generator bisa dideteksi akibat jalannya mesin yang stabil namun ketegangan masih saja terjadi. Masalah kelistrikan ini bisa berakibat serius karena dapat memicu gangguan eksternal lainnya. 

Simak ulasan lengkapnya pada artikel berikut, Hal-Hal yang Menyebabkan Genset Kelebihan Beban.

Konsumsi Diesel Tinggi di Genset Baru?

Banyak pengguna genset baru yang mengeluhkan konsumsi bahan bakar yang lebih boros dari perkiraan. Keluhan genset yang masih baru terasa lebih boros dapat terjadi karena beberapa penyebab, berikut beberapa penyebabnya :

1. Kapasitas yang dimiliki

Jika kapasitas cukup besar maka secara otomatis kebutuhan bahan bakarnya juga semakin banyak. Sehingga harus disesuaikan kapasitas dengan kebutuhan agar konsumsi bahan bakar bisa sesuai dan tidak terlalu boros.

2. Efisiensi BBM tidak tinggi

Jangan sampai porsi penggunaan bahan bakarnya jauh lebih tinggi daripada kebutuhan akan listriknya. Hal inilah yang membuat genset tersebut sangat boros dan merugikan jika digunakan.

3. Letak beban terlalu jauh

Jarak genset dengan mesin listrik jika diletakkan cukup jauh akan menyebabkan kerugian daya listrik. Apalagi semakin jauh letak bebannya maka semakin banyak juga bahan bakar yang dibutuhkan untuk supply listrik.

4. Takaran BBM yang salah

Kesalahan penakaran bahan bakar pada genset bisa juga menjadi penyebab kenapa genset masih baru dianggap boros. 

Penyebab Genset Cepat Rusak dan Cara Merawatnya

1. Kondisi aki lemah

Ketika mencoba menghidupkan genset berulang kali pada saat aki lemah dapat menyebabkan beberapa kerusakan, sehingga sangat disarankan untuk melakukan perawatan dan juga penggantian aki secara rutin.

2. Jarang dipanaskan

Ketika mesin jarang digunakan bisa membuat aki cepat rusak dan juga beberapa komponen lainnya tidak berfungsi dengan baik, sehingga sangat disarankan untuk tetap menghidupkan genset walaupun tidak digunakan.

3. Penggunaan yang berlebihan

Gunakan genset sesuai dengan prosedur yang ditentukan. Jangan memaksa genset untuk bekerja terlalu keras karena bisa menyebabkan beberapa komponen rusak dan terjadi overheat.

4. Penempatan yang tidak tepat

Sangat disarankan untuk tidak menempatkan genset di luar ruangan yang terkena sinar matahari apalagi terkena hujan. Usahakan untuk menempatkan genset pada tempat yang aman terhindar dari panas dan hujan.

Setelah mengetahui tindakan yang dapat menyebabkan genset cepat rusak, maka cara selanjutnya adalah merawat genset dengan tepat. Genset harus rajin dihidupkan dan digunakan sesuai prosedur pada genset. Kemudian harus secara rutin mengecek air aki.

Simak ulasan lengkapnya pada artikel berikut, Penyebab Genset Cepat Rusak dan Cara Merawatnya.

Itulah beberapa hal terkait permasalahan yang terjadi pada genset serta solusinya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda untuk menambah informasi dan mengetahui cara mengatasi masalah genset dengan baik.

Rekomendasi Distributor Genset Terpercaya

PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

HEAD OFFICE
Jl. Rungkut Industri III no. 45 Surabaya 60293 – Indonesia

Phone:+623199850000
Fax:+623199851477
Email: support@interjaya.com
Facebook: Interjaya Suryamegah
Instagram:Interjaya Suryamegah
Instagram:Intergen Genset

Penyebab Genset Overheat, Jangan Sampai Terulang Kembali

Tahukah Anda soal apa saja yang menjadi penyebab genset overheat? Sebaiknya Anda tahu dan selalu cari solusi agar hal ini tidak terulang kembali. Overheat adalah masalah umum di setiap genset, tetapi jika pemiliknya tahu cara operasi yang benar, tidak akan terjadi lagi.

Istilah overheat sering kali digambarkan pada suatu alat atau benda yang mengalami situasi suhu yang terlalu panas. Selalu ada bahaya juga ketika overheat terjadi, terutama di alat yang rentan terhadap perubahan suhu. Sebisa mungkin overheat ini tidak terjadi di genset.

Genset memiliki kandungan minyak yang bisa saja memancing bencana lain jika terlalu panas. Namun sayangnya, masih ada saja pemilik genset yang mengabaikan hal ini dan membuat hal yang dihindari itu malah kejadian. Tetapi Anda bisa mengatasinya dengan perawatan.

Tetapi lebih baik jika mencegah daripada memperbaiki ketika sudah kejadian, bukan? Dengan demikian, kami sudah menyiapkan informasi terkait apa penyebabnya. Dari penyebab ini, Anda sebagai pemilik genset tahu kalau ini harus dihindari dan bagaimana solusinya.

Apa Saja yang Bisa Menjadi Penyebab Genset Overheat?

Penggunaan genset bisa menyasar banyak sektor dan berulang kali menyelamatkan aktivitas banyak orang. Bahkan ketika genset tidak bisa digunakan dan situasinya sedang mati listrik, maka akan ada banyak hambatan. Maka dari itu, pastikan Anda bisa hindari hal itu.

Kerusakan yang paling umum adalah karena masalah overheat. Jika hal seperti ini terjadi terlalu sering, maka berulang kali butuh perawatan yang sifatnya mahal. Adapun jika Anda ingin menghindari kerusakan ini, kenali dulu apa saja penyebab genset overheat, yaitu:

  1. Air Radiator Habis

Salah satu alasan paling umum adalah karena air radiator pada genset sudah habis. Padahal, saat membeli genset sudah diingatkan untuk selalu mengecek kondisi air radiatornya. Jika sudah menunjukkan level rendah, langsung diisi cairan radiator.

Jangan terlalu lama untuk melakukan pengecekan. Karena dalam tabung cairan ini bisa saja terjadi kebocoran hingga membuat air radiator habis dengan cepat. Penyebab genset overheat ini sudah sering terjadi karena mesin bekerja tanpa radiator.

  1. Cairan Pelumas Mesin yang Kurang

Kurangnya cairan pelumas atau yang membuat mesin bebas dari keausan juga telah umum diketahui sebagai penyebab genset yang sedang digunakan terlalu panas. Cairan pelumas berfungsi untuk mengurangi gesekan antar logam mesin.

Maka dari itu, cairan pelumas juga sebaiknya diganti dalam waktu yang rutin agar tidak membuat cepat aus. Jika aus, ini menjadi penyebab genset overheat lebih cepat lagi. Tanpa pelumas juga, genset yang dihidupkan akan membuat bunyi yang bising.

  1. Putusnya Tali Kipas Genset

Fan Belt atau tali kipas, tali yang menjadi penghubung putaran mesin dengan kipas di dalam radiator. Tali kipas ini berfungsi untuk membuat udara dalam radiator stabil dan terjaga. Tetapi jika putus, kipas tidak akan beroperasi dan suhu lebih tinggi.

  1. Sistem Pendingin Bocor

Jangan remehkan peran dari sistem pendingin, karena jika ada kerusakan sedikit saja pada bagian ini, dapat langsung menjadi penyebab genset overheat. Sistem pendingin ini berperan untuk membantu sirkulasi angin dan kinerja mesin agar sempurna.

  1. Tutup Radiator Genset Sudah Rusak

Bahkan detail kecil seperti tutup radiator juga perlu Anda perhatikan. Jika ada cacat atau kerusakan sedikit saja, itu dapat mengganggu suplai tekanan udara. Pada radiator juga ada titik didih yang sebaiknya tidak dimasuki angin agar suhunya terjaga.

Sudah banyak kegiatan yang sudah diselamatkan oleh keberadaan genset. Maka dari itu, agar bisa digunakan untuk waktu yang lama, kita harus mengetahui penyebab kerusakan. Sejauh ini, penyebab genset overheat menjadi yang paling sering membuat genset rusak.

PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Gangguan listrik

10 Jenis Gangguan Listrik yang Membuat Genset Diperlukan

Jenis gangguan listrik seperti noise, black out, hingga ground fault sering kali menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Karena itu, memiliki genset sangat penting, terutama dalam situasi darurat. Genset bukan hanya sebagai penambah daya listrik, tetapi juga untuk menjaga kestabilan energi saat terjadi gangguan mendadak.

Ketika listrik terganggu, aktivitas akan terhambat, dan perangkat elektronik bisa berisiko mengalami kerusakan. Penggunaan genset mampu mencegah masalah ini, sehingga peralatan tetap aman dan berfungsi dengan baik.

Beragam merek ternama seperti Genset Perkins, Genset MWM, dan Genset MAN menawarkan kualitas terbaik untuk menjaga kestabilan listrik. Selain itu, genset dapat membantu memastikan aktivitas tetap berjalan lancar dan mencegah kerusakan pada perangkat elektronik. Berikut ini adalah jenis-jenis gangguan listrik yang perlu diketahui.

Jenis Gangguan Listrik

Genset atau generator set diperlukan untuk mengatasi berbagai gangguan listrik yang timbul. Mengingat kendala yang terjadi tidak selalu dapat diprediksi atau diperkirakan. Berikut ini berbagai jenis gangguan yang perlu dipahami, meliputi:

1. Noise

Jenis gangguan noise berupa naik turunnya voltase berjumlah sedikit atau tidak terlalu besar. Sebagai contoh Anda memiliki jumlah voltase sebesar 220 Volt, sesuai dengan standar PLN.

Akan dikatakan mengalami noise ketika tegangan yang dihasilkan memiliki kisaran angka antara 200 hingga 240 Volt. Selisihnya memang tidak terlalu besar, namun berkemungkinan juga meningkat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Volt, Anda dapat menyimak artikel berjudul Perbedaan Ampere, Watt dan Volt dan Cara Menghitungnya.

Peningkatan ini berpengaruh terhadap terganggunya kinerja perangkat elektronik, walaupun memang tidak secara langsung alias bertahap. Untuk mengatasi jenis gangguan listrik ini, Anda bisa memakai genset agar tegangan yang dihasilkan stabil.

2. Black Out

Black out biasa disebut dengan padam total. Pasalnya, pada kondisi black out, sumber tenaga listriknya hilang, sehingga lebih mengganggu dibandingkan noise. Bisa disimpulkan bahwa saat terjadi black out, tidak ada sama sekali aliran listrik.

Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan jenis gangguan listrik black out terjadi. Beberapa di antaranya kegagalan sistem distribusi, gardu induk sedang mengalami kendala serta permasalahan pada sistem pembangkitan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebabnya, Anda dapat membaca artikel berjudul Ini Penyebab Mati Lampu yang Umum Terjadi.

Diperlukan perbaikan hingga daya kembali normal, namun tidak selalu bisa diperkirakan berapa lama prosesnya. Apalagi ketika penyebab permasalahan ini berasal dari kecelakaan, seperti bencana alam.

Gangguan listrik blackout

3. Brown Out

Jenis gangguan listrik berikutnya adalah brown out, termasuk dalam kategori menengah, yaitu antara noise dengan black out. Akan terjadi brown out saat voltase mengalami penurunan drastis hingga mencapai 50 persen, lalu naik lagi secara cepat ke posisi normal.

Untuk peralatan elektronik berdaya tinggi berkemungkinan mati. Sedangkan untuk perangkat berdaya rendah biasanya tetap menyala walaupun redup. Kejadian seperti ini bisa dilihat saat komputer tiba-tiba mengalami restart sendiri atau lampu redup.

Penyebab jenis gangguan listrik satu ini karena adanya beban tambahan pada sistem aliran listrik. Misalnya, orang di sekitar rumah Anda sedang menyalakan peralatan yang memerlukan daya besar, seperti sound system atau mesin las.

4. Surge and Spike

Jenis surge and spike merupakan kebalikan dari gangguan brown out. Berkali-kali lipat voltase mengalami kenaikan dari seharusnya, lalu turun kembali dengan cepat. Situasi seperti ini biasanya terjadi saat beban berat pada jaringan listrik berhenti.

Misalnya seperti ketika listrik kembali menyala setelah black out atau padam total. Bisa juga terjadi ketika mematikan peralatan elektronik berdaya besar, seperti mesin las atau sound system.

5. Overload

Overload terjadi ketika jumlah daya yang ditarik dari sumber listrik melebihi kapasitas maksimalnya. Hal ini bisa menyebabkan pemutus sirkuit (circuit breaker) terpicu dan memutus aliran listrik. Penyebab umum overload adalah penggunaan perangkat elektronik secara bersamaan yang melebihi kapasitas daya instalasi listrik di rumah atau gedung.

Solusinya adalah dengan memastikan kapasitas listrik cukup untuk semua perangkat atau menggunakan genset untuk mendistribusikan beban secara merata tanpa memicu pemutusan listrik.

6. Electrical Fault

Electrical fault atau kesalahan listrik terjadi ketika ada kerusakan pada komponen listrik atau instalasi. Hal ini bisa disebabkan oleh kabel yang aus, isolasi yang rusak, atau sambungan yang buruk. Kesalahan ini bisa menyebabkan kebakaran, ledakan, atau kerusakan peralatan elektronik.

Untuk menghindari electrical fault, penting untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap instalasi listrik dan perangkat yang digunakan.

7. Voltage Sag

Voltage sag adalah penurunan voltase yang berlangsung singkat namun signifikan, biasanya disebabkan oleh start-up peralatan berdaya tinggi seperti motor listrik atau kompresor AC. Hal ini bisa menyebabkan lampu redup seketika atau perangkat elektronik mengalami malfungsi.

Untuk mencegah kerusakan akibat voltage sag, Anda bisa menggunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) atau genset yang dapat menjaga kestabilan suplai listrik.

8. Harmonic Distortion

Harmonic distortion terjadi ketika ada distorsi pada gelombang listrik akibat perangkat elektronik tertentu, seperti inverter atau peralatan yang memiliki drive kecepatan variabel. Gangguan ini dapat menyebabkan panas berlebih pada peralatan dan efisiensi sistem menurun.

Menggunakan filter harmonik atau menyeimbangkan beban listrik bisa menjadi solusi untuk mengurangi harmonic distortion.

9. Electrical Flicker

Electrical flicker adalah fenomena di mana lampu atau perangkat elektronik berkedip secara sporadis. Penyebabnya bisa bervariasi, seperti perubahan tegangan yang tiba-tiba, pemakaian alat elektronik berdaya besar, atau kondisi jaringan listrik yang tidak stabil.

Flicker bisa diatasi dengan memperbaiki instalasi listrik yang tidak stabil atau menggunakan peralatan pengatur tegangan.

10. Ground Fault

Ground fault terjadi ketika arus listrik tidak sengaja mengalir ke bumi melalui jalur yang tidak diinginkan, seperti melalui logam atau cairan. Ground fault ini berpotensi berbahaya karena dapat menyebabkan sengatan listrik atau kebakaran.

Pemasangan Ground Fault Circuit Interrupter (GFCI) sangat penting untuk melindungi dari kejadian seperti ini.

Apapun jenisnya, gangguan daya tidak akan menghambat aktivitas bila Anda sudah menggunakan genset. Tidak mengherankan bila pemakaian genset sekarang ini bukan hanya di lingkungan tempat kerja saja, tapi juga rumah.

Apalagi bila kegiatan yang dilakukan sehari-hari berkaitan erat dengan pemakaian perangkat listrik. Ada banyak jenis genset yang dapat dipakai untuk mengatasi permasalahan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan agar jenis gangguan listrik apapun itu bisa dicegah.

Rekomendasi Distributor Genset Terpercaya

PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

HEAD OFFICE
Jl. Rungkut Industri III no. 45 Surabaya 60293 – Indonesia

Phone:+623199850000
Fax:+623199851477
Email: support@interjaya.com
Facebook: Interjaya Suryamegah
Instagram:Interjaya Suryamegah
Instagram:Intergen Genset

Fungsi Genset untuk Rumah, Seberapa Penting Hal Tersebut?

Selain mengandalkan PLN, fungsi genset untuk rumah juga tidak kalah penting. Terutama ketika banyak barang elektronik yang tidak boleh mati di rumah Anda. Genset bisa menjadi solusi untuk masalah tersebut. Di Indonesia, tersedia berbagai macam genset seperti Genset MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini.

Bahkan di era seperti sekarang, yang mana Anda bisa bekerja dari rumah. Listrik padam karena PLN bermasalah tentu akan menjadi gangguan yang besar. Itulah alasan menggunakan generator set perlu Anda pertimbangkan.

Genset sendiri merupakan kependekan dari generator set. Ini merupakan alat yang berfungsi untuk membangkitkan listrik dengan menggunakan mesin penggerak. Nantinya, fungsi utama dari alat ini adalah sebagai sumber daya listrik.

Apa Saja Fungsi Genset untuk Rumah

Jika Anda sering mengeluhkan masalah listrik yang sering mengalami gangguan. Menggunakan generator bisa menjadi salah satu solusi. Setidaknya, dengan penggunaan generator maka Anda akan memiliki sumber daya listrik cadangan. Beberapa fungsi dari genset tersebut antara lain adalah:

  1. Andalan dalam Kondisi Darurat

Daya listrik memang memiliki peranan yang cukup penting. Contohnya, jika Anda adalah orang yang menggunakan rumah sebagai kantor, tentu tidak mungkin produktivitas Anda terkendala karena listrik PLN mengalami gangguan. 

Dengan menggunakan genset,maka sebenarnya hal itu bisa teratasi. Genset akan menjadi jawaban ketika aliran listrik dari PLN terputus. Ini merupakan salah satu fungsi genset untuk rumah yang utama.

Dalam kondisi darurat seperti banjir misalnya. Biasanya PLN akan memutus aliran listrik untuk keamanan. Dalam kondisi ini, penggunaan genset akan lebih optimal. Setidaknya, beberapa perangkat elektronik masih tetap menyala.

  1. Ketangguhan Mesin

Saat ini, fungsi genset untuk rumah juga lebih optimal. Dahulu genset selalu bermasalah karena mengeluarkan suara berisik dan asap pekat. Maka hal tersebut sudah tidak akan Anda temukan lagi sekarang. 

Perkembangan teknologi genset sudah banyak menghasilkan mesin yang kedap suara. Selain teknologi pembuangan genset juga sudah lebih baik. Anda juga akan terhindar dari asap pekat hasil pembakaran dari mesin genset.

  1. Support System saat di Rumah ada Acara

Jika Anda sering mengadakan acara di rumah, maka menggunakan genset bisa menjadi pertimbangan. Terutama ketika acara tersebut membutuhkan listrik dengan daya besar. Penggunaan generator set bisa menyediakan daya listrik yang cukup.

Selain itu, fungsi genset untuk rumah juga akan sangat berguna untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar. Tentu tidak mungkin acara yang sudah Anda rencanakan menjadi batal karena listrik terganggu atau mengalami masalah.

  1. Hemat Biaya

Saat ini sendiri teknologi generator sudah semakin maju. Jika dahulu genset menggunakan bahan bakar minyak, maka saat ini sudah banyak generator yang menggunakan bahan bakar gas. 

Selain lebih ramah terhadap lingkungan, penggunaan bahan bakar gas ini juga dinilai lebih hemat dari segi biaya. Fungsi genset untuk rumah juga akan lebih optimal dengan pengaturan bahan bakar yang baik.

Manfaat Penting Genset untuk Aliran Listrik

Satu masalah dari listrik PLN adalah alirannya yang tidak stabil. Beberapa perangkat elektronik bisa rusak ketika terus mendapatkan aliran seperti itu. Dalam beberapa kasus, masalah ini bisa ditangani dengan penggunaan stabilizer. 

Hanya saja, dalam kondisi yang parah maka stabilizer juga mungkin sudah tidak bisa Anda andalkan. Dalam kondisi ini, maka penggunaan generator set akan lebih bisa Anda andalkan. 

Aliran listrik akan jauh lebih stabil dari pada PLN. Output dari generator akan menghasilkan nilai daya yang tetap. Hal ini menjadi cara untuk membuat perangkat elektronik menjadi tahan lama.

Aliran listrik PLN memang mudah didapatkan. Namun dengan melihat beberapa contoh di atas sepertinya penggunaan generator juga diperlukan. Fungsi genset untuk rumah menjadi penting, terutama untuk menjaga kualitas dari banyak perangkat elektronik.

Agar terhindar dari gelap karena listrik padam, Anda bisa mendapatkan genset terbaik di PT. Interjaya Suryamegah. PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Problem Penggunaan Genset dan Solusinya

Saat listrik padam, genset menjadi solusi namun problem penggunaan genset perlu diketahui dan dipahami. Karena kebanyakan hanya sering memakainya saja tanpa peduli problem atau masalah apa yang dialami.

Sebagai pelaku bisnis, pelaku kesehatan, sekolah, kantor, mall, dan lainnya pastinya sedia genset untuk berjaga – jaga ketika keadaan darurat. Sebagai pengganti daya pastinya hal tersebut sangat penting.

Pada kenyataannya masih banyak pemilik mesin genset kurang paham mengatasi konslet. Hal tersebut tidak dipungkiri, karena pada kenyataannya genset sering mati, atau bahkan konslet hingga rusak.

Problem penggunaan genset inilah menjadi penghambat pelaku industri dan sektor – sektor penting lainnya dalam melakukan tugasnya. Jadi kami akan menjabarkan apa saja masalah yang sering terjadi pada generator set.

Agar semua bisa dan paham solusi dari masalah tersebut. Perlu diingat bahwa ada beberapa jenis genset, ada yang manual dan ada juga yang langsung tersambung. Jadi ketika listrik mati maka genset otomatis menyala.

Genset akan beroperasi kira – kira 8 jam untuk daya tertentu. Dan itu tergantung pada daya masing – masing. Mari simak beberapa masalah yang dialami ketika penggunaan genset di bawah ini.

Perhatikan daya maksimum dan pengisian bahan bakar. Agar tidak konslet ketika sedang dibutuhkan. Dan ada beberapa penyebab yang perlu Anda ketahui, generator set diperuntukkan keadaan emergency.

Penyebab Problem Penggunaan Genset

Sebagai pemilik genset atau berencana memiliki genset, Anda perlu mengetahui penyebab masalah sering timbul. Jadi hindari kegiatan yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin generator set.

  1. Mesin terlalu panas

Dalam kinerja generator set, ada batas maksimal yang dapat dilakukan mesin tersebut. maka jangan terlalu lama digunakan akan terjadi kebakaran dan berpengaruh pada mesin pendinginnya.

  1. Genset masuk angin

Arus yang berlebihan membuat emergency genset mendadak mati, kembali lagi hal tersebut disebabkan akibat terlalu lama digunakan sehingga injeksi kemasukan udara. Menghambat kinerja genset.

  1. Kurang perawatan

Pentingnya perawatan mengurangi problem penggunaan genset. Kurangnya pengecekan tangki menghambat pasokan bahan bakar sehingga mesin tidak maksimal dalam bekerja. Komponen lainnya seperti filter, injector dan lainnya.

  1. Lupa tidak memanaskan mesin

Walaupun jarang digunakan namun hal ini bisa Anda lakukan, karena akan memicu air accu terisi. Dan pelumas yang melumasi mesin akan kembali ke tangki. Mesin akan terawat jika hal tersebut rutin dilakukan.

  1. Total checking

Anda dapat lakukan kegiatan tersebut paling tidak 1 minggu 3 kali. Yang harus diperiksa adalah tangki, injekstornya, kemudian komponen seperti kebel sambungan, bahan bakar, accu.

Solusi Problem Penggunaan Genset Berikut

Mesin seperti manusia, jika tidak sering digunakan maka akan tidak baik. Hal tersebut juga sama terjadi pada generator set. Yang mana digunakan saat pemadaman listrik atau keadaan darurat lainnya.

Solusi problem penggunaan genset sebenarnya mudah, yaitu dengan cara memerhatikannya. Kegiatan perawatan serta check up mesin berguna bagi kesehatan mesin dan dapat mencegah kerusakan.

Ketika dibutuhkan mesin genset diharapkan dapat maksimal dalam kinerjanya, namun ada yang lalai, seperti terus menerus menggunakannya selama lebih dari 8 jam. Mesin perlu istirahat beberapa saat agar kembali maksimal.

Banyak problem penggunaan genset yang biasanya disebabkan akibat kurangnya pengecekan tangki bahan bakar sebagai pemasok dan pelumas mesin, atau bakan ada sambungan yang terputus sehingga tidak bisa digunakan.

Bagi sebagian orang hal ini diabaikan, dalam memanaskan mesin cukup dilakukan 5 menit per 2 hari sekali. Jadi mesin mengalami siklus yang baik sehingga tidak ada penyumbatan. Untuk itu lakukan pengecekan rutin serta perawatan maksimal.

Perlu diingat juga pahami setiap mesin genset yang Anda miliki, berapa besar watt nya serta berapa lama maksimal yang harus diperlukan ketika keadaan darurat. Jadi berbagai problem penggunaan genset juga ada solusinya. 

PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Cara Penggunaan Genset Emergency dan Perawatannya

Cara penggunaan genset emergency ditujukan ketika daya listrik padam, dalam kehidupan sehari – hari berbagai kegiatan seperti rumah tangga, industri, kesehatan, keamanan, pertanian listrik menjadi dewa.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan produksi dan sangat penting dilakukan setiap harinya. Bahkan kedokteran juga memanfaatkan tenaga listrik. Lalu apa yang terjadi jika tenaga listrik tidak bisa digunakan?

Bahasan pada artikel kali ini adalah cara penggunaan genset emergency serta perawatan generator set tersebut agar awet. Mengapa harus tau cara penggunaannya? Sebab tidak setiap hari Anda menggunakannya.

Selain itu generator set juga berbahaya jika tidak digunakan sesuai standart yang ada. Demi kelancaran kegiatan sehari – hari Anda yang menggunakan listrik. Kami memberikan alternatif jika sedang ada pemadaman listrik.

Sebagai manusia yang terus berkembang, kini ada tenaga sebagai pengganti saat kondisi emergency. Yaitu bernama genset (generator set) di mana alat tersebut akan mengganti daya yang hilang akibat pemadaman listrik.

Cara penggunaan genset emergency menjadikan kehidupan manusia mudah, menggunakan genset tergantung pada jenis dan harga. Ada yang mudah menggunakan control panel dan ada juga yang manual.

Untuk emergency di rumah Anda dapat manfaatkan genset dengan kapasitas sederhana, berbeda halnya dengan genset dengan kapasitas besar digunakan khusus untuk industri, mall dan perusahaan besar. Kapasitas genset yang tersebar di pasaran mulai dari 11 kVA hingga 2050 kVA.

4 Hal Penting Cara Penggunaan Genset Emergency

Generator set atau genset banyak digunakan pada suatu industri, rumah sakit, rumah, supermarket, mall, kantor pemerintahan, kantor swasta dan tempat – tempat penting lainnya. Sebagai daya darurat jika listrik padam.

Namun Anda harus mengetahui bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan cara penggunaan genset emergency. Jika tidak mengikuti standart pelaksanaannya maka akan membahayakan lingkungan sekitar.

Maka yang pertama adalah jauhkanlah dari rumah – rumah warga. Berkaca dari beberapa kejadian di masa lalu bahwa ada yang keracunan gas karbon monoksida akibat lali dalam menggunakan genset ketika keadaan darurat.

Generator set saat digunakan mengeluarkan gas beracun yaitu karbon monoksida. Gas tersebut menyebabkan sakit kepala, kesulitan bernafas hingga kematian jika dihirup terus menerus. Maka dari itu jauhkanlah dari pemukiman.

Kedua, cara penggunaan genset emergency memang kebanyakan mengeluarkan suara bising, dan tidak otomatis menyala jika listrik padam. Maka pertimbangkanlah untuk membeli genset siaga yang mana otomatis menyala.

Ketiga, alangkah lebih baik jika Anda membeli generator set di toko elektronik terdekat. Agar spare part dan pemasangan alat tersebut dapat dipasang oleh ahlinya jadi sangat aman bagi pembeli.

Keempat, sediakan saklar sebagai alat transfer daya yang dilakukan oleh genset portable. Hal tersebut merupakan salah satu cara yang aman dan murah dibanding harus membeli kabel sambungan yang harganya mahal.

Selain Cara Penggunaan Genset Emergency Perlu Perawatan

Jika mudah membeli, memasang dan juga cara penggunaannya, maka kini hal paling sulit adalah merawatnya. Karena kebanyakan orang abai akan hal tersebut. Alhasil ketika saat membutuhkan jadi tidak siap.

Setelah mempelajari cara penggunaan genset emergency maka kini cara perawatannya, yaitu dengan cara membersihkan bagian – bagian generator set tersebut. Sebab yang paling ditakutkan adalah kotoran menyumbat.

Kotoran menjadi penyumbat dan mengganggu jalan kerja generator. Perlu dipahami bahwa genset kinerjanya dengan beberapa alat – alat kecil di dalamnya. Seperti kawat, magnet dan lainnya. Alat kecil tersebut sangat berguna.

Cara kerjanya dengan memindahkan konduktor listrik, gerakan ini menciptakan listrik dan dapat dialirkan. Ada genset yang otomatis dan ada juga tidak otomatis yaitu dengan menggunakan bahan bakar solar.

Jadi perlu diperhatikan detail – detail bahan dari alat ini. Di mana sangat berguna bagi manusia saat keadaan darurat atau disaat membutuhkan banyak daya listrik. Sehingga pekerjaan cepat selesai dengan memahami cara penggunaan genset emergency.

PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Generator

Kenalan dengan Sistem Eksitasi Generator Lengkap Beserta Jenisnya

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang membuat generator dapat menghasilkan listrik dengan stabil? Dibalik kinerja generator, terdapat sistem eksitasi yang memainkan peran kunci dalam mengatur dan memastikan output listrik yang konsisten. Latar belakang kebutuhan akan sistem eksitasi berasal dari kompleksitas operasi generator, dimana sistem ini mengontrol arus yang mengalir ke kumparan generator untuk menghasilkan medan magnet yang stabil. Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam tentang sistem eksitasi generator, mulai dari prinsip kerjanya hingga berbagai jenis sistem eksitasi yang ada, mengungkap bagaimana setiap jenis berkontribusi terhadap efisiensi dan kehandalan produksi listrik.

Mengenal Apa Itu Sistem Eksitasi Pada Generator

Sistem eksitasi pada generator adalah sistem yang bertugas menyediakan arus DC ke kumparan medan (field winding) generator untuk menghasilkan fluks magnetik. Arus eksitasi ini mengontrol besar tegangan yang dihasilkan generator. Saat arus eksitasi ditingkatkan, fluks magnetik dalam generator juga meningkat, yang mengakibatkan peningkatan tegangan output. Sistem eksitasi memainkan peran krusial dalam mengatur tegangan dan stabilitas operasi generator, memastikan bahwa generator dapat merespon dengan tepat terhadap perubahan beban listrik.

Prinsip Kerja Sistem Eksitasi Pada Generator

Prinsip kerja sistem eksitasi pada generator didasarkan pada hukum elektromagnetik, di mana arus listrik yang mengalir melalui kumparan medan generator menciptakan medan magnet. Sistem eksitasi menyuplai arus searah (DC) ke kumparan medan ini, menghasilkan medan magnet yang stabil. Ketika rotor generator berputar, medan magnet ini berinteraksi dengan konduktor di stator, menginduksi tegangan bolak-balik (AC) pada output generator. Besarnya tegangan output ini dapat diatur dengan mengubah intensitas arus eksitasi, memungkinkan kontrol atas tegangan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan beban listrik.

Inilah Jenis Sistem Eksitasi Generator

Penguatan medan atau yang dikenal dengan sistem eksitasi pada generator ini ialah arus listrik untuk membuat kutub magnet pada mesin generator. Jadi, perlu Anda ketahui ada tiga sistem eksitasi yang perlu diketahui, antara lain :

1. Sistem eksitasi statistik generator

Sistem eksitasi generator yang statistik merupakan sebuah sistem yang disupply dari eksiter yang bukan dibuat dari mesin bergerak. Yakni sistem pengarah yang bersumber dari keluaran generator atau pun sumber aliran listrik yang lainnya.

Pengaturan dari jumlah besaran tegangan mesin generator akan diatur oleh DC dan AC, hingga menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Bila mesin generator dihidupkan sebelum mengeluarkan tegangan, maka suplai arus diambil dari baterai.

2. Sistem eksitasi dinamik generator

Sistem eksitasi generator kedua ialah sistem dinamik, yakni suatu proses dari sumber suplai arus eksitasi yang diambil dari mesin bergerak, yang artinya kebalikan dari sistem statistik.

Mesin yang bergerak ini dikenal dengan sebutan eksiter sebagai tenaga penggerak yang dipasangkan pada poros generator. Perlu Anda ketahui bahwa arus eksitasi ini merupakan arus satu arah, maka eksiternya pun ialah DC atau mesin arus bolak – balik AC, lalu dijadikan satu arah dengan retifier.

3. Sistem brushless excitation

Sistem tanpa sikat ialah sistem pada mesin generator yang bertujuan untuk menyalirkan arus eksitasi ke bagian rotor mesin generator utama.

Eksitasi generator ini akan disuplai dari dalam AC eksiter dengan cara melalui rectifier wheel yang sudah dipasangkan pada porosnya hingga arus secara otomatis akan terhubung. Sistem eksitasi generator ini memang penting sekali untuk menyuplai arus listrik sehingga bisa digunakan seperti pada umumnya dengan menerapkan ketiga jenis sistem di atas.

Rekomendasi Distributor Genset

Apakah Anda sedang mencari genset dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau? PT Interjaya Surya Megah merupakan jawaban untuk Anda. PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

HEAD OFFICE
Jl. Rungkut Industri III no. 45 Surabaya 60293 – Indonesia

Phone: +623199850000
Fax: +62 31 9985 1477
Email: support@interjaya.com
Facebook: Interjaya Suryamegah
Instagram: Interjaya Suryamegah
Instagram: Intergen Genset

Genset di halaman rumah

Perbedaan Genset, UPS, dan Stabilizer agar Tidak Salah Pilih

Saat ingin memastikan pasokan listrik tetap aman, Anda mungkin bingung harus memilih antara genset, UPS, atau stabilizer. Ketiganya punya fungsi berbeda. Untuk itu, penting memahami perbedaan genset dan UPS stabilizer berdasarkan beberapa aspek penting seperti fungsi utama, waktu respon, hingga jenis perlindungan yang diberikan. Mari kita bahas satu per satu.

Fungsi Utama

Perbedaan paling mendasar terletak pada tujuan penggunaan dari ketiga alat ini.

Genset berfungsi sebagai sumber listrik cadangan. Saat listrik PLN padam, genset akan menggantikannya. Umumnya digunakan untuk menyuplai daya dalam waktu lama, seperti pada rumah, kantor, hingga pabrik.

UPS atau Uninterruptible Power Supply berfungsi sebagai penjembatan daya sesaat. Alat ini memberi waktu agar perangkat tetap hidup beberapa menit saat listrik padam, cukup untuk menyimpan data dan mematikan perangkat dengan aman.

Stabilizer memiliki fungsi berbeda. Alat ini tidak menyimpan daya, tapi menjaga tegangan listrik tetap stabil. Jika tegangan naik atau turun dari batas normal, stabilizer akan menyesuaikannya agar perangkat tetap aman.

contoh genset silent merk cummins

Cara Kerja

Dari sisi teknis, cara kerja ketiganya sangat berbeda.

Genset menggunakan bahan bakar seperti bensin atau solar untuk memutar mesin pembangkit. Saat terjadi pemadaman, genset perlu dinyalakan manual atau otomatis (jika menggunakan ATS) sebelum bisa memasok listrik ke instalasi. Untuk mengetahui lebih dalam, simak artikel berjudul Cara Kerja Genset.

UPS bekerja menggunakan baterai internal. Ketika listrik padam, UPS langsung menyalurkan daya dari baterai ke perangkat tanpa jeda. Inilah yang membuat UPS sangat berguna untuk perangkat sensitif seperti komputer, server, dan alat medis.

Stabilizer bekerja secara otomatis membaca tegangan. Jika tegangan terlalu tinggi atau rendah, rangkaian elektronik di dalamnya akan menaikkan atau menurunkan voltase agar tetap stabil di angka normal, biasanya sekitar 220 volt.

Durasi Penggunaan

Dari sisi waktu penggunaan, masing-masing punya perbedaan mencolok.

UPS hanya bertahan beberapa menit, tergantung kapasitas baterainya. Tujuannya bukan untuk menggantikan listrik PLN sepenuhnya, melainkan hanya memberi waktu saat transisi.

Genset bisa digunakan selama bahan bakar tersedia. Artinya, Anda bisa menyalakannya berjam-jam bahkan berhari-hari, selama perawatan dan pengisian bahan bakar dilakukan.

Stabilizer bekerja secara terus-menerus selama listrik menyala. Tidak ada batasan waktu, karena alat ini hanya mengatur voltase, bukan menyuplai daya.

ilustrasi sistem generator

Jenis Perlindungan yang Diberikan

Ketiganya memberikan perlindungan yang berbeda terhadap perangkat listrik.

UPS melindungi perangkat dari padam mendadak, sehingga Anda bisa menyimpan data atau mematikan perangkat secara aman. Cocok untuk komputer, CCTV, atau perangkat berharga lain.

Genset melindungi dari mati listrik jangka panjang, agar kegiatan tetap berjalan. Cocok untuk industri, rumah sakit, atau tempat yang tidak bisa berhenti beroperasi.

Stabilizer melindungi dari fluktuasi tegangan. Tegangan naik turun bisa merusak kulkas, TV, mesin cuci, dan AC. Stabilizer membantu menjaga agar tegangan tetap konstan.

Respon Waktu Saat Listrik Padam

Ini salah satu aspek krusial, terutama untuk perangkat sensitif.

UPS punya waktu respon nyaris nol detik. Begitu listrik padam, UPS langsung menyuplai daya dari baterai.

Genset punya respon lebih lama, tergantung sistemnya. Jika dinyalakan manual, bisa 1–5 menit. Jika memakai ATS (Automatic Transfer Switch), waktu transisi bisa dipersingkat. Namun tetap tidak seinstan UPS.

Stabilizer tidak merespons padam listrik karena memang tidak menyuplai daya, hanya menjaga kestabilan saat listrik aktif.

Kapan Digunakan?

Pemakaian setiap alat bisa disesuaikan dengan kondisi kebutuhan Anda.

  • UPS cocok digunakan di rumah atau kantor. Bisa untuk komputer dan perangkat yang tidak boleh mati mendadak.
  • Genset lebih cocok untuk operasi jangka panjang. Contohnya rumah besar, toko, gedung, atau pabrik.
  • Stabilizer dibutuhkan jika listrik PLN sering tidak stabil. untuk melindungi perangkat rumah tangga atau kantor dari voltase berlebih atau terlalu rendah.

Agar lebih mudah dipahami, berikut ringkasan perbedaan utama dari ketiganya dalam bentuk tabel:

Aspek Genset UPS Stabilizer
Fungsi Utama Cadangan listrik saat mati lampu Menjaga perangkat tetap hidup saat listrik padam Menstabilkan tegangan listrik
Cara Kerja Menghasilkan listrik dari bahan bakar Mengalirkan daya dari baterai Menyesuaikan tegangan naik/turun ke normal
Durasi Pemakaian Selama bahan bakar tersedia Beberapa menit (tergantung baterai) Selama listrik utama menyala
Waktu Respon 1–5 menit (manual) / < 1 menit (ATS) Instan (0 detik) Tidak berlaku (bukan sumber daya)
Proteksi Dari padam listrik jangka panjang Dari padam listrik mendadak Dari lonjakan atau penurunan tegangan
Contoh Penggunaan Pabrik, rumah sakit, rumah besar Server, PC kantor, alat medis sensitif Kulkas, AC, TV, mesin cuci

Jadi, perbedaan genset dan UPS stabilizer bisa dilihat dari fungsi, cara kerja, waktu pakai, hingga proteksi yang diberikan. UPS menjaga perangkat tetap hidup sesaat saat listrik padam. Genset menggantikan listrik sepenuhnya saat mati lampu. Stabilizer menjaga arus tetap stabil dan aman selama listrik menyala.

Jika Anda butuh cadangan listrik tahan lama, gunakan genset. Jika Anda khawatir perangkat mati mendadak, UPS jadi pilihan. Dan jika rumah Anda sering kena tegangan naik turun, stabilizer solusinya.

Rekomendasi Distributor Genset Terbaik

PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik. Kami menjual genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Alamat: Branch Office
Hotline:
+6231 9985 0000
+6221 2900 6565
+6281288889052

Tips Meredam Suara Bising Genset dengan Efektif

Meredam suara bising genset menjadi wawasan yang penting bagi para penggunanya karena terdapat dampak atau bahaya bagi manusia. Ketika genset dinyalakan maka akan mengeluarkan suara dan getaran yang dapat menganggu kenyamanan manusia.

Genset menjadi sumber daya cadangan yang kini menjadi penting untuk kebutuhan hidup manusia. Bahkan banyak orang yang rela mengeluarkan uang cukup besar demi membeli genset untuk tetap dapat beraktivitas.

Meski sangat dibutuhkan, namun suara bising dari genset tidak dapat dipungkiri menjadi gangguan bagi orang sekitarnya. Terdapat beberapa dampak yang cukup berbahaya seperti gangguan pendengaran pada manusia.

Selain itu juga suara genset dapat menganggu tidur dan akan berdampak pada kesehatan jantung serta pembuluh darah. Oleh karena dampak tersebut, tips meredam suara bising dari genset akan dijelaskan bagi Anda.

Cara Efektif Meredam Suara Bising Genset

Jika mungkin Anda menganggap dapat menolerir suara bising genset, akan tetapi tidak begitu keadaannya dengan tetangga atau orang sekitar yang mendengarnya. Maka dari itu, ada 3 cara efektif untuk mengurangi suara keras genset.

  • Memanfaatkan Kotak Khusus

Suara keras dari genset lebih keras dibandingkan suara mesin lainnya karena membutuhkan kerja lebih keras untuk menghasilkan energi. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan kotak khusus sebagai salah satu cara meredam suara bising genset tersebut.

Anda bisa membuat kotak khusus yang kedap akan suara dengan bahan kayu pilihan. Jangan lupa untuk memberi lubang sebagai tempat sirkulasi udara pada kotak khusus genset yang telah Anda buat.

Selain bahan kayu, Anda juga bisa menggunakan bahan seperti besi untuk meredam kebisingan dari genset. Biasanya bahan besi digunakan pada saat genset disimpan di luar ruangan untuk menjamin perawatannya.

  • Membuat Ruangan Khusus Genset

Jika memiliki ruangan khusus yang tidak digunakan pada bagian rumah, maka ruangan ini bisa Anda gunakan sebagai tempat penyimpanan genset. Dalam pembuatan ruangan ini juga terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan.

Meredam suara bising genset dengan ruangan khusus dapat menggunakan noise attenuator sebagai peredam suara yang modular. Alat ini dipasang pada saluran-saluran udara masuk dan keluar.

Alat tambahan lainnya juga bisa menggunakan Glaswool yang sudah cukup banyak dipasaran serta penambahan pada bagian knalpot genset. Vibration Damper juga bisa digunakan untuk mengurangi suara akibat getaran dari struktur bangunan karena getaran dari genset.

Oleh karena itu, jika ruangan genset berada di bagian atas maka bisa menggunakan alat tersebut di dalam ruangan khusus demi mengurangi suara kerasnya.

  • Meletakkan di Ruang Bawah Tanah

Cara efektif yang ketiga adalah meletakkan genset di ruang bawah tanah atau tertimbun tanah. Tanah menjadi salah satu media yang baik untuk meredam suara keras atau bising.

Meletakkan genset di ruang bawah tanah sering dilakukan di perusahaan-perusahaan besar untuk meredam suara bising genset dan mengurangi ketidaknyamanan setiap pekerja sampai orang-orang yang ada di tempat tersebut.

Anda hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk memindahkan genset ke timbunan tanah jika tidak memiliki ruangan bawah tanah. Namun suara yang bising akan langsung membentur dinding tanah dan tidak terdengar lagi sampai keluar.

  • Menggunakan Silent Genset

Saat ini juga sudah ada silent genset yang mengeluarkan suara lebih kecil dibandingkan dengan genset pada umumnya. Untuk harga, genset dengan mode ini sedikit lebih mahal dibandingkan jenis yang biasa, namun sangat efektif untuk mengurangi gangguan pada pendengaran manusia. Tentu saja dengan alat yang memudahkan pekerjaan, Anda juga harus tetap memikirkan kesehatan tubuh dan mental Anda. Sehingga sangat diperlukan mengetahui cara meredam suara bising genset ini.

Jika Anda sedang mencari genset dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau PT Interjaya Surya Megah merupakan jawaban untuk Anda. PT Interjaya Surya Megah menjual genset dengan berbagai engine dengan kualitas terbaik seperti Genset powered by engine MWM, MAN, Perkins, Mitsubishi, dan Lombardini. Segera hubungi dan konsultasikan kebutuhan genset Anda bersama kami.

Page 8 of 11